Napoli Siap Bikin AC Milan Sakit Hati di San Paolo

Bola Gila – Fabian Ruiz memastikan Napoli akan menemukan cara untuk mengalahkan AC Milan pada pekan kedelapan Serie A, Senin (23/11), WIB.

Seperti diketahui, AC Milan saat ini sedang dalam kondisi terbaiknya. Tim Stefano Pioli tercatat di peringkat pertama klasemen Liga Italia dengan mengemas 17 poin.

Menariknya, lawan Napoli, dari 7 laga yang dilakoninya, belum menyentuh kekalahan baik di kandang maupun tandang. Sedangkan sebelum jeda internasional mereka bermain imbang 2-2 melawan Hellas Verona di San Siro (8/11).

Sementara itu, Fabian Ruiz dan kawan-kawan di liga domestik masing-masing kalah dua kali melawan Juventus dan Sassoulo. Namun, mereka saat ini berada di posisi ketiga dan masih ingin meraih scudetto 2020/21.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Frank Lampard Bisa Mainkan Dua Bintang, Ini Lineup Chelsea di Newcastle
Fabian Ruiz Enggan Bergabung dengan Raksasa Liga Spanyol
Jurgen Klopp tidak memikirkan transfer Januari meski Liverpool sedang krisis cedera
Napoli Siap Bikin AC Milan Sakit Hati di San Paolo

Meski AC Milan sedang dalam permainan terbaiknya di liga, Fabian Ruiz memastikan Napoli akan menghentikan tren positif mereka saat bertemu di San Paolo.

Berbicara dengan Sky Sports Italia, Pesepakbola berusia 24 tahun itu mengaku Rossoneri sedang dalam kondisi bagus dan menurutnya, kesuksesan mereka sejauh ini karena para pemain dan pelatih bekerja sama dengan baik.

Sehingga dia yakin Napoli tidak akan mudah menghadapi mereka. Namun, dia menegaskan rekan satu timnya tidak akan mengizinkan Zlatan Ibrahimovic dan kawan-kawan meraih hasil sempurna di San Paolo.

Selain itu, Fabian Ruiz juga menjelaskan bahwa Gennaro Gattuso adalah pelatih yang baik dan pendekatannya kepada para pemain saat mereka dalam kesulitan lebih dari sekedar sebagai pelatih. Sedangkan jika mampu menang melawan AC Milan, poin mereka akan sama dan berpotensi bersaing memperebutkan Scudetto.

Namun Fabian Ruiz tak mau memikirkannya terlalu jauh. Menurutnya, saat ini yang harus dilakukan Napoli adalah tetap fokus di setiap pertandingan.

Sumber: Napoli Siap Bikin AC Milan Sakit Hati di San Paolo
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Milan disebut mulai kesal dengan bintang Turki-nya

Bola Gila – Manajemen AC Milan dikabarkan semakin kesal dengan agen gelandang andalan Turki Hakan Calhanoglu yang telah menawarkan pemain tersebut kepada dua rivalnya, Juventus dan Inter Milan.

Masa depan gelandang AC Milan asal Turki, Hakan Calhanoglu nampaknya masih jauh dari jelas, apalagi masalah kontrak barunya belum tuntas. Sang pemain, melalui agennya, dikabarkan meminta gaji yang terlalu tinggi dengan apa yang bisa atau dianggap pantas oleh skuad asal kota mode itu.

Selain tuntutan gaji yang disebut-sebut menjadi penghalang utama kesepakatan terkait kontrak baru, ada hal lain yang kini membuat manajemen Milan mulai kesal dengan agen Calhanoglu, Gordon Stipic. . Berdasarkan informasi yang dipublikasikan Tuttosport, tim asuhan Stefano Pioli sangat tidak senang dengan kelakuan Stipic yang dikabarkan telah menawarkan kliennya kepada dua rival utama skuad Merah dan Hitam, Juventus dan Inter Milan.

Dengan kontrak yang berakhir pada 2021, sang pemain akan memiliki kesempatan untuk melakukan negosiasi resmi dengan klub mana pun mulai Januari. Tentu saja Milan masih punya kans untuk membelanya jika memang Calhanoglu masih ingin bertahan dengan timnya saat ini dan tak memilih tawaran lain.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Kartu Merah Edinson Cavani! Brasil Menang 0-2 Atas Uruguay, 5 Poin Di Atas Argentina
Manajer Jerman itu menyebut kekalahan 6-0 sebagai hari tergelap dalam sejarah
Mohamed Salah Optimis Segera Kembali Setelah Positif Covid-19
382 Miliar Pemain Murah Jadi Pahlawan Kemenangan Spanyol Tadi Malam

Namun, masih karena Januari belum final, Milan bisa merasa kesal melihat pemainnya terus ditawarkan agennya ke banyak tim, terutama Juve dan Inter. Keduanya memang rival abadi Rossoneri dan dikabarkan juga cukup tertarik untuk mengontrak Cahlanoglu dengan status bebas transfer.

Secara teknis akan lebih baik jika Milan bisa mengonfirmasi status Calhanoglu sebelum Januari karena negosiasi akan lebih sulit ketika sang pemain bisa melakukan kontak dengan klub lain. Namun, jika skuad Merah Hitam merasa percaya diri dengan posisinya, maka sebenarnya negosiasi sampai kapan pun hingga kontrak sang pemain resmi berakhir tetap bisa dilakukan.

Milan sendiri tampaknya enggan mengalah dari tawaran gaji mereka yang berkisar Rp 59 miliar. Sedangkan agen asal Calhanoglu dikabarkan meminta kliennya mendapatkan gaji 100 miliar per musim.

Sumber: Milan disebut mulai kesal dengan bintang Turki-nya
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

AC Milan siap bersaing dengan rival dua abadnya untuk mendapatkan bek muda Verona

Bola Gila – AC Milan dikabarkan siap bersaing ketat dengan dua rivalnya, Juventus dan Inter Milan dalam perburuan bek muda Hellas Verona, Matteo Lovato.

Mampu menjadi andalan baru Hellas Verona di lini belakang musim ini meski baru berusia 20 tahun membuat Matteo Lovato menjadi incaran sejumlah klub papan atas. Meski musim Serie A baru menginjak pekan ketujuh, konsistensi penampilan Lovato tampaknya cukup membius raksasa Serie A, AC Milan yang merupakan salah satu peminat utama bek muda tersebut.

Milan sendiri sudah melihat secara langsung performa Lovato saat kedua tim berlaga di partai Serie A akhir pekan lalu yang berakhir imbang 2-2. Nampaknya performa bek akademi Verona tersebut cukup memberikan keyakinan bahwa bakatnya akan cocok untuk dikembangkan bersama skuat Merah Hitam.

Namun, rencana Milan untuk mendatangkan Lovato sama sekali tidak akan mudah karena berdasarkan laporan dari Corriere di Torino, baik Juventus maupun Inter Milan sama-sama tertarik dengan pemain tersebut. Jika ketiganya serius memboyong bek muda tersebut, maka bisa jadi akan terjadi persaingan ketat di bursa transfer nanti.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Dicuekin Man Utd, Donny van de Beek mencetak gol indah untuk Belanda tadi malam
Mengikuti jejak Marcus Rashford, Jesse Lingard Memutuskan Agen Mino Raiola
Pelit seperti Real Madrid, kebijakan transfer Man United dipertahankan oleh para legenda klub
Lampard Harus Tiru Manajemen Mourinho Agar Chelsea Juara Premier League

Milan sendiri sebenarnya sudah ingin mendatangkan bek baru pada Januari nanti, karena merasa butuh tambahan amunisi baru di sektor itu. Saat ini, skuad Merah Hitam hanya mengandalkan Alessio Romagnoli, Simon Kjaer dan Matteo Gabbia untuk bergantian mengisi posisi tengah.

Meski masih ada dua nama lagi di skuad Milan, Leo Duarte kurang memiliki kredibilitas dan kemungkinan akan segera dilepas. Sementara itu, Mateo Musacchio masih belum pulih dari cederanya dan kontraknya juga akan segera berakhir pada 2021.

Namun, terlepas dari ketertarikan Lovato, pemain tersebut bukan satu-satunya target skuad Rossoneri I untuk mengisi posisi bek tengah mereka di bulan Januari. Skuat Stefano Pioli dikabarkan masih mengincar Ozan Kabak milik Schalke yang menjadi salah satu incaran Milan pada bursa transfer musim panas lalu.

Sumber: AC Milan siap bersaing dengan rival dua abadnya untuk mendapatkan bek muda Verona
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

AC Milan diminta memanfaatkan kompetitor & # 39; situasi awal yang lambat

Bola Gila – Arrigo Sacchi mengklaim AC Milan bisa merebut Scudetto musim ini dan tim Stefano Pioli harus memanfaatkan saingannya ' mulai lambat.

Seperti diketahui, raksasa Liga Italia hingga pekan ketujuh belum menyentuh kekalahan. Tercatat, tim asuhan Stefano Pioli hanya bermain imbang masing-masing 2 kali melawan AS Roma dan yang terbaru bermain imbang 2-2 melawan Hellas Verona. Sementara sisanya menang.

Kini, AC Milan masih bertengger di puncak klasemen Serie A dengan mengemas 17 poin. Di sisi lain, Juventus yang dilatih Andrea Pirlo masih berada di urutan kelima dan Inter Milan turun ke urutan ketujuh.

Kondisi rivalnya yang masih belum konsisten tampil di Serie A, Arrigo Sacchi pun mendesak Rossoneri untuk benar-benar memanfaatkan start yang mengecewakan para pesaingnya. Ia menilai itu salah satu cara untuk merebut gelar musim 2020/21.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Chelsea akan ditinggalkan pemain ini di Bursa Transfer Januari
Pepe Reina Sarankan Karir Gelandang Napoli di Spanyol
Gabriel Magalhaes Menjanjikan Arsenal Akan Berbeda
Real Madrid: Martin Odegaard dapat memberkati absennya Valverde

Berbicara dengan Gazzetta dello Sport, Arrigo Sacchi mengatakan AC Milan harus terus percaya diri di setiap pertandingan. Menurutnya, klub yang dia bina punya peluang besar menjadi juara musim ini.

Namun untuk mewujudkannya, dia meminta tim Stefano Pioli untuk terus bermain oke di setiap laga Serie A. Dia menganggap itu satu-satunya cara untuk mengatasi persaingan dari lawan yang memulai musim dengan lambat. Meski begitu, dia meminta mereka untuk terus mengawasinya. Pasalnya, sewaktu-waktu mereka bisa memberikan kejutan.

Usai jeda internasional, kubu AC Milan akan menghadapi pertandingan yang sangat alot. Tercatat mereka akan melawan Napoli dan di laga tersebut mereka akan melakoni laga tandang ke San Paolo.

Sekedar informasi, Napoli sendiri saat ini berada di posisi ketiga klasemen dan mereka menang 1-0 akhir pekan lalu atas Bologna.

Menariknya, jika AC Milan kalah, tentu saja posisi Zlatan Ibrahimovic di puncak klasemen bisa tergeser Partenopei.

Sumber: AC Milan diminta memanfaatkan kompetitor & # 39; situasi awal yang lambat
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Ibrahimovic Tak Mengekspresikan Kekesalan pada Pelatih Saat Milan Dikalahkan Lille

Bola Gila – Striker senior AC Milan Zlatan Ibrahimovic tak melampiaskan kekecewaannya pada pelatih Stefano Pioli saat timnya menelan kekalahan pertama dari Lille melainkan mentalitas skuad Merah Hitam.

Kekalahan pertama AC Milan dari Lille di Europa League setelah mencatatkan rekor tak terkalahkan selama 24 pertandingan memang mengecewakan dan beberapa cerita menarik. Salah satu hal yang dibicarakan di Italia adalah reaksi bomber andalan Milan, Zlatan Ibrahimovic saat ditarik off oleh pelatih Stefano Pioli saat tertinggal 3-0.

Semula banyak yang mengira bahwa isyarat tangan Ibrahimovic ditujukan kepada seorang Pioli, karena mereka mungkin merasa kecewa dengan pilihan taktik sang pelatih untuk pertandingan tersebut. Kemungkinan lainnya adalah sang pemain mengungkapkan kekecewaan pada dirinya sendiri karena tidak bisa tampil baik dan mengangkat rekan satu timnya.

Pioli sendiri mengaku kepada media tidak mengetahui maksud gerakan tangan Ibrahimovic dan menilai sang pemain hanya kecewa dengan penampilannya sendiri. Namun, pemberitaan terbaru dari beberapa media Italia seperti Tuttosport dan Corriere della Sera menyebutkan bahwa penyerang asal Swedia itu mengarahkan gesturnya ke mentalitas timnya yang memang sudah out of place pada pertandingan tersebut.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Ibrahimovic Tak Mengekspresikan Kekesalan pada Pelatih Saat Milan Dikalahkan Lille
Ozil tersingkir, sindir eks Arsenal Mikel Arteta
Arsene Wenger diharapkan melatih Bayern Munich
Vidal Menjelaskan Alasan Pindah ke Inter Milan

Ibrahimovic dinilai akan berusaha menunjukkan faktor-faktor yang menyebabkan Milan tertinggal tiga gol saat ditarik lebih banyak karena faktor mental dan psikologis. Kekalahan pertama dalam waktu lama dari Milan mengejutkan banyak pihak, apalagi skornya cukup berat.

Meski musim ini skuad Pioli tak pernah ketinggalan, namun musim lalu mereka mampu bangkit dari ketertinggalan beberapa kali, bahkan menghadapi lawan yang lebih tangguh. Untuk itu, Ibrahimovic tidak menutup kemungkinan melihat faktor psikologis yang menjadi alasan utama para pemain tidak mampu bereaksi dengan baik setelah tertinggal dan justru semakin kehilangan disiplin.

Bukan hal yang aneh jika performa Milan malah disorot oleh pelatih Hellas Verona Ivan Juric yang menyebut pesta melawan Lille terlihat sangat aneh. Verona sendiri akan menjadi lawan berikutnya dari tim Merah Hitam akhir pekan ini dalam laga lanjutan Serie A.

Sumber: Ibrahimovic Tidak Mengekspresikan Kekesalan pada Pelatih Saat Milan Dikalahkan Lille
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

New Milan akan serius memikirkan Scudetto dengan syarat

Bola Gila – Kubu AC Milan menurut pelatih mereka, Stefano Pioli baru akan mulai serius memikirkan Scudetto jika masih berada di puncak klasemen Serie A pada pekan ke-32.

Masih memimpin klasemen sementara Serie A di pekan-pekan awal musim baru dan mampu mempertahankan performa post lock down hingga saat ini masih belum membuat AC Milan terlalu percaya diri. Hal ini terlihat dari pernyataan pelatih mereka, Stefano Pioli, yang kembali menolak anggapan bahwa timnya sudah mulai membicarakan dan memikirkan Scudetto.

Dalam wawancara dengan media Prancis, L & # 39; Equipe, Pioli kembali mengatakan masih terlalu banyak pertandingan di hadapan mereka saat ini sehingga fokus harus tetap pada target awal untuk berusaha lolos ke Liga Champions. Bagi sang pelatih, mereka akan mempertimbangkan pemikiran akan Scudetto baru jika memang hingga pekan ke-32 skuad Merah Hitam masih pada posisi yang sama di klasemen.

Pernyataan Pioli sangat memperjelas bahwa saat ini konsentrasi dan fokus Milan adalah berusaha memenangkan setiap pertandingan yang ada di depan mata mereka. Meski melanjutkan rekor gemilang yang telah dibuat sejak lockdown berakhir, musim baru ini Milan masih hanya memainkan enam pertandingan di Serie A.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Napoli Jarang Menang, Gattuso: Jangan Bangun Menunggu Ditampar!
Lima gol CFR Cluj pembantaian, Paulo Fonseca: Roma membuat pertandingan ini terlihat mudah!
Rekap Hasil Liga Europa: Milan, Roma, Arsenal, Tottenham, Leicester
Hasil Liga Europa: Arsenal Menang, Tapi Nyaris Gagal Bikin Gol

Tidaklah bijaksana untuk segera berambisi tentang Scudetto, karena persaingannya bahkan belum setengah jalan. Namun, satu hal yang pasti, Pioli sendiri merasa percaya diri dengan masa depan skuadnya karena saat ini ada program yang nyata dan jelas di Milan.

