Jumat Berkah Untuk Tottenham, Transfer Gareth Bale dan Menang Liga Europa

Gila Bola – Bisa dipastikan Tottenham Hotspur akan mengisi banyak judul berita sepak bola pada hari Jumat (18/9) dengan kemenangan Liga Europa dan transfer masuk Gareth Bale, keduanya terjadi dan diumumkan pada hari ini.

Anak-anak Jose Mourinho dibuat berdebar oleh skuad Lokomotiv Plovdiv, sebuah tim asal Bulgaria, setelah tuan rumah mencetak gol lebih dulu pada menit 71. Tottenham akan merasa sangat beruntung dengan dua pemain klub serikat buruh kereta api di kota Plovdiv itu terkena kartu merah pada menit 78, memungkinkan Harry Kane menyamakan skor 1-1 dari titik penalti, sebelum pemain yang baru direkrut musim lalu, Tanguy Ndombele melepaskan serangan lambat ke pojok gawang dan mengecoh kiper lawan.

Tapi berita yang lebih besar lagi sudah ditunggu pada hari Jumat siang dengan pemain asal Wales yang merumput selama tujuh tahun terakhir di Santiago Bernabeu, Gareth Bale, akan diumumkan secara resmi sebagai pemain baru (tapi lama) Tottenham Hotspur dengan status pinjaman dari Los Blancos.

Bale pada hari Rabu hanya 20 menit menghabiskan waktu di kompleks latihan di Valdebebas. Ia dilaporkan datang ke kompleks latihan Real Madrid itu hari Kamis pagi pukul 10.15 waktu setempat, menggunakan mobil Audi warna kelabu dengan atasan putih dan rambut dikuncir seperti biasanya. Lokasi latihan Valdebebas itu hanya 20 menit jauhnya dari airport Madrid, dengan Gareth Bale bisa langsung menuju pesawat jet pribadi apabila ia memperoleh lampu hijau dari manajemen Los Blancos untuk melanjutkan satu musim masa pinjaman di Tottenham pada 2020/2021.

Berita Bola Terbaru:
Update Transfer 18 September 2020: Inter Milan, Barcelona, Juventus, Man Utd, Hotspur, Milan
Cetak Gol Kemenangan Hotspur Atas Lomotiv Plovdiv, Mou Masih Ragukan Ndombele
BERSEJARAH! Ronaldo Messi Absen Penghargaan Liga Champions 2019/2020
Jumat Berkah Untuk Tottenham, Transfer Gareth Bale dan Menang Liga Europa

Gareth Bale mencatatkan 251 penampilan bersama Real Madrid, melesakkan 105 gol dan 68 assist sepanjang eranya di Santiago Bernabeu. Bandingkanlah itu dengan 203 penampilan, 56 gol dan 58 assist selagi merumput di White Hart Lane di London.

Dipercaya bahwa klub London putih itu akan membayari hanya 40 persen saja dari gaji segunung Bale sebesar 12,45 Milyar rupiah per minggu, dengan 60% sisanya akan ditanggung oleh Real Madrid. Selain Bale, bek kiri Sergio Reguilon juga diharapkan akan berpindah ke Tottenham dengan kedua nama mungkin saja akan diumumkan pada hari Jumat ini.

Namun mengingat situasi krisis saat ini, dan aturan soal karantina dua minggu untuk semua pendatang dari Spanyol, maka paling cepat Gareth Bale baru bisa turun membela Spurs pada 17 Oktober mendatang melawan rival sesama London, West Ham United.

Sumber: Jumat Berkah Untuk Tottenham, Transfer Gareth Bale dan Menang Liga Europa
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Barcelona Bayar Liverpool Karena Coutinho Menang Liga Champions, Benarkah?

Gilabola.com – Belakangan ini banyak dipercaya oleh berbagai kalangan bahkan dirilis di berbagai media dalam negeri bahwa Barcelona diharuskan membayar lima juta euro, sekitar 87 miliar rupiah, kepada Liverpool setelah Bayern Munich menjuarai Liga Champions.

Pembayaran tersebut diklaim terkait dengan klausul penjualan Philippe Coutinho yang menyebutkan bahwa The Reds akan mendapat bayaran ekstra dari Barcelona jika playmaker asal Brasil itu memenangkan kompetisi Eropa. Apakah itu benar? Apa faktanya?

Hal ini sudah dibahas oleh Waktu sejak beberapa hari lalu dan Liverpool Gema Sekali lagi mengulangi laporan yang sama tentang klausul gelandang berusia 28 tahun itu setelah raksasa Bavaria itu mengamankan gelar Liga Champions berkat kemenangan 1-0 atas Paris Saint-Germain.

Menurut laporan Waktu, Barçelona tidak perlu membayar ekstra untuk Liverpool setelah Philippe Coutinho menjadi juara Eropa karena klausul spesifik tentang Barcelona memenangkan kompetisi, tidak hanya Brasil yang memenangkan cup telinga besar.

Laporan sementara dari Liverpool Gema menyebutkan, pembayaran sisa bonus lima juta euro, sekitar 87 miliar rupiah, hanya akan dibayarkan oleh La Liga jika playmaker asal Brasil itu mencapai jumlah penampilan tertentu untuk Blaugrana.

Detail Bonus Barca untuk Liverpool

Sebelumnya diketahui Liverpool menjual Philippe Coutinho ke Barcelona pada Januari 2018 seharga dua triliun rupiah sebagai biaya awal dengan bonus tambahan hingga 695 miliar rupiah.

Detail bonusnya cukup rumit. Merseyside akan dibayar 5 juta euro (87 miliar) untuk setiap 15 penampilan untuk Barca, yang berarti The Reds sejauh ini mengumpulkan Rp 435 miliar untuk 75 pertandingan yang dimainkan Coutinho di Camp Nou.

Untuk setiap kali Barcelona lolos ke perempat final Liga Champions, Liverpool akan mendapat bayaran tambahan sebesar 87 miliar rupiah, yang berarti mereka telah menghasilkan sekitar 174 miliar selama dua musim terakhir.

Kini jumlah akhir bonus, yakni 87 miliar terakhir, hanya akan dibayarkan jika playmaker berusia 28 tahun itu mencapai 90 pertandingan untuk Blaugrana., jumlah penampilan yang tidak terpenuhi saat ia dipinjamkan ke juara Jerman musim ini.

Artinya Liverpool tidak akan mendapatkan bonus 87 miliar rupiah dari Barcelona setelah Philippe Coutinho menjadi juara Liga Champions bersama Bayern Munich musim 2019/2020 ini. Jadi sekarang sudah jelas.

Sumber: Barcelona Membayar Liverpool Karena Coutinho Menang Liga Champions, Benarkah?
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

10 Besar Liga Champions Sejak 2010, Cristiano Ronaldo Menang Tiga Kali

Gilabola.com – Situs Whoscored.com merilis daftar pemain dengan nilai terbaik per musim yang telah terdaftar di Liga Champions sejak itu Opta mulai mengumpulkan data untuk musim 2009/2010. Cristiano Ronaldo menempati urutan pertama tiga kali.

Alhasil, rating Robert Lewandowski untuk musim 2019/2020 menjadi pemain dengan rekor tertinggi per musim, sedangkan Lionel Messi paling dominan karena tampil lima kali dalam 10 kesempatan di daftar ini. Dan inilah daftar lengkapnya:

1. Robert Lewandowski 2019/2020 (rating 9.03)

Penyerang asal Polandia itu tampil luar biasa pada musim 2019/2020, selalu mencetak gol dalam 19 dari 11 pertandingan Liga Champions Bayern Munich. Satu-satunya saat dia gagal mencetak gol adalah di final. Total Robert Lewandowski mencetak 15 gol dan 6 assist, membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak kompetisi.

2. Lionel Messi 2014/2015 (peringkat 8.90)

Di masa keemasan trio MSN, Lionel Messi mengantarkan Barcelona meraih treble winners kedua dengan mengalahkan Juventus di final Liga Champions. Di musim itu, La Pulga mencetak 10 gol dan 5 assist untuk Blaugrana di kompetisi ini.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Barcelona Tolak Juventus & # 39; Tawaran untuk Luis Suarez Meski nasibnya belum jelas
Willian punya ambisi besar di Arsenal, Arteta bersemangat
Lazio sangat antusias menyambut kompetisi musim depan
Antonio Rudiger Berharap Liverpool dan Man City Tidak Menang

3. Lionel Messi 2011/2012 (rating 8.88)

2012 adalah tahun terbaik Lionel Messi dengan 91 gol dalam satu tahun kalender. Sementara itu, di Liga Champions musim 2011/2012, ia mencetak 14 gol dan 7 assist yang luar biasa. Sungguh memalukan bahwa mereka kalah secara dramatis dari Chelsea di semifinal melalui gol-gol dari Ramires dan Fernando Torres.

4. Lionel Messi 2010/2011 (rating 8,87)

Masih Lionel Messi, musim ini dia membantu Barcelona mengalahkan Manchester United di final 3-1 melalui performa yang dominan, dengan trio Messi, David Villa dan Pedro Rodriguez semuanya mencetak gol. Di musim itu, La Pulga mengoleksi 12 gol dan 3 assist.

5.Rating Lionel Messi 2018/2019 (rating 8.77)

Ada alasan kuat mengapa Lionel Messi masih dianggap layak meraih Ballon d'Or 2019 mengalahkan Virgil van Dijk yang menjadi juara Liga Champions. Penyerang asal Argentina itu mencetak 51 gol di berbagai kompetisi, termasuk 12 gol dan 3 assist di kompetisi elit Eropa.

6. Cristiano Ronaldo 2013/2014 (rating 8.71)

Rating tertinggi didapatkan Cristiano Ronaldo pada musim 2013/2014 dengan mencetak rekor 17 gol semusim di Liga Champions, ditambah 5 assist, dan membantu Real Madrid menang dengan mengalahkan Atletico Madrid 4-1 di final melalui perpanjangan waktu. .

7. Lionel Messi 2009/2010 (rating 8.44)

Meski gagal memimpin Barcelona ke klasemen, kalah dari Inter Milan di semifinal, Lionel Messi terus tampil luar biasa musim itu, mencetak 8 gol dalam 11 penampilan impresif sebagai superstar muda.

8. Cristiano Ronaldo 2011/2012 (nilai 8,43)

Cristiano Ronaldo menjalani musim spesial musim 2011/2012 dengan mencetak 60 gol dari 55 penampilan di berbagai kompetisi. Sedangkan di Liga Champions, dia mencetak 10 gol dan 3 assist. Sayangnya, Real Madrid kalah di babak semifinal saat itu melawan Bayern Munich lewat adu penalti.

9. Cristiano Ronaldo 2017/2018 (nilai 8.12)

Ada alasan kuat mengapa Cristiano Ronaldo merasa gelar Ballon d'Or 2018 dirampok dari dirinya dengan Luka Modric memenangkannya musim itu karena dia adalah pemain terbaik dalam rating untuk Madrid, baik di Liga Champions maupun di La Liga. . Di musim itu superstar Portugal itu mencetak 15 gol dan 3 assist di Eropa dan 26 gol di kompetisi domestik, total 44 gol di berbagai kompetisi.

10. Sadio Mane 2017/2018 (dinilai 8,12)

Sadio Mane menjadi bintang utama Liverpool sejak musim 2017/2018, mencetak 10 gol di Liga Inggris dan 10 gol di Liga Champions serta mengantarkan timnya ke final Liga Champions. Sayangnya timnya kalah 3-1 dari Real Madrid oleh Gareth Bale yang tampil heroik dari bangku cadangan.

Sumber: 10 Besar Liga Champions Sejak 2010, Cristiano Ronaldo Menang Tiga Kali
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Bayern Munchen Menang, Flick belum sepenuhnya puas

Bola Gila – Pelatih Bayern Munich Hansi Flick tak puas dengan penampilan defensifnya saat melawan Lyon di semifinal Liga Champions.

Bertanding di Estadio Jose Alvalade, Kamis (20/8) dini hari WIB. Kubu Bayern Munich menang 3-0 di mana dua gol melalui Serge Gnabry dan satu gol lagi dari Robert Lewandowski.

Meski raksasa Liga Jerman menang, Hansi Flick tak senang dengan pertahanannya. Pasalnya, klub Prancis pada babak pertama mampu memberikan tekanan dan mendapat peluang melalui Memphis Depay dan Toko Ekambi.

Usai pertandingan sang pelatih langsung melontarkan kritik dan ia berharap pada laga final Liga Champions melawan PSG para pemain bertahan bisa tampil dengan baik.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Koeman Datang, Kabar Baik Untuk Frenkie De Jong
Arsene Wenger Sedih Lihat Serge Gnabry Meroket di Bayern Munich
Mikel Arteta Mulai Mempersiapkan Timnya untuk Musim Depan
Tak Jadi Pelatih, Ralf Rangnick Mengkritik AC Milan

Berbicara dengan Sky Sports, Flick mengatakan permainan itu sulit sejak awal. Baginya Lyon baru saja menampilkan permainan bagus melawan Manchester City dan Juventus. Menurutnya mereka adalah tim yang kuat secara taktik dan telah menimbulkan masalah bagi timnya sejak awal pertandingan.

Sehingga ia harus bisa bertahan lebih baik, sebelumnya ia juga mengatakan bahwa Bayern Munchen tidak boleh kehilangan bola dengan mudah, tapi justru para pemain yang melakukannya.

Adapun PSG baginya adalah tim yang bagus, mereka berjuang keras untuk lolos ke semifinal dan mencapai final. Dengan garis pertahanan yang tidak oke, Hansi Flick akan menganalisis beberapa hal karena menurutnya lawannya memiliki sejumlah pemain yang cepat.

Meski harus merombak pertahanan, sang ahli taktik tahu bahwa kekuatan terbesar timnya adalah menekan lawan.

Sekadar informasi, dari 10 pertandingan Liga Champions yang dimainkan tim Hansi Flick, tidak ada satupun yang kalah. Tak ayal, peluang merebut trofi Liga Champions musim ini terbuka lebar.

Sumber: Bayern Munchen Menang, Flick tidak sepenuhnya puas
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola