Pelaksana Jual Murah Liverpool Terbuka Gagal di Community Shield

Bola Gila – Liverpool diklaim terbuka untuk menjual eksekutor Community Shield yang gagal dengan harga murah, Rhian Brewster, yang awalnya dielu-elukan sebagai pemain masa depan The Reds.

Kini, The Reds dikabarkan akan melepas Brewster hanya dengan harga 20 juta Pounds Sterling atau setara dengan Rp. 390 miliar. Pemain yang sempat tampil menawan saat dipinjamkan ke Swansea City itu memang dilirik oleh Aston Villa, Crystal Palace, dan Sheffield United.

Brewster berencana untuk berbicara dengan pelatih Jurgen Klopp tentang masa depannya, sekembalinya dari tugas internasional bersama tim nasional Inggris U-21 minggu ini. Sebelumnya, Brewster bermain di tiga dari empat laga pramusim skuad Anfield.

Tendangan terakhir Brewster sepertinya jadi penentu. Ia gagal mengeksekusi penalti di Community Shield, sehingga The Reds harus menyerahkan trofi perdana musim baru kepada Arsenal. Kekalahan tersebut tentu meninggalkan rasa pahit bagi Brewster, meski Klopp berusaha menyemangatinya.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Hasil Sepak Bola Malam Terakhir – Skor Akhir Semua Pertandingan Sepak Bola
Hasil UEFA Nations League: Bosnia 1-2 Polandia, Two Heads Headers Save the Away Team
Hasil UEFA Nations League: Dua Triliun Pembela Belanda Gagal Menghentikan Italia, Skor 0-1
Pelaksana Jual Murah Liverpool Terbuka Gagal di Community Shield

Brewster sebelumnya mencetak tiga gol ketika Liverpool melawan Stuttgart dan RB Salzburg dalam tur pramusim mereka di Austria, sementara dia juga tampil bagus dalam 11 dari 22 pertandingan yang dimainkan oleh Swansea musim lalu, jadi Brewster punya alasan bagus untuk mendapatkan peran di Anfield & # 39; skuad utama untuk musim 2020. / 21.

Namun menurut laporan Telegraph yang diluncurkan thisisAnfield.com, The Reds bisa kembali melepaskan Brewster dengan status pinjaman atau kesepakatan permanen senilai "lebih dari £ 20 juta".

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa Villa, Palace dan Sheffield tertarik untuk mendapatkan jasa Brewster. Nyatanya, tak hanya ketiga klub tersebut, beberapa klub Inggris lainnya juga ingin mendapatkan jasa penyerang lulusan akademi The Reds tersebut. Klub-klub itu adalah Newcastle, Burnley, Brighton, Fulham, Norwich, Bournemouth, Watford dan klub yang meminjam darinya, Swansea.

Klub percaya Brewster sekarang akan "diizinkan meninggalkan Liverpool, sebelum jendela transfer musim panas ditutup, dengan status pinjaman atau permanen".

Telegraph juga anehnya menggambarkan Brewster sebagai "hampir seperti rekrutan baru" sejak pulih dari cedera pergelangan kaki yang berkepanjangan pada Maret, meskipun pemain berusia 19 tahun itu hanya membuat empat penampilan untuk The Reds & # 39; skuad tim utama sejauh ini.

Satu hal yang patut dipertanyakan, adalah The Reds benar-benar bakal berpisah dengan Brewster secara permanen, apalagi dengan biaya yang terbilang murah di kisaran 20 juta Pounds.

Label harga sebelumnya ditetapkan untuk Marko Grujic dan Harry Wilson – dua pemain Liverpool yang lebih mapan di level senior tetapi juga dianggap memiliki potensi yang lebih kecil daripada Brewster yang membantu Inggris memenangkan trofi Piala Dunia U-17.

Brewster sendiri sudah menandatangani kontrak berdurasi lima tahun di Anfield pada 2018. Itu sebabnya, dengan sisa tiga tahun kontraknya, The Reds bakal dianggap ugal-ugalan membiarkan dia menjalani syarat seperti itu.

Sementara itu, Jurgen Klopp, pelatih The Reds, dipastikan tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Pemain Jerman itu telah mengisyaratkan bahwa Brewster bisa mendapatkan keuntungan dari masa pinjaman yang bisa dia layani sekali lagi, dan lebih disukai tetap di Liga Premier. Sejauh ini belum ada indikasi Klopp ingin berpisah dengan pemain nomor 24 tersebut.

Namun, belum ada keputusan yang dibuat di bursa transfer kali ini, terutama karena Liverpool akan menghadapi pertandingan putaran ketiga Piala Liga melawan Bradford atau Lincoln pada 23 September.

Sumber: Pelaksana Jual Murah Liverpool Terbuka Gagal di Community Shield
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola