Striker Atalanta asal Kolombia itu masih optimistis timnya bisa mengalahkan Madrid

Gilabola.com – Striker Atalanta Luis Muriel masih belum kehilangan harapan bagi timnya untuk membalikkan keadaan melawan Real Madrid meski raksasa Spanyol itu.

Atalanta gagal memanfaatkan peluang pada laga pertama di kandang, setelah harus kalah 1-0 dari Real Madrid. Namun kekalahan tersebut tidak membuat La Dea patah hati, karena merasa sedikit diuntungkan pada pertandingan tersebut setelah harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-17 karena Remo Freuler mendapat kartu merah.

Kekecewaan akibat kartu merah yang diterima disampaikan oleh striker Atalanta asal Kolombia, Luis Muriel usai laga dalam wawancaranya dengan Sky Sport Italia. Para pemain menyebut hukuman itu ketidakadilan di mana mereka merasa keputusan pengadilan pertandingan untuk mengeluarkan Freuler agak berlebihan.

Kartu merah menurut Muriel juga langsung mengubah pendekatan mereka pada pertandingan, meski pada awalnya mereka sudah menyiapkan strategi berbeda. Praktis karena bermain dengan satu pemain pendek, Atalanta harus tampil lebih defensif dari yang diinginkan.

Namun, meski harus kalah 1-0 di kandang sendiri, Muriel tetap optimistis dengan peluang timnya lolos dari Madrid. Menurut penyerang timnas Kolombia itu, hanya tertinggal satu gol masih memberikan peluang bagi La Dea untuk membalikkan keadaan saat pertemuan kedua, meski harus bermain di Spanyol.

Kepercayaan abdi dalem Muriel dan Atalanta terkait peluang mereka bukan sepenuhnya tanpa alasan. Tim asuhan Gian Piero Gasperini sebenarnya berhasil mencatatkan rekor bagus saat bermain tandang di penyisihan grup dimana mereka mengalahkan semua lawannya termasuk Liverpool dan Ajax.

Tentunya Madrid akan memberikan tantangan yang berbeda dan fase knockout tentunya memiliki situasi yang berbeda jika dibandingkan dengan fase grup. Namun, dengan gaya permainannya yang agresif dan berbahaya di lini depan, tentu La Dea memang pantas dipercaya dengan peluangnya.

Faktor pengalaman bisa menjadi faktor yang mempengaruhi hasil akhir, namun Atalanta dipastikan tidak akan menyerah. Madrid harus bersiap menghadapi kegigihan anak buah Gasperini di pertemuan kedua nanti.

Bintang Lazio dari Spanyol meminta timnya bersatu

Gilabola.com – Gelandang Lazio asal Spanyol, Luis Alberto meminta timnya tetap bersatu setelah mereka kalah 4-1 dari Bayern Munich di Liga Champions.

Lazio harus mengatasi kekecewaan besar di leg pertama babak 16 besar Liga Champions setelah mereka menenggelamkan Bayern Munich 4-1 di stadion Olympico. Kekalahan di kandang sendiri tentunya akan membuat peluang mereka untuk melaju ke babak selanjutnya hampir mustahil karena masih harus bertandang ke Jerman.

Bukan hanya mengecewakan, akibatnya kubu Lazio sepertinya tidak menyangka ada kekhawatiran mental dan persatuan tim bisa dikompromikan. Tak ingin hal negatif tersebut terjadi, bintang I Biancocelesti asal Spanyol, Luis Alberto menulis ke media sosialnya meminta agar timnya tetap bersatu.

Sang pemain menambahkan bahwa mereka adalah tim yang bagus dalam kondisi yang baik terutama ketika keadaan buruk. Alberto sepertinya sudah menyadari ada rasa kecewa yang cukup besar usai kekalahan telak yang dimenangkan tim Simone Inzaghi pada laga Liga Champions akhir pekan ini.

Berita terbaru:
Dele Alli mencetak gol Salto dalam kemenangan 4-0 Tottenham di Liga Europa tadi malam
Hasil Liga Europa: Gareth Bale Satu Gol, Tottenham Maju ke 16 Besar, Menang 4-0, Agregat 8-1 Malam Terakhir
Setelah kehilangan ingatan, penyerang Napoli asal Nigeria itu bisa kembali pada awal Maret
Pioli ingin dua hal dari pemain Milan bangkit

Meski kualitas Bayern di atas kertas memang jauh lebih baik, Lazio sepertinya punya keyakinan bakal bisa memberikan perlawanan lebih. Kedatangan Bayern yang di kompetisi lokalnya gagal menang dalam dua pertandingan terakhirnya sedikit memberikan kepercayaan diri kepada tim Inzaghi.