Proyeksi untuk menghadirkan talenta-talenta muda bertalenta yang dipadukan dengan beberapa pemain berpengalaman menjadi opsi yang terlihat sangat sukses di Milan. Pioli sendiri juga mengingatkan bahwa para punggawa muda di timnya bukan sembarang pemain, karena mereka juga memiliki kedewasaan dan keseriusan.

Bahkan ada nama seperti Gianluigi Donnarumma, Franck Kessie dan Hakan Calhanoglu yang sudah memiliki kepribadian yang sangat kuat. Dengan karakter pemain seperti mereka, skuad Merah Hitam memang semakin solid karena Milan tak hanya mengandalkan kepemimpinan Zlatan Ibrahimovic atau Simon Kjaer.

Sumber: Milan Baru Akan Serius Memikirkan Scudetto Pada Kondisi
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Mino Raiola di Milan Bahas Kontrak Baru Donnarumma, Romagnoli

Bola Gila – Agen super Mino Raiola dikabarkan berada di Milan untuk memulai pembicaraan dengan klub untuk memperpanjang kontrak dua kliennya Gianluigi Donnarumma dan Alessio Romagnoli.

Berdasarkan La Gazzetta dello SportAgen Italia itu tiba di Milan kemarin untuk membahas masa depan kedua kliennya, dengan kontrak mereka akan berakhir masing-masing pada musim panas 2021 dan 2022.

Kontrak Gianluigi Donnarumma akan habis pada akhir musim ini dan kabar di Italia mengklaim Mino Raiola menginginkan klausul pelepasan Rp 511 miliar yang termasuk dalam kesepakatan baru sang pemain jika Milan gagal mencapai zona Liga Champions.

Patut diingat bahwa pada saat Rossoneri ingin memperpanjang kontrak penjaga gawang di musim panas 2017, mereka berjanji untuk menyamai ambisi penjaga gawang Italia dengan membangun skuad kompetitif untuk memenangkan gelar masa depan.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Tekel ini hampir berakhir dengan mematahkan kaki juara Eropa di Liga Inggris tadi malam
Mino Raiola di Milan Bahas Kontrak Baru Donnarumma, Romagnoli
Andrea Pirlo Manajer Terburuk Juventus di Era Andrea Agneli
Juventus Mengumumkan Ronaldo Telah Negatif Setelah Karantina 19 Hari

Sayangnya sampai saat ini janji Milan belum terpenuhi. Selain gagal bersaing memperebutkan gelar Liga Italia dari Juventus, mereka juga sama sekali absen dari kompetisi antar klub Eropa sejak musim 2019/2020 dan baru bermain di Liga Europa pada musim 2020/2021.

Meski ada secercah harapan bagi pemenang Liga Champions 7 kali musim ini setelah awal musim yang spektakuler dengan memuncaki klasemen Liga Italia dan mendominasi penyisihan grup Liga Europa dengan rekor tak terkalahkan sejauh ini.

Donnarumma adalah seorang penjaga gawang yang berasal dari tim yunior Milan, mulai mendapatkan peluang di tim utama pada 2015 dan melakukan debutnya di era Sinisa Mihajlovic. Sedangkan Romagnoli bergabung dari Roma pada 2015 dengan kesepakatan senilai Rp 426 miliar.

Sumber: Mino Raiola di Milan Bahas Kontrak Baru Donnarumma, Romagnoli
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Puas dengan performa tim, Milan tidak akan mengubah strategi transfer

Bola Gila – Puas dengan performa yang ditunjukkan tim hingga saat ini, manajemen AC Milan memastikan tidak akan mengubah strategi transfer yang ingin fokus mendatangkan talenta-talenta muda bertalenta.

Meningkatnya performa AC Milan belakangan ini memang membuat raksasa Serie A semakin percaya diri dengan metode yang mereka gunakan. Salah satu strategi yang diterapkan skuat Merah Hitam sejak awal musim lalu adalah mulai lebih fokus mendatangkan talenta-talenta muda bertalenta dengan kombinasi satu atau dua pemain berpengalaman.

Strategi transfer baru tersebut membuat Milan kini menjelma menjadi salah satu tim termuda tak hanya di Italia tapi juga di Eropa. Meski menaruh banyak fokus pada punggawa yang belum berpengalaman bisa disebut berjudi, namun pilihan tersebut tampaknya cukup cocok dengan situasi skuad Stefano Pioli.

Performa tim yang memang dalam kondisi membaik sejak pasca lock down hingga kini semakin membuat manajemen klub yakin akan pilihannya. Untuk itu, Milan dipastikan akan terus melakukan strategi transfer yang sama, termasuk di bursa musim dingin Januari.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Sergio Ramos Diprediksi bertahan oleh eks pelatih Timnas Indonesia
Reina meminta Lazio bangga dengan penampilan tim melawan Brugge
Awal Terbaik Liga Champions Pertandingan Kedua XI: Aneh, 4 Pemain Chelsea Masuk, Pemain Zero MU!
Arsenal Dapatkan Pesan Khusus Dari Pelatih Dundalk

Hal ini dibenarkan oleh CEO dari skuad Merah dan Hitam Ivan Gazidis yang mengungkapkan kepada TMW bahwa strategi mendatangkan pemain muda dan membantu mereka tumbuh dan berkembang tidak akan berubah. Gazidis juga menambahkan, meski cukup puas dengan pergerakan mereka di bursa musim panas, manajemen Rossoneri sudah mempersiapkan diri menghadapi bursa transfer musim dingin ini.

Meski sudah dilihat sebagai skuad yang memang kompetitif, Milan disebut-sebut masih mengincar sejumlah pemain di posisi tertentu untuk semakin memperkuat skuad Pioli. Masih memimpin klasemen Serie A hingga pekan kelima, Rossoneri tentu paham bahwa jalan masih panjang dan dengan situasi tak menentu akibat pandemi, kedalaman skuat menjadi sangat penting.

Milan sendiri sudah cukup menderita karena ketidakpastian situasi akibat Covid-19, di mana beberapa pemain penting mereka absen karena virus. Usai Zlatan Ibrahimovic yang sudah pulih, Gianluigi Donnarumma beberapa waktu lalu juga diekspos dan tak bisa memperkuat timnya saat ditahan AS Roma.

Sumber: Puas dengan Performa Tim, Milan Tak Akan Ubah Strategi Transfer
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Jelang Menghadapi Roma, Milan Kehilangan Kiper Andalan Akibat Covid-19

Bola Gila – Masalah Covid-19 kembali dialami AC Milan setelah mereka kehilangan kiper andalan mereka, Gianluigi Donnarumma, yang positif terkena virus jelang partai melawan AS Roma.

Hanya beberapa jam sebelum laga lanjutan Serie A melawan AS Roma, kabar tak sedap sampai ke pemuncak klasemen, AC Milan. Skuad Stefano Pioli harus kembali kehilangan pemain akibat masalah Covid-19, setelah pemeriksaan pada Minggu (25/10) memastikan ada dua pemain yang terjangkit virus tersebut, yakni Gianluigi Donnarumma dan Jens Hauge.

Kabar tersebut tentunya sangat mengecewakan bagi skuad Merah-Hitam yang masih kehilangan Matteo Gabbia akibat Covid-19 dan kini harus menambah dua pemain lagi. Dari segi peran, bisa jadi absennya Donnarumma menjadi yang terpenting karena ia adalah penjaga gawang utama tim Pioli yang belum ia gantikan musim ini.

Kepastian absennya Donnarumma dan Hauge diumumkan langsung oleh Milan melalui situs resmi klub yang juga menambahkan bahwa tiga anggota staf dari tim lain juga dinyatakan positif mengidap virus tersebut. Ketiga staf tersebut tentunya bukan bagian dari para pemain, karena tes lanjutan yang dilakukan terhadap pemain lain memastikan sudah tidak ada lagi yang terpapar Covid-19.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Jelang Menghadapi Roma, Milan Kehilangan Kiper Andalan Akibat Covid-19
Frenkie De Jong Ungkap Nasihat Koeman Sebelum Pergi ke Barca
Fabinho Memberikan Pesan Khusus Kepada Pemain Liverpool
Bayern Munich Diperkuat oleh Serge Gnabry

Tentu akan ada tes lebih lanjut untuk memastikan kondisi Donnarumma atau Hauge, tapi tentunya mereka tidak akan bisa tampil pada Selasa (27/10) dini hari melawan Roma. Karenanya, di posisi penjaga gawang kemungkinan besar Milan akan memasang kiper asal Rumania, Ciprian Tatarusanu, yang baru didatangkan pada musim ini dari Lyon.

Harapan dari Milan, tentunya Tatarusanu akan siap tampil bagus karena sang pemain belum pernah bermain sama sekali di musim ini. Donnarumma memang menjadi sosok yang nyaris tak tergantikan di skuad Merah Hitam, namun kini mungkin mereka harus siap kehilangan penjaga gawang timnas Italia untuk beberapa laga ke depan.

Beruntung bagi Milan, baik Donnarumma dan Hauge serta staf yang terpapar Covid-19 dalam kondisi baik dan tidak menunjukkan gejala. Situasi ini bisa membuka harapan bahwa setidaknya kedua punggawa itu tidak akan terlalu lama absen.

Sumber: Jelang Hadapi Roma, Milan Kehilangan Kiper Andalan Akibat Covid-19
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Simon Kjaer Selalu Percaya Pada Kemampuannya Membantu Milan

Bola Gila – Bek Denmark AC Milan Simon Kjaer mengaku tak pernah meragukan kemampuannya untuk membantu dan membela skuad Merah Hitam.

Mampu menang 3-1 atas Celtic di partai pertama penyisihan grup Liga Europa, AC Milan melanjutkan catatan bagusnya. Pasukan Stefano Pioli telah membukukan kemenangan kedelapan berturut-turut musim ini yang juga berarti bahwa The Red and Blacks masih belum terkalahkan dalam 21 pertandingan.

Salah satu sosok yang kembali berperan penting dalam kemenangan Milan adalah bek asal Denmark, Simon Kjaer. Bek tengah yang berpengalaman mampu kembali menunjukkan kemampuan bertahannya yang sangat baik dan memimpin rekan-rekannya dalam pertahanan tim Merah Hitam.

Meski sempat ragu saat tiba dari Sevilla pada Januari lalu, Kjaer mampu menjelma menjadi sosok penting di lini pertahanan tim Pioli. Namun sang pemain sendiri mengaku tak pernah meragukan kemampuannya untuk bisa membantu Milan.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Barcelona Tidak Akan Menjual Griezmann Tahun Depan
Daftar pemain yang paling sering berpindah klub! Ada Hingga 29 Latihan!
Manchester City Akan Mengalami Masalah Mencuri Poin di London
Simon Kjaer Selalu Percaya Pada Kemampuannya Membantu Milan

Berbicara kepada situs resmi klub, Kjaer mengatakan kunci kesuksesannya selama bertahun-tahun adalah kesediaannya untuk bekerja keras dan memberikan yang terbaik di setiap pertandingan. Dia juga mengatakan bahwa dia selalu tahu apa yang harus dia lakukan baik di lapangan maupun di sesi latihan tentunya.

Lebih lanjut, Kjaer juga mengatakan bahwa dirinya sangat suka melakukan guard one on one dengan lawannya. Menurut bek asal Denmark ini, man to man marking memang menjadi kelebihan yang ia miliki karena ia selalu memberikan segalanya saat melakukan tekel.

Bersama Zlatan Ibrahimovic, Kjaer memang menjadi pemain penting bagi skuat Merah Hitam, terutama lewat pengalaman dan kemampuannya menata lini belakang. Bek berusia 31 tahun ini bisa dibilang salah satu kunci penting dalam kebangkitan tim Pioli hingga saat ini.

Musim ini saja sang pemain selalu tampil sebagai starter dan memimpin lini belakang tim Stefano Pioli bersama Matteo Gabbia atau Alessio Romagnoli. Milan tentu sangat berharap Kjaer bisa mempertahankan performanya hingga akhir musim untuk bisa membantu mereka meraih kesuksesan.

Sumber: Simon Kjaer Selalu Percaya Diri Dengan Kemampuannya Membantu Milan
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola