Liverpool vs Manchester United Seharusnya 1-1 Dengan The Reds Dominan Luar Biasa

Bola Gila – Skor pertandingan Liverpool vs Manchester United masih 0-0 di penghujung babak pertama, namun sebenarnya papan skor harus berganti 1-1 dengan kedua tim memiliki peluang terbaiknya selama 45 menit babak pertama di Anfield.

Skuat Juergen Klopp lebih dominan atas tamunya, dengan penguasaan bola mencapai 67 persen. Namun anak asuh Ole Gunnar Solskjaer mengatasi dominasi tersebut dengan serangan balik kilat dengan umpan-umpan panjang ke arah depan. Sedikitnya tiga serangan berbahaya terjadi melalui Marcus Rashford yang rupanya dipersiapkan menjadi target man.

Satu pelanggaran oleh Xherdan Shaqiri di menit ke-33 seharusnya menghasilkan gol. Tendangan bebas berlangsung tidak terlalu jauh dari batas kotak penalti. Bruno Fernandes mengambilnya dan hanya selisih beberapa sentimeter di sisi kanan gawang Alisson Becker. Kiper asal Brazil itu mengetahui arah tembakan Bruno dan mengantisipasinya dengan baik, meski memang tepat sasaran, seharusnya terlalu kuat untuk dipegang oleh kiper Liverpool tersebut.

Sementara The Reds & # 39; Peluang terbaik datang melalui tembakan Roberto Firmino di menit ke-35 saat umpan pendek Salah, yang sebenarnya merupakan bagian dari upayanya untuk menggiring bola ke dalam kotak, dicuri oleh penyerang asal Brasil itu. Namun sayang tendangannya terlalu lemah dan bisa diselamatkan dengan baik oleh David De Gea.

Berita terbaru:
Liverpool vs Manchester United Seharusnya 1-1 Dengan The Reds Dominan Luar Biasa
Simak gol-gol hebat ini dari mantan target transfer Inter Milan dan Barcelona, ​​tadi malam
Hasil Liga Jerman Malam Terakhir: Bayern Munich hampir kehilangan 2 poin, dikhianati oleh mantan pemainnya
Hasil Liga Inggris: Tottenham Menang, Tapi Satu Gol Lagi Bisa Merebut Posisi Liverpool

Seperti yang disebutkan sebelumnya, setidaknya ada tiga atau bahkan empat serangan balik cepat dari Manchester United dengan umpan-umpan panjang ke depan yang sampai ke Rashford. Sekali di menit-menit pembukaan dan istirahat menjelang akhir dari 45 menit pertama, itu mendebarkan bagi pendukung tuan rumah. Sayangnya, tidak satupun yang menghasilkan gol. Empat kali Rashford terjebak offside di 45 menit pertama.

Legenda The Reds sangat senang karena Man Utd sekarang menjadi penantang gelar Liverpool

Bola Gila – Besar sebagai legenda Liverpool, Danny Murphy sebenarnya mengaku senang melihat rival klasiknya Manchester United yang kini menjadi rival utamanya. Orang Komunis dalam perburuan gelar Liga Inggris musim ini.

Kemenangan 2-1 atas Aston Villa pada Sabtu (2/1) dini hari WIB sukses membawa Manchester United mengimbangi poin Liverpool di puncak klasemen dengan 33 poin dari 16 pertandingan, bersama Ole Gunnar Solskjaer & # 39; Pria sekarang tak terkalahkan dalam 10 pertandingan liga terakhir.

Dengan delapan kemenangan dan dua hasil imbang setelah awal musim yang mengecewakan, banyak yang kini optimistis Bruno Fernandes dan kawan-kawan bisa memiliki peluang terbuka untuk merebut gelar pertama mereka sejak kemenangan pada 2013 di penghujung era Alex Ferguson.

Memang, sejak manajer legendaris Skotlandia itu pensiun, sudah delapan tahun berlalu Setan Merah mengalami pasang surut kinerja dan tidak pernah merasakan kejayaan lagi meski berganti manajer mulai dari David Moyes, Louis van Gaal, Jose Mourinho dan kini Ole Gunnar Solskjaer.

Melihat persaingan klasik antara Liverpool dan Manchester United yang mulai meriah di musim ini, Danny Murphy mengaku senang dan menilai persaingan antara duo Merah ini lebih melegenda ketimbang pertarungan antara keduanya. Orang Komunis melawan Manchester City dalam beberapa tahun terakhir.

"Naluri alami saya tentu saja tidak mendoakan yang terbaik bagi Manchester United, tetapi saya harus menghargai upaya mereka dalam perebutan gelar musim ini, dan berbagi posisi teratas klasemen dengan Liverpool. Ini tentu saja akan terjadi. bagus untuk kompetisi, "kata legenda yang pernah memperkuat raksasa Merseyside itu antara 1997-2004.

Persaingan antara Liverpool dan Manchester City telah memikat dalam beberapa tahun terakhir tetapi tidak ada yang bisa menandingi persaingan antara Liverpool dan United, dua klub terbesar di negara ini. Kebangkitan United di bawah Ole Gunnar Solskjaer adalah contoh bahwa kesabaran bisa kebijakan terbaik terhadap seorang manajer. "

“Meski saya pikir mereka akan gagal musim ini, dalam persaingan panjang dengan 38 pertandingan, Liverpool dan Manchester City masih menjadi tim terkuat. Namun, Ole Gunnar Solskjaer kembali menjadikan Manchester United tim yang kompetitif. "