Namun, situasi berubah drastis di lapangan karena Lazio melakukan banyak kesalahan yang diakui Inzaghi dan para pemainnya sendiri. Kesalahan-kesalahan yang terjadi tentu saja memberikan keuntungan bagi Bayern yang benar-benar bisa memanfaatkannya dengan baik sehingga bisa meraih kemenangan 4-1.

Usai pertandingan ada beberapa nada kecewa dari pelatih dan beberapa pemain dari I Biancocelesti. Inzaghi mengakui bahwa timnya memberi penghargaan kepada Bayern karena bermain begitu tegang sehingga mereka melakukan kesalahan yang akan dihukum jika mereka berlaga di level seperti Liga Champions.

Kekecewaan yang dialami Lazio tentunya tidak bisa disesali dan mereka harus bisa segera bangkit. Tampaknya itulah yang ingin dilakukan Alberto, yakni memompa kembali semangat persatuan di timnya untuk menyambut laga berikutnya.

Pelatih Udinese menyebut gol cepat Roma sebagai kunci kekalahan timnya

Gilabola.com – Pelatih Udinese Luca Gotti mengatakan gol cepat yang dicetak AS Roma menjadi kunci kekalahan dari I Friulani di laga Serie A akhir pekan ini.

Menjadi salah satu tim yang dianggap menyulitkan tim-tim besar Serie A, Udinese harus menelan kekecewaan saat menghadapi AS Roma. Bukan hanya tak mampu mempersulit lawannya, skuad Luca Gotti pun harus menerima kekalahan yang cukup buruk, 3-0 di laga tersebut.

Gotti sendiri mengaku lawannya mampu tampil lebih baik, terutama di babak pertama. Menurut sang pelatih, selain kualitas gawang cepat yang bisa dicetak oleh anak buah Paulo Fonseca, kuncinya juga yang membuat Udinese sangat kesulitan untuk mendapatkan poin.

Kepada DAZN, Gotti menyebut setelah gol cepat Roma dicetak di menit keempat, para pemain Udinese mulai kehilangan keseimbangan dalam bermain. Setiap berusaha menyerang, posisi I Friulani seolah selalu timpang sehingga sangat sulit bagi mereka untuk menghadapi tim dari ibu kota pada babak pertama.

Berita terbaru:
Dalam 90 Menit Aubameyang Melompat Dari 27 ke Peringkat 12 di Top Skor Liga Premier
Hasil Liga Inggris: Menang 4-2, Arsenal Gagal Mencatat Gol ke-10 Musim Ini
Hasil Liga Spanyol Tadi malam: Dua gol pemain lama Real Madrid untuk membalas dendam pada Valencia
Hasil Liga Jerman: Andre Silva, Pencetak 18 Gol Bundesliga Membawa Eintracht Frankfurt ke Peringkat Ketiga

Pada akhirnya gol kedua dari titik penalti memberi Roma keunggulan sementara Udinese lebih kesulitan, meski mereka tampil lebih baik di babak kedua. Skuat Gotti pun harus rela kebobolan satu gol lagi di menit-menit akhir, setelah Pedro mengubah skor menjadi 3-0.

Harus bermain tanpa salah satu gelandang andalan mereka, Roberto Pereyra juga disebut-sebut menjadi salah satu hal yang membuat Udinese begitu kewalahan menghadapi Roma. Namun, Gotti enggan menjadikan absennya Pereyra sebagai alasan karena merasa timnya masih memilih pemain yang bisa menggantikan gelandang asal Argentina tersebut.

Meski mengakui kualitas Pereyra sangat penting bagi Udinese, Gotti menilai situasi dan taktik lebih menjadi penyebab kegagalan timnya mengatasi Roma. Ketidakmampuan keluar dari tekanan usai kebobolan gol cepat oleh Jordan Veretout sepertinya dinilai lebih penting untuk menahan I Friulani meraih poin ketimbang absennya seorang pemain.

Pelatih Milan mengatakan timnya tidak lepas dari krisis pemain saat menghadapi Torino

Bola Gila – Pelatih AC Milan Stefano Pioli mengatakan timnya masih belum bisa lepas dari krisis pemain saat menghadapi Torino di akhir pekan lalu.

Harus menelan kekalahan pertama mereka di Serie A musim ini dari Juventus akhir pekan lalu, AC Milan punya ambisi untuk segera bangkit. Tim Steano Pioli juga ingin menunjukkan bahwa mereka masih merupakan skuad kuat yang berpotensi merebut perlengkapan musim panas ini.

Sayangnya, keinginan Pioli melihat timnya segera bangkit dan menang tiga langkah, harus dilakukan tanpa kehadiran beberapa punggawa penting. Dalam jumpa persnya yang dilansir Football Italia, sang ahli taktik sendiri menyebut bahwa para pemain penting mereka seperti Ismael Bennacer, Alexis Saelemaekers, Matteo Gabbia masih akan absen di Turin.

Sementara Zlatan Ibrahimovic sudah dalam kondisi yang lebih baik dari beberapa pemain yang cedera, Pioli berpikir masih akan sulit bagi bintang senior itu untuk tampil melawan Torino. Pelatih nampaknya tidak ingin terburu-buru memainkan pemainnya yang cedera, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan baik bagi klub maupun pemain itu sendiri.

Berita Sepak Bola Terbaru
Leeds United tertarik mendatangkan dua gelandang milik Fiorentina
Solskjaer Sepakat Manchester United Akan Merilis Dua Pemain Bulan Ini
Jadwal Bola Malam Ini, Siaran TV Langsung Hari Ini
Pelatih Milan mengatakan timnya tidak lepas dari krisis pemain saat menghadapi Torino

Meski mengaku sulit tampil maksimal dengan banyaknya pemain yang tidak bisa dimainkan, Pioli tak ingin hal itu menjadi alasan bagi Milan sendiri. Ahli taktik berjanji bahwa pasukan Merah dan Hitam akan melakukan segala daya mereka untuk membawa mereka kembali ke jalur kemenangan.

Sang juru taktik juga menambahkan bahwa stafnya yang saat ini masih cedera diharapkan bisa kembali bertanding melawan Cagliari pada Selasa (19/01) dini hari. Sehingga mereka tidak mau mempercepat proses yang ada, karena yang terpenting tentunya punggawa tidak akan terus dihadapkan pada masalah cedera.

Harus kembali berlaga dengan tim sederhana, Pioli tetap optimistis timnya masih bisa menampilkan permainan terbaiknya. Sang pelatih pun memastikan para pemainnya semakin bersemangat usai hasil mengecewakan melawan Juventus.

Sang ahli taktik pun mengingatkannya untuk terus mencermati Torino, mengingat mereka mulai menunjukkan tren positif dari beberapa pertandingan terakhir. Itu sebabnya Milan masih diminta bertarung bolak-balik untuk merebut tiga poin.

Reina meminta Lazio bangga dengan penampilan timnya melawan Brugge

Bola Gila – Kiper senior Lazio Pepe Reina meminta rekan satu timnya untuk bangga dengan penampilan yang mereka lakukan meski hanya mampu bermain imbang 1-1 di Liga Champions melawan Club Brugge.

Membuka penyisihan grup Liga Champions dengan kemenangan atas Borussia Dortmund, ekspektasi tinggi pasti akan datang di pertandingan kedua saat Lazio menghadapi Club Brugge. Namun, dengan krisis pemain yang tiba-tiba dialami akibat Covid-19, tim Simone Inzaghi harus memainkan skuad seperti saat melawan juara Belgia itu.

Kehilangan sekitar 12 pemain tim utama memang tidak mudah, namun Lazio tetap ngotot untuk bermain dan pada akhirnya menang 1-1 di laga tandang. Meski hasil yang diraih belum maksimal, tampil bersama skuad seperti di Liga Champions tentu bukan hal yang mudah, itu sebabnya para punggawa I Biancocelesti diminta tetap bangga dengan penampilan mereka.

Usul itu disuarakan oleh kiper senior, Pepe Reina, yang sebenarnya baru bergabung musim ini setelah dikeluarkan dari AC Milan. Reina sendiri memang tampil pada laga melawan Brugge karena kiper utama Lazio, Thomas Strakhosa, merupakan salah satu punggawa yang juga harus absen pada pesta tengah pekan di stadion Jan Breydel.

Berbicara kepada Lazio Style Channel, Reina mengatakan merasa bangga dan puas dengan hasil yang mereka raih di Brugge merupakan hal yang positif karena pertandingan tersebut merupakan langkah maju bagi timnya. Sang kiper menambahkan, kemampuan skuad Inzaghi untuk tetap meraih hasil positif meski kesulitan luar biasa merupakan pertanda kematangan.

Meski mengaku memang ingin menang, bagi Reina, berdasarkan situasi, lebih penting tidak kalah dari Brugge. Tekad yang ditampilkan oleh semua pemain yang bermain sangat luar biasa dan mampu menunjukkan kebanggaan pada klub yang mereka bela.

Lebih lanjut, Reina menambahkan, setelah melalui situasi pelik melawan Brugge, Lazio juga harus bersiap menghadapi dua laga melawan Zenit St Petersbug di Liga Campions. Jika ingin memastikan babak selanjutnya, I Biancocelesti harus kembali bisa meraih hasil positif melawan wakil Rusia tersebut.

Sumber: Reina meminta Lazio bangga dengan penampilan tim melawan Brugge
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola