Tanpa Neymar, PSG Waspada Merubah Permainan Leipzig

Bola Gila – PSG mewaspadai perubahan skuad RB Leipzig pekan depan, hanya beberapa bulan setelah Les Parisiens menang telak atas klub Bundesliga itu di semifinal Liga Champions musim lalu.

Skuad Thomas Tuchel mengalahkan Leipzig, 3-0, dan mengubur impian Julian Nagelsmann membawa timnya berlaga di final Liga Champions.

Bagi Nagelsmann tentunya sangat menantikan untuk bisa bertemu kembali dengan Les Parisiens, setelah kedua tim dinyatakan berada di grup yang sama, Grup H, di babak penyisihan grup ajang musim ini.

Dalam pertemuan kedua tim kali ini, Tuchel absen sejumlah pemainnya akibat cedera. Meski demikian, Nagelsmann dipastikan masih akan melakukan perubahan signifikan dalam skuatnya, seperti yang dikatakan pelatih berusia 33 tahun itu beberapa waktu lalu, terkait pendekatan yang akan ia lakukan saat timnya kembali bertemu PSG.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Donny van de Beek Mulai Mendorong Solskjaer
Eriksen membuka peluang untuk mengakhiri karir di kampung halamannya
Winger Udinese Memanggil Satu Kunci Untuk Timnya Kalahkan Milan
Tottenham Hotspur tak perlu panik usai kalah dari Royal Antwerp

"Kami akan menghadapi dua pertandingan penting melawan salah satu tim terbaik di Eropa," kata Nagelsmann, seperti diberitakan PSGTalk.com.

“Kami akan menampilkan permainan yang sedikit berbeda dari apa yang kami lakukan di semifinal musim lalu. Sekarang, kami harus menang: (memenangkan) satu pertandingan akan sangat bagus, jika kami bisa memenangkan keduanya, itu akan sempurna. Kami harus menunjukkan wajah yang berbeda dalam dua pertandingan ini, ”imbuhnya.

Leipzig kemungkinan membutuhkan kemenangan ini untuk tetap kompetitif dan melaju ke babak sistem gugur Liga Champions. Jika Die Roten Bullen kembali kalah dari PSG dan gagal melaju, maka tim yang kini merajai klasemen Liga Jerman harus segera fokus melaju ke babak sistem gugur Liga Europa.

Dalam laga melawan Leipzip yang akan digelar di Red Bull Arena, 5 November 2020, skuad Tuchel tak akan diperkuat pemain andalan lini depannya, Neymar, yang mengalami cedera saat bermain bersama timnya. Kemenangan 2-0 di Istanbul Basaksehir akhir pekan ini.

Bintang timnas Brasil itu diharapkan bisa bermain lagi setelah jeda internasional bulan depan, karena cedera otot adduktor. Berdasarkan RMC Sport.

Neymar bahkan mengalami cedera di paruh pertama pertandingan. Ia mencoba bermain kembali setelah mendapat perawatan dari tim medis PSG di pinggir lapangan. Namun pada akhirnya, eks pemain Barcelona itu meminta pelatih segera menggantikannya.

Akibat cedera ini, Neymar dipastikan tidak akan bermain dalam tiga laga yang dimainkan Les Parisiens, termasuk laga tandang di markas Leipzig. Namun, belum jelas apakah dia masih akan menerima panggilan dari timnas Brasil bulan depan. Tuchel sendiri sangat berharap Neymar benar-benar bisa pulih dari cederanya tanpa mengotak-atik urusan timnas.

Terkait kondisi cederanya, pelatih PSG asal Jerman itu mendapat kabar menghibur bahwa Neymar tidak mengalami cedera serius. Setidaknya, ia sempat rehat sejenak dari kesibukan jadwal pertandingan yang dinilai membuatnya kelelahan.

Sumber: Tanpa Neymar, PSG Waspada Merubah Permainan Leipzig
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Lihat Neymar Berusaha Curi Gol Juan Bernat, Dikiranya Gak Kelihatan

Gila Bola – Sudah gagal mencetak gol sejak 24 Juli, Neymar yang terlihat frustrasi berusaha mencuri gol Juan Bernat pada kesempatan gol ketiga PSG ke gawang RB Leipzig tadi malam pada semi final Liga Champions.

PSG menang 3-0 atas RB Leipzig pada semi final pertama Liga Champions, Rabu (19/8) dinihari. Tapi fokus bahasan para pengamat bola terarah pada upaya Neymar mencuri gol ketiga Paris Saint-Germain dari pemain Spanyol Juan Bernat.

PSG sudah unggul dua gol dari babak pertama, saat pertandingan semi final Champions League ini memasuki 11 menit usai kick-off babak kedua. Sebuah perebutan bola terjadi di sisi kanan kotak penalti klub Bundesliga itu dan Angel Di Maria mengirim sebuah umpan silang ke depan gawang, dengan Juan Bernat menyundul bola tipis ke arah tiang jauh.

Sepesekian detik sebelum bola melintasi garis gawang Neymar datang dengan kecepatan tinggi dan berusaha menyepak bola. Ia berhasil tapi bola sudah dalam kondisi melewati garis gawang dan gol tadi sah menjadi milik sang pemain Spanyol. Lihat adegan Neymar berusaha mencuri gol mantan pemain Bayern Munchen tersebut dan dari bahasa tubuhnya terlihat sang striker Brasil merasa itu adalah golnya.

Aksi Neymar tersebut tidak luput dari komentar para pengamat amatir sepak bola yang menggunakan media sosial untuk menumpahkan perasaannya. Pesan yang terkirim hampir sama nadanya, seolah-olah sang pemain Brasil bisa mencuri gol dan seluruh dunia tidak tahu aksinya itu.

Rasa frustrasi Neymar sangat bisa dipahami. Dia belum bikin gol lagi sejak laga-laga Liga Champions dimulai kembalil Agustus ini. Gol terakhirnya terjadi ke gawang Saint-Etienne pada final Coupe de France tanggal 24 Juli, momen ketika Kylian Mbappe terkena cedera pergelangan kaki akibat disandung lawan. Neymar waktu itu mencetak gol pada menit 90 yang memastikan kemenangan PSG.

Pada laga semi final lawan RB Leipzig tadi malam Neymar memiliki dua peluang emas saat berhadapan satu-lawan-satu dengan kiper Peter Gulacsi. Setelah itu, satu kali ia menghantam sisi gawang. Dewi Fortuna sama sekali tidak memihak mantan pemain Barcelona itu, yang kini bisa melihat dirinya merebut trofi Liga Champions pada partai final 23 Agustus nanti.

Sumber: Lihat Neymar Berusaha Curi Gol Juan Bernat, Dikiranya Gak Kelihatan
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Adegan Ini Bisa Bikin Neymar Dilarang Tampil di Final Liga Champions

Gila Bola – Adegan yang tertangkap kamera usai pertandingan semi final Liga Champions PSG vs RB Leipzig ini bisa menyebabkan bintang Brasil Neymar dilarang ikut serta pada final kompetisi itu, Minggu 23 Agustus nanti. Adegan telanjang dada?

Bukan. Bukan telanjang dada itu sendiri yang jadi masalah tapi adegan tukar menukar jersey dengan pemain lawan pada pertandingan semi final PSG vs RB Leipzig yang akan menyebabkan Neymar dijatuhi sanksi UEFA karena melanggar aturan kesehatan yang digariskan otoritas sepak bola itu sebelum dimulainya kembali Liga Champions.

Usai pertandingan semi final yang berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan PSG pada Rabu dinihari, Neymar terlihat bertukar jersey dengan pemain Leipzig, Marcel Halstenberg. Meski ini terlihat seperti adegan biasa usai sebuah pertandingan sepak bola tapi dalam masa krisis penuh sakit penyakit ini, hal itu dilarang oleh UEFA.

Entah apakah Neymar sadar bahwa ada larangan bertukar jersey atau tidak, atau sang bintang Brasil sekedar tidak peduli? Sama seperti saat ia berusaha mencuri gol Juan Bernat pada pertandingan semi final Champions League tadi malam.

Larangan tidak boleh ada tukar menukar kaos itu disebutkan dalam aturan UEFA bertajuk “Protokol kembali ke permainan” dengan “Para pemain didorong untuk tidak saling menukar jersey mereka.” Sikap ketidakpatuhan terhadap hal itu “dapat mengarah pada aksi disipliner sesuai Aturan Disiplin UEFA.”

Menurut laporan sebelum kompetisi dimulai kembali usai lockdown, bertukar kaos selama babak sistem gugur di Lisbon Portugal ini akan menghasilkan periode isolasi mandiri selama 12 hari. PSG sekarang menantikan laga semi final lainnya, Lyon vs Bayern Munchen yang akan bertarung pada Kamis dinihari besok, guna memastikan siapa lawan mereka pada final hari Minggu. Atau selisih lima hari saja daripada hari ini.

Oleh karena itu, jika tindakan disipliner akhirnya diterapkan oleh UEFA, ada kemungkinan besar bahwa sang pemain Brasil yang sudah frustrasi gagal mencetak gol sejak 24 Juli 2020 itu, dalam risiko besar tidak bisa mengikuti final Liga Champions. Itu akan merupakan sebuah kekecewaan besar bagi Neymar.

Sumber: Adegan Ini Bisa Bikin Neymar Dilarang Tampil di Final Liga Champions
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola