Puas dengan performa tim, Milan tidak akan mengubah strategi transfer

Bola Gila – Puas dengan performa yang ditunjukkan tim hingga saat ini, manajemen AC Milan memastikan tidak akan mengubah strategi transfer yang ingin fokus mendatangkan talenta-talenta muda bertalenta.

Meningkatnya performa AC Milan belakangan ini memang membuat raksasa Serie A semakin percaya diri dengan metode yang mereka gunakan. Salah satu strategi yang diterapkan skuat Merah Hitam sejak awal musim lalu adalah mulai lebih fokus mendatangkan talenta-talenta muda bertalenta dengan kombinasi satu atau dua pemain berpengalaman.

Strategi transfer baru tersebut membuat Milan kini menjelma menjadi salah satu tim termuda tak hanya di Italia tapi juga di Eropa. Meski menaruh banyak fokus pada punggawa yang belum berpengalaman bisa disebut berjudi, namun pilihan tersebut tampaknya cukup cocok dengan situasi skuad Stefano Pioli.

Performa tim yang memang dalam kondisi membaik sejak pasca lock down hingga kini semakin membuat manajemen klub yakin akan pilihannya. Untuk itu, Milan dipastikan akan terus melakukan strategi transfer yang sama, termasuk di bursa musim dingin Januari.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Sergio Ramos Diprediksi bertahan oleh eks pelatih Timnas Indonesia
Reina meminta Lazio bangga dengan penampilan tim melawan Brugge
Awal Terbaik Liga Champions Pertandingan Kedua XI: Aneh, 4 Pemain Chelsea Masuk, Pemain Zero MU!
Arsenal Dapatkan Pesan Khusus Dari Pelatih Dundalk

Hal ini dibenarkan oleh CEO dari skuad Merah dan Hitam Ivan Gazidis yang mengungkapkan kepada TMW bahwa strategi mendatangkan pemain muda dan membantu mereka tumbuh dan berkembang tidak akan berubah. Gazidis juga menambahkan, meski cukup puas dengan pergerakan mereka di bursa musim panas, manajemen Rossoneri sudah mempersiapkan diri menghadapi bursa transfer musim dingin ini.

Meski sudah dilihat sebagai skuad yang memang kompetitif, Milan disebut-sebut masih mengincar sejumlah pemain di posisi tertentu untuk semakin memperkuat skuad Pioli. Masih memimpin klasemen Serie A hingga pekan kelima, Rossoneri tentu paham bahwa jalan masih panjang dan dengan situasi tak menentu akibat pandemi, kedalaman skuat menjadi sangat penting.

Milan sendiri sudah cukup menderita karena ketidakpastian situasi akibat Covid-19, di mana beberapa pemain penting mereka absen karena virus. Usai Zlatan Ibrahimovic yang sudah pulih, Gianluigi Donnarumma beberapa waktu lalu juga diekspos dan tak bisa memperkuat timnya saat ditahan AS Roma.

Sumber: Puas dengan Performa Tim, Milan Tak Akan Ubah Strategi Transfer
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Tak ingin Bayern Munich mengubah taktik untuk memperkecil lini depan PSG

Gilabola.com – Manajer Hansi Flick menegaskan bahwa Bayern Munich tidak akan mengubah taktik mereka dan akan terus bermain ofensif meski menghadapi Paris Saint-Germain dengan lini depan yang luar biasa di final Liga Champions malam ini.

Bersama Kylian Mbappe, Neymar dan Angel Di Maria, juara Ligue 1 itu punya salah satu lini depan terbaik dunia dan punya kemampuan membongkar juara Bundesliga '. pertahanan.

Ketajaman ketiganya memang sangat impresif, dengan Mbappe telah mencetak 30 gol dan mencatatkan 19 assist, Neymar 19 gol 12 assist, dan Di Maria 12 gol 23 assist di berbagai kompetisi musim ini untuk PSG..

Namun, manajer Bayern Hansi Flick menegaskan, timnya tidak akan mengubah gaya bermain melawan Paris Saint-Germain di final Liga Champions, Senin (24/8).

Berita Sepak Bola Terbaru:
Anthony Martial tampil gemilang di MU, ini kuncinya
Pelatih Inggris Mengejutkan Satu Pemain Dipenjara Dan Satu Lagi Terkena Jelang Pertandingan Nations League
Napoli Incar Bek Tengah Jerman
Arsenal diam-diam ingin menggaet eks Barcelona itu

"Dalam permainan kami selama 10 bulan terakhir, kami selalu berusaha memaksakan gaya kami kepada lawan dan selalu bermain dengan garis pertahanan tinggi," kata Hansi Flick melalui Sky Sports. "Pada akhirnya kami mendapatkan hasil dengan melakukan itu, jadi kami tidak akan mengubah gaya permainan kami."

"Yang kami perhatikan pertama-tama adalah fakta bahwa kami memiliki garis pertahanan yang tinggi. Kami tidak ingin memberi terlalu banyak ruang kepada lawan, tetapi tentu saja ada sedikit ruang di belakang garis pertahanan kami."

“Yang penting kami bisa menekan lawan saat kami menguasai bola. Kami harus memastikan kami dapat menutupi semua ruang di pertahanan kami saat kami menyerang. Penting untuk memotong garis operan lawan dan tidak memberi mereka ruang untuk mengoper bola. Mereka memiliki kecepatan dan tim top dengan pemain luar biasa. "

Bayern Munchen memang pantas optimistis dengan pertandingan ini dan justru Paris Saint-Germain yang mungkin harus lebih waspada karena sang juara Jerman musim ini tampil sensasional di Liga Champions, menyapu bersih 10 pertandingan mereka sejak fase grup dan mencetak satu gol. total 42 gol dan hanya kebobolan 8 gol. !

Sumber: Tak rela mengubah taktik Bayern Munchen untuk meredam lini depan PSG
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola