Legenda Inter Menyebut Mantan Klubnya Salah Membeli Pemain dari Tottenham

Bola Gila – Legenda Inter Milan Giuseppe Bergomi merasa mantan klubnya harus mendatangkan Son Heung-min atau Harry Kane dari Tottenham Hotspur dan bukan Christian Eriksen.

Keraguan akan kemampuan Christian Eriksen untuk beradaptasi dan menjadi pemain penting bagi Inter Milan terus bermunculan. Satu lagi nama yang mengungkapkan keraguannya adalah legenda dari Inter, yakni mantan bek tangguh pada masanya, Giuseppe Bergomi.

Dalam perbincangannya dengan Radio Nerazzurra, Bergomi merasa sistem permainan Inter di bawah asuhan Antonio Conte sepertinya tidak cocok dengan kemampuan Eriksen. Gaya permainan Conte juga sepertinya sulit diubah karena sangat menguntungkan kedua bomber Nerazzurri I yang perannya sangat penting bagi tim.

Bergomi juga menambahkan bahwa karena tidak bisa berperan dalam tim, Eriksen mengalami kesulitan dalam mengembangkan permainannya bersama Inter. Itu sebabnya sang legenda merasa tim Conte tidak boleh mendatangkan gelandang asal Denmark itu.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Muller Terima kasih Hansi Flick
Gelandang muda Rennes tidak yakin akan pindah ke Real Madrid
Arteta Bocorkan Target Guardiola Usai Tandatangani Kontrak Baru
Legenda Inter Menyebut Mantan Klubnya Salah Membeli Pemain dari Tottenham

Untuk Bergomi hanya ada dua pemain asal Spurs yang menurutnya akan sangat cocok bermain di Inter saat ini, yakni Son Heung-Min dan Harry Kane. Keduanya dinilai punya kualitas yang pas dengan sistem permainan Conte ketimbang Eriksen.

Mantan bek tengah tangguh di masa jayanya itu juga merasa keputusan mendatangkan Eriksen lebih karena merupakan peluang di bursa transfer. Bergomi sepertinya tidak terlalu yakin jika Conte benar-benar ingin Inter mendatangkan eks bintang Ajax Amsterdam itu ke San Siro.

Namun, apapun yang terjadi saat ini keputusan mendatangkan Eriksen sudah terjadi dan Inter harus berusaha menangani situasi tersebut dengan baik. Sang pemain sendiri sudah beberapa kali mengungkapkan ketidakpuasannya dengan situasi yang dialaminya saat ini, dimana sulit baginya untuk mendapatkan kesempatan bermain.

Itu sebabnya banyak suara yang menyebut sang gelandang bisa dilepas Inter pada bursa transfer Januari. Namun, sebelum itu terjadi masih ada cukup waktu bagi Eriksen untuk meyakinkan Conte jika memang pemain timnas Denmark itu masih ingin bertahan bersama Nerazzurri.

Sumber: Legenda Inter Menyebut Mantan Klubnya Salah untuk Membeli Pemain dari Tottenham
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Henderson dan Salah absen, begini perkiraan formasi Liverpool vs Leicester City

Bola Gila – Badai cedera belum berakhir untuk Liverpool dengan laporan terbaru menunjukkan kapten Jordan Henderson mengalami masalah cedera selama tugas internasional dan telah ditarik dari skuad Inggris.

Liverpool sebelumnya kehilangan Joe Gomez karena cedera serius dalam latihan Inggris yang menjadi pukulan telak bagi harapan mereka untuk mempertahankan gelar, menyusul cedera hamstring Virgil van Dijk.

Andy Robertson absen dari pertandingan Skotlandia melawan Slovakia karena masalah hamstring, sementara menurut Federasi Sepakbola Mesir, Mohamed Salah dinyatakan positif Covid-19 selama tugas internasional.

Hal-hal menjadi lebih buruk bagi Liverpool ketika Jordan Henderson tertatih-tatih dalam kekalahan 2-0 Liga Bangsa-Bangsa UEFA Inggris di Belgia, dengan kekhawatiran atas cedera lutut atau hamstring pada gelandang berusia 30 tahun itu.

Pasukan Juergen Klopp akan menghadapi Leicester City akhir pekan ini dalam pertandingan Liga Premier, dengan mereka sebelumnya juga kehilangan Fabinho (hamstring), Trent Alexander-Arnold (betis) dan Alex Oxlade-Chamberlain (lutut).

Menurut David Ornstein dari AtletikKlub tidak berencana untuk membeli bek baru pada Januari 2021 karena mereka berencana memberikan kesempatan kepada para pemain muda.

Mulai XI Liverpool vs Leicester City

Itu mengisyaratkan penampilan Liga Premier lain untuk Rhys Williams yang tampil mengesankan saat dipercaya sebagai starter, sementara Neco Williams juga bisa menggantikan Alexander-Arnold di bek kanan, setelah tampil dalam man of the match melawan Republik Irlandia.

Di sisi lain, mungkin ada debut liga untuk Kostas Tsimikas jika fit. Satu opsi lainnya adalah mengembalikan James Milner ke posisi bek kiri, peran yang ia mainkan selama musim 2016/17.

Di lini tengah, jika Thiago kembali, dia bisa dipasangkan dengan Georginio Wijnaldum. Pemain Belanda itu menjalani jeda internasional yang mengesankan, menjadi kapten Belanda melawan Spanyol dan mencetak dua gol melawan Bosnia.

Satu-satunya kelegaan nyata bagi Juergen Klopp adalah dia tidak akan kesulitan memilih Diogo Jota atau Roberto Firmino. Keduanya bermain bersama melawan Manchester City dan dengan absennya Mohamed Salah, dia bisa menurunkan keduanya lagi, dengan Xherdan Shaqiri opsi potensial di sayap kanan.

Liverpool menghadapi tantangan berat dalam upaya mempertahankan gelar Liga Premier musim ini, dan salah satu ujian terberat mereka akan dimulai pada pertandingan Liga Premier akhir pekan ini melawan Leicester City di King Power tanpa sejumlah pemain pilar.

Prediksi XI Liverpool vs Leicester City mulai: Alisson; Tsimikas, Matip, R. Williams, N. Williams; Thiago, Wijnaldum; Mane, Firmino, Shaqiri; Jota.

Sumber: Henderson dan Salah absen, begitulah perkiraan formasi Liverpool vs Leicester City
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Juventus dinilai salah membeli pemain

Bola Gila – Mantan Bologna, Paolo Stringara menilai kubu Juventus tidak perlu mendatangkan Federico Bernardeschi dari Fiorentina.

Federico Bernardeschi didatangkan oleh raksasa Liga Italia pada 2017 dengan durasi kontrak lima tahun. Klub asal Turin ini tertarik dengan penampilannya yang mengesankan bersama Fiorentina.

Namun, sejak berseragam Juventus, sang pemain gagal menunjukkan permainan terbaiknya. Bahkan Federico Bernardeschi kesulitan bermain reguler di tim utama.

Tak ayal, Si Nyonya Tua dianggap salah membeli pemain. Paolo Stringara juga menyebut dia bukan pemain bagus. Menurutnya, dirinya biasa saja.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Tanpa Salah, Firmino, Mane, Diogo Jota Curi Perhatian Liverpool, Korban Fabinho
Target Transfer Chelsea, Skor Inter 2 Gol Tadi Malam, Sudah 5 Gol dan 3 Assist
Inkarnasi Ronaldo selamatkan Atletico Madrid, tunjukkan kegigihan tim
Borussia Monchengladbach 2-2 Real Madrid, diselamatkan oleh dua gol telat!

Berbicara dengan TMW, Paolo Stringara mengatakan Federico Bernardeschi tidak pernah menunjukkan performa terbaiknya selama berada di Juventus. Menurutnya, winger sepertinya sangat bisa diandalkan di timnya. Namun, ia menilai sang pemain belum pernah menunjukkan dirinya sebagai pemain top.

Bersama Bianconeri, Federico Bernardeschi telah tampil dalam 243 penampilan, mencetak 45 gol. Padahal pada musim 202/21 ini, sang pemain telah diberikan kesempatan untuk bermain dalam 3 pertandingan oleh Andrea Pirlo.

Usai berdiskusi tentang pemain Juventus, Paolo Stringara yang pernah bekerja untuk Inter Milan juga mengomentari rekrutan baru klubnya, Christian Eriksen.

Seperti diketahui, pemain internasional Denmark itu dibeli dari Tottenham Hotspur pada Januari 2020. Namun, hingga saat ini dirinya masih kesulitan beradaptasi dengan Inter Milan. Tak ayal, Christian Eriksen kerap dikritik dan di bursa transfer musim panas lalu dikabarkan ingin dilepas oleh Nerazzurri.

Paolo Stringara juga menyebut ada dua faktor yang membuatnya tidak bisa beradaptasi, yakni pemain yang kurang percaya diri dan tidak mendapat dukungan dari Antonio Conte. Diketahui, eks pelatih Juventus itu jarang memberi kesempatan kepada Christian Eriksen untuk tampil selama 90 menit.

Sumber: Juventus dianggap salah membeli pemain
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Achraf Hakimi ingin membuktikan bahwa Inter Milan tidak salah dalam memilih

Bola Gila – Bek sayap Maroko Achraf Hakimi mengaku ingin membuktikan dirinya di Inter Milan, karena merasa sangat terhormat dipercaya bisa memperkuat mereka.

Mampu menampilkan penampilan yang cukup mengesankan selama dua masa pinjamannya bersama Borussia Dortmund, Acraf Hakimi tetap tidak dipercaya oleh Real Madrid. Namun, sang pemain telah menjadi sosok yang diidam-idamkan Inter Milan, yang tanpa ragu langsung mendatangkannya pada bursa transfer musim panas lalu.

Kepercayaan yang diberikan kubu Inter ternyata membuat Hakimi merasa senang sekaligus tersanjung. Hal tersebut diungkapkan sang pemain dalam perbincangannya dengan beIN Sports, di mana bek asal Maroko tersebut mengaku akan merasa bangga karena bermain di tim legendaris yang juga memiliki banyak mantan pemain hebat.

Ingin membalas rasa terima kasih atas kepercayaan besar yang telah diberikan, Hakimi mengaku ingin menunjukkan dan membuktikan bahwa Inter tidak melakukan kesalahan dengan membelinya secara permanen dari Madrid. Pemain berusia 21 tahun itu pun mengaku senang bisa bermain di Serie A dan yakin bermain di sana akan membuatnya tumbuh dan menjadi pemain yang lebih baik.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Cuma 5 menit, kabar baik dan buruk buat Liverpool di kandang Everton
Achraf Hakimi ingin membuktikan bahwa Inter Milan tidak salah dalam memilih
Barcelona Waspada, Getafe Bertekad Akhiri Rekor Sembilan Tahun
Liverpool meminjamkan Wonderkid mereka ke Blackburn meski terdaftar di Liga Champions

Lebih lanjut, Hakimi juga mengakui bahwa faktor Antonio Conte sangat besar dalam menentukan pilihannya untuk menerima lamaran Inter. Kekaguman Conte pada gaya permainan mantan pemain akademi Madrid itu meyakinkannya untuk memilih bergabung dengan Nerazzurri ketimbang klub lain yang juga tertarik padanya.

Hakimi disebut-sebut cukup menarik bagi beberapa klub musim panas lalu, tapi Inter lah yang terlihat paling serius untuk mendatangkannya. Hal ini terlihat dari keberanian mereka untuk mengajukan tawaran untuk mengontraknya secara permanen tanpa menggunakan metode pinjaman sama sekali.

Pasukan Biru dan Hitam harus merogoh kocek Rp 692 miliar untuk memboyong bek berusia 21 tahun itu merumput di San Siro musim panas ini. Gaya bermain eksplosif Hakimi sebagai full-back sangat sesuai dengan formasi dan juga gaya bermain Conte yang kerap mengandalkan serangan dari sektor sayap belakang.

Sumber: Achraf Hakimi ingin membuktikan bahwa Inter Milan tidak salah pilih
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola