Rapor Pemain Roma 2-2 Roma: Rabiot Penalti dan Kartu Merah, Untung CR7 Jadi Pahlawan

Bola Gila – Juventus kehilangan poin pertama musim ini saat harus puas bermain imbang 2-2 melawan AS Roma pada laga kedua Serie A di Olimpico, Senin (28/9) dini hari WIB.

Bahkan sang juara bertahan sempat sempat tertinggal dua kali, untungnya Cristiano Ronaldo selalu datang menjadi pahlawan dan penyelamat Bianconeri dari kekalahan di ibukota.

Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-31 melalui penalti Jordan Veretout usai handball Adrien Rabiot di kotak penalti, namun superstar Portugal itu langsung membalas lewat titik putih yang dimenangkannya sendiri pada menit ke-44.

Sayangnya, keasyikan menyerang membuat pertahanan Juventus terbuka untuk dihujani serangan balik cepat Roma yang diselesaikan Jordan Veretout dari assist Henrikh Mkhitaryan untuk mencetak gol keduanya.

Malam itu tampak semakin sulit bagi raksasa Turin setelah Adrien Rabiot dikeluarkan dari lapangan karena mendapat kartu kuning kedua, tetapi beruntung karena Cristiano Ronaldo mencetak gol keduanya untuk menyelamatkan Juventus dari kekalahan.

Dengan hasil tersebut, berarti Juventus dipatok di peringkat empat klasemen Serie A dengan raihan 4 poin dari 2 pertandingan, berikut laporan pemain mereka usai ditahan imbang oleh Roma di Olimpico.

Wojciech Szczesny – 6.5

Kebobolan dua gol dari adu penalti dan serangan balik Roma tanpa satupun pemain bertahan di depannya. Tapi agar adil, Wojciech Szczesny juga melakukan tiga penyelamatan penting untuk menghindari kebobolan lebih banyak.

Danilo – 7.0

Kemampuannya untuk merebut bola dan melakukan intersepsi yang sangat baik terlihat malam ini, sebelum mengirimkan umpan silang ke jantung pertahanan Roma untuk ditanduk oleh Cristiano Ronaldo untuk menyamakan kedudukan.

Leonardo Bonucci – 6.0

Saya tidak tahu di mana posisi dua bek tengah Juventus dalam proses gol kedua Roma karena sama-sama melaju dan tidak ada yang bertahan. Penguasaan bola memang bagus, tapi Leonardo Bonucci lemah dalam formasi dua bek tengah yang membuat pertahanannya mudah dibuka.

Giorgio Chiellini – 6.5

Tampil lebih solid dari rekan-rekannya di lini belakang, memenangkan lebih banyak duel dan tekel di udara daripada Leonardo Bonucci.

Juan Cuadrado – 6,5

Agak aneh bermain di pos bek kiri yang tidak biasa, tetapi Juan Cuadrado melakukan tugasnya dengan baik dan membuat dua umpan kunci, paling banyak dari pemain Juventus lainnya.

Adrien Rabiot – 3.0

Jarak yang buruk untuk melanjutkan handball di kotak penalti. Adrien Rabiot semakin memperburuk permainannya dengan kartu merah pada menit ke-62.

Weston McKennie – 5.5

Usai tampil bagus di pekan pertama, Weston McKennie berjuang keras mengatasi agresivitas Jordan Veretout, Pedro, dan Henrikh Mkhitaryan di lini tengah.

Aaron Ramsey – 6.0

Perannya berkurang dari laga sebelumnya saat tidak dimainkan di belakang kedua striker tersebut, meski Aaron Ramsey tetap menunjukkan agresivitasnya sebagai gelandang serang, dengan melakukan satu tembakan meski meleset.

Dejan Kulusevski – 7.0

Bermain di sayap kanan serangan untuk mengakomodasi Alvaro Morata di penyerang no.9. Dejan Kulusevski menunjukkan mobilitas permainan yang luar biasa, menjadi pemain non-defensif dengan sentuhan terbanyak (61) dan dribel terbanyak (2), meskipun peran barunya mengurangi peluangnya untuk mengancam gawang secara langsung.

Cristiano Ronaldo – 7.5

Menjadi pahlawan kemenangan timnya sendiri. Memenangkan penalti atas eksekusinya sendiri di penghujung babak pertama, sebelum sundulannya berhasil mengatasi pengepungan tiga bek Roma untuk menyelamatkan Juventus dari kekalahan ketika harus bermain dengan 10 orang.

Alvaro Morata – 6.0

Langsung diberi kesempatan untuk debut, sayangnya tidak mampu memberikan dampak yang signifikan pada serangan timnya, membuatnya mundur di awal babak kedua.

Douglas Costa – 6.0.0 Memperbarui

Menawarkan berbagai macam serangan pada sayap dengan kelincahan dan kecepatannya, hanya saja kurang efektif.

Arthur – 6.0

Cukup pandai mengontrol tempo permainan di lini tengah bahkan ketika lini tengah kehilangan satu orang ketika Adrien Rabiot dikeluarkan dari lapangan.

Rodrigo Bentancur – 6.0

Ayo berikan energi di lini tengah dan jadikan lini tengah lebih energik untuk mengimbangi lini tengah Roma yang unggul.

Gianluca Fabrotta – 5.5

Masukkan 5 menit terakhir hanya untuk menerima kartu kuning.

Sumber: Rapor Juventus 2-2 Pemain Roma: Rabiot Penalti dan Kartu Merah, Untung CR7 Jadi Pahlawan
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Rapor Pemain Man City 2-5 Leicester, Diganjar Tiga Penalti, Rekor Terburuk Guardiola!

Gila Bola – TIGA PENALTI, LIMA GOL! MAnchester City menderita kekalahan mengejutkan usai dibantai Leicester City di Etihad Stadium dalah laga lanjutan Premier League, Minggu (28/9) dini hari WIB.

Padahal The Citizens sempat unggul cepat melalui tembakan spektakuler Riyad Mahrez menit ke-4, tapi berikutnya menjadi petaka bagi tuan rumah lantaran buruknya kinerja barisan defensif yang memberikan tiga penalti sekaligus bagi tim tamu.

Jamie Vardy mencetak hattrick untuk mengubah skor menjadi 3-1 dengan dua di antaranya berasal dari titik putih, sebelum pasukan Brendan Rodgers unggul makin jauh berkat sepakan jarak jauh luar biasa James Maddison.

Bek anyar Nathan Ake sempat sedikit meningkatkan asa Manchester City lewat golnya menit ke-84, tapi sekali lagi penalti membuat gawang Ederson Moraes bobol, kali ini lewat eksekusi Youri Tielemans.

Ini merupakan pertama kalinya Pep Guardiola melihat timnya kebobolan 5 gol dalam satu laga, dan berikut rapor pemain The Citizens dalam kekalahan memalukan 5-2 mereka dari Leicester City.

Ederson Moraes – 4.0

Kebobolan 5 gol! Meski sulit sebenarnya menyalahkan Ederson karena memang pertahanan timnya yang rapuh, apalagi 3 di antaranya berasal dari titik putih.

Benjamin Mendy – 4.0

Sering keluar dari posisinya, melakukan pelanggaran buruk kepada James Maddison untuk memberi penalti ketiga bagi Leicester City.

Nathan Ake – 5.0

Mencetak gol kedua timnya dari situasi sepak pojok, dan satu-satunya anggota kuartet bek yang tidak memberi penalti pada tim tamu. Tapi kinerja defensifnya buruk, membiarkan pertahanan timnya begitu terbuka dan mudah dieksploitasi para pemain tim tamu.

Eric Garcia – 4.0

Terekspos habis-habisan oleh penyerang City, dikalahkan Jamie Vardy untuk menyerobot bola dan mencetak gol kedua, sebelum melanggar penyerang Inggris itu untuk penalti kedua bagi tim tamu.

Kyle Walker – 4.0

Sering keluar dari posisinya dan melakukan pelanggaran bodoh di kotak penalti untuk memberi kesempatan Jamie Vardy menyamakan skor. Ini adalah titik balik dari kebangkitan Leicester di Etihad.

Rodrigo – 6.0

Memiliki kinerja bagus dalam penguasaan bola dan pemain dengan sentuhan terbanyak selain pemain bertahan, tapi kesulitan mengantisipasi taktik serangan balik cepat tim tamu.

Fernandinho – 5.5

Di usianya saat ini, Fernandinho kalang kabut meladeni kecepatan serangan balik Leicester, gagal mengkaver pertahanan timnya yang mudah diserang dengan serangan cepat.

Phil Foden – 5.0

Penyerang terburuk City. Gagal memberikan peran berarti dalam serangan, benar-benar kepayahan meladeni permainan solid Timothy Castagne.

Kevin de Bruyne – 6.0

Bekerja keras membangun serangan timnya, menghasilkan 3 umpan kunci, 2 dribel dan 2 tembakan. Kevin de Bruyne tampak kesulitan tanpa striker murni di depannya.

Riyad Mahrez – 6.5

Mencetak gol sensasional ke pojok atas gawang Kasper Schmeichel. Melakukan 3 tembakan dan kualitas tekniknya membantunya menjadi pemain paling mengancam bagi mantan timnya.

Raheem Sterling – 5.5

Kesulitan mengeluarkan yang terbaik dari posisi penyerang sentral. Ditarik ke posisi aslinya ketika Liam Delap masuk menit ke-51 tapi performanya masih gagal berkembang.

Liam Delap – 5.5

Sundulannya menit ke-64 yang membentur mistar menjadi satu-satunya highlightnya dalam malah yang sulit di Etihad Stadium.

Ferran Torres – 5.5

Cukup terlibat dalam serangan, tapi tak ada dampak nyata yang diberikan.

Sumber: Rapor Pemain Man City 2-5 Leicester, Diganjar Tiga Penalti, Rekor Terburuk Guardiola!
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola