Milan diminta melupakan kekalahan melawan Spezia dan fokus pada dua laga penting

Gilabola.com – Pelatih AC Milan Stefano Pioli meminta timnya melupakan hasil mengecewakan melawan Spezia akhir pekan lalu dan kembali fokus pada dua laga penting pekan ini.

Kekalahan 2-0 dari Spezia pada akhir pekan lalu menjadi kekecewaan besar bagi pengikut AC Milan. Tak hanya harus gagal mencetak tiga poin, tim Stefano Pioli juga sempat kehilangan posisi puncak klasemen sementara.

Namun, para pemain Milan kini diminta pelatihnya, Stefano Pioli untuk segera melupakan hasil buruk itu dan mulai kembali fokus karena akan menghadapi dua laga penting pekan ini. Mengungkapkan pendapatnya dalam jumpa pers yang dilansir Football Italia, menurut sang pelatih, hasil yang terjadi di masa lalu tidak dihitung lagi karena yang terpenting pasti apa yang akan dilakukannya di masa depan.

Untuk itu, Pioli meminta timnya menemukan kembali semangat, kerendahan hati dan kegembiraan bermain mulai pertengahan pekan ini saat menghadapi Red Star Belgrade di Liga Europa. Usai laga melawan wakil dari Serbia, Milan akan menghadapi laga penting di Serie A melawan rival sekota sekaligus pesaing kuat di papan atas, Inter Milan.

Berita terbaru:
Mau Bantu Inter, Pelatih Red Star Berharap Bikin Milan Lelah
Milan diminta melupakan kekalahan melawan Spezia dan fokus pada dua pertandingan penting
Thomas Tuchel Membawa Kabar Buruk Kepada Dua Bintang Chelsea
Juventus Diprediksi Akan Tampil Agresif Saat Menghadapi Porto

Pelatih menilai dua pertandingan tersebut sangat penting bagi klubnya saat ini, karena baru saja mengalami hasil yang buruk. Sangat penting untuk kembali ke jalur kemenangan, karena mulai dari dua pertandingan ini Milan kini memasuki periode penting untuk kompetisi di Serie A dan Liga Europa.

Meski menyadari betapa pentingnya laga melawan Inter di Serie A akhir pekan ini, Pioli tetap berjanji timnya akan tetap fokus melawan Red Star. Ahli taktik telah mempersiapkan para pemainnya dengan baik untuk pertandingan Eropa dengan kemungkinan besar untuk memulai Mario Mandzukic di depan sementara Zlatan Ibrahimovic akan memulai dari bangku cadangan.

Milan kemungkinan besar akan melakukan beberapa rotasi pemain demi bisa menjaga kebugaran para pemainnya untuk laga melawan Inter. Meski begitu, Pioli tetap akan memasukkan pemain penting karena sang pelatih ingin menang.

Ibrahimovic Gagal Lagi, Kessie: Dia Masih Eksekutor, Penalti Penting Bagi Striker

Gilabola.com – Zlatan Ibrahimovic telah melewatkan kesempatan dari titik penalti untuk keempat kalinya musim ini setelah striker tua Swedia itu gagal menyelesaikan tugasnya dari titik penalti dalam pertemuan AC Milan melawan Bologna lagi.

Beruntung AC Milan akhirnya berhasil menang 2-1 atas tuan rumah Bologna di Renato Dall & # 39; Ara, Sabtu (30/1), dengan Ante Rebic menyelesaikan bola rebound Zlatan Ibrahimovic sebelum Franck Kessie menyelesaikan penalti kedua. rossoneri.

Kemenangan ini merupakan bukti dari dua kekalahan beruntun sebelumnya bagi tim Stefano Pioli yang kalah 3-0 dari Atalanta dalam pertandingan terakhir mereka di Serie A di San Siro, sebelum disingkirkan oleh Inter Milan 2-1 di laga tersebut. Perempat final Coppa Italia.

Usai pertandingan, gelandang Franck Kessie menegaskan bahwa Zlatan Ibrahimovic tetap menjadi pengambil utama penalti AC Milan karena peluang dari titik penalti lebih berarti bagi seorang penyerang, sembari mengungkapkan bahwa bomber berusia 39 tahun itu yang memintanya. untuk mengambil penalti kedua. rossoneri di babak kedua.

"Ibra adalah pengambil penalti yang berdedikasi," kata gelandang Pantai Gading itu Sky Sport Italia. "Di babak kedua dia membiarkan saya menendangnya, tapi dia adalah pengambil penalti utama kami."

“Jadi siapa yang akan mengambil penalti tergantung keputusannya karena tendangan penalti lebih penting untuk penyerang. Laga hari ini sangat penting, selalu sulit bermain di kandang lawan, terutama di markas Bologna. Kami menginginkan tiga poin dan pada akhirnya kami mendapatkannya. "

Dengan kemenangan ini AC Milan telah mempertahankan keunggulan dua poin dari rival sekotanya Inter Milan dengan 46 poin dari 20 pertandingan, dan tujuh poin di atas juara bertahan Juventus yang masih memiliki satu pertandingan di tangan. Terakhir kali rossoneri menang Serie A pada tahun 2011.