Striker Atalanta asal Kolombia itu masih optimistis timnya bisa mengalahkan Madrid

Gilabola.com – Striker Atalanta Luis Muriel masih belum kehilangan harapan bagi timnya untuk membalikkan keadaan melawan Real Madrid meski raksasa Spanyol itu.

Atalanta gagal memanfaatkan peluang pada laga pertama di kandang, setelah harus kalah 1-0 dari Real Madrid. Namun kekalahan tersebut tidak membuat La Dea patah hati, karena merasa sedikit diuntungkan pada pertandingan tersebut setelah harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-17 karena Remo Freuler mendapat kartu merah.

Kekecewaan akibat kartu merah yang diterima disampaikan oleh striker Atalanta asal Kolombia, Luis Muriel usai laga dalam wawancaranya dengan Sky Sport Italia. Para pemain menyebut hukuman itu ketidakadilan di mana mereka merasa keputusan pengadilan pertandingan untuk mengeluarkan Freuler agak berlebihan.

Kartu merah menurut Muriel juga langsung mengubah pendekatan mereka pada pertandingan, meski pada awalnya mereka sudah menyiapkan strategi berbeda. Praktis karena bermain dengan satu pemain pendek, Atalanta harus tampil lebih defensif dari yang diinginkan.

Namun, meski harus kalah 1-0 di kandang sendiri, Muriel tetap optimistis dengan peluang timnya lolos dari Madrid. Menurut penyerang timnas Kolombia itu, hanya tertinggal satu gol masih memberikan peluang bagi La Dea untuk membalikkan keadaan saat pertemuan kedua, meski harus bermain di Spanyol.

Kepercayaan abdi dalem Muriel dan Atalanta terkait peluang mereka bukan sepenuhnya tanpa alasan. Tim asuhan Gian Piero Gasperini sebenarnya berhasil mencatatkan rekor bagus saat bermain tandang di penyisihan grup dimana mereka mengalahkan semua lawannya termasuk Liverpool dan Ajax.

Tentunya Madrid akan memberikan tantangan yang berbeda dan fase knockout tentunya memiliki situasi yang berbeda jika dibandingkan dengan fase grup. Namun, dengan gaya permainannya yang agresif dan berbahaya di lini depan, tentu La Dea memang pantas dipercaya dengan peluangnya.

Faktor pengalaman bisa menjadi faktor yang mempengaruhi hasil akhir, namun Atalanta dipastikan tidak akan menyerah. Madrid harus bersiap menghadapi kegigihan anak buah Gasperini di pertemuan kedua nanti.

Aaron Ramsey dinilai masih layak bermain di Juventus

Gilabola.com – Mantan pemain Arsenal Robert Pires menyatakan Aaron Ramsey adalah pelatih ideal untuk Andrea Pirlo di Juventus.

Setelah bermain untuk Arsenal dari tahun 2008, pemain asal Wales itu akhirnya memutuskan hengkang dari London Utara pada tahun 2019 dan melanjutkan karirnya ke Liga Italia bersama Juventus. Si Nyonya Tua sendiri membawa pemain itu secara gratis.

Di musim pertamanya bersama Bianconeri, Aaron Ramsey bermain dalam 24 pertandingan di Serie A. Selain itu, ia juga berhasil mempersembahkan trofi Liga Italia untuk klub barunya. Di musim keduanya, rival pemain di sektor tengah semakin banyak. Pasalnya, Andrea Pirlo sebagai ahli taktik menambah amunisi dengan mendatangkan pemain seperti Weston McKennie dan Arthur Melo.

Meski persaingan ketat, Robert Pires menilai eks pemain Cardiff City itu masih layak bermain di bawah arahan Andrea Pirlo.

Berita terbaru:
Guardiola Ungkap Target Jika City Gagal di Empat Besar
Shkodran Mustafi Mengirim Pesan Menyentuh untuk Fans Arsenal
David Moyes membuka suara setelah Lingard melakukan debut yang manis
Maaf Liverpool, Kylian Mbappe akan bergabung dengan Madrid karena idola Cristiano Ronaldo

Berbicara dengan TMW, Robert Pires mengatakan Aaron Ramsey selama waktunya di Juventus tampil bagus. Diakuinya persaingan di Juventus sangat ketat karena di setiap posisi semua pemain bagus, namun ketika dipercaya bermain mampu membuktikannya seperti yang dilakukan melawan Sampdoria dengan mencetak gol.

Menurutnya, pemain selama di Juventus bisa membuat perbedaan dan hal-hal seperti ini mirip dengan yang dia lakukan saat masih berseragam Arsenal. Karena itu, ia berharap Andrea Pirlo selaku pelatih bisa mempercayakan sang pemain. Sebab, Aaron adalah pemain sepak bola yang bagus.

Bersama Juventus musim ini, Aaron Ramsey telah bermain dalam 14 pertandingan di Liga Italia dengan mengemas 2 gol dan menyumbang 3 assist. 9 di antaranya dia mainkan sebagai starter.

Sedangkan dalam kemenangan 2-0 atas Sampdoria akhir pekan lalu, ia mencetak satu gol. Di pertandingan itu dia masuk sebagai pemain pengganti.

Kini, melalui kontribusi Aaron Ramsey Juventus berada di urutan keempat klasemen dan memiliki selisih satu poin dengan AS Roma.

Ibrahimovic Gagal Lagi, Kessie: Dia Masih Eksekutor, Penalti Penting Bagi Striker

Gilabola.com – Zlatan Ibrahimovic telah melewatkan kesempatan dari titik penalti untuk keempat kalinya musim ini setelah striker tua Swedia itu gagal menyelesaikan tugasnya dari titik penalti dalam pertemuan AC Milan melawan Bologna lagi.

Beruntung AC Milan akhirnya berhasil menang 2-1 atas tuan rumah Bologna di Renato Dall & # 39; Ara, Sabtu (30/1), dengan Ante Rebic menyelesaikan bola rebound Zlatan Ibrahimovic sebelum Franck Kessie menyelesaikan penalti kedua. rossoneri.

Kemenangan ini merupakan bukti dari dua kekalahan beruntun sebelumnya bagi tim Stefano Pioli yang kalah 3-0 dari Atalanta dalam pertandingan terakhir mereka di Serie A di San Siro, sebelum disingkirkan oleh Inter Milan 2-1 di laga tersebut. Perempat final Coppa Italia.

Usai pertandingan, gelandang Franck Kessie menegaskan bahwa Zlatan Ibrahimovic tetap menjadi pengambil utama penalti AC Milan karena peluang dari titik penalti lebih berarti bagi seorang penyerang, sembari mengungkapkan bahwa bomber berusia 39 tahun itu yang memintanya. untuk mengambil penalti kedua. rossoneri di babak kedua.

"Ibra adalah pengambil penalti yang berdedikasi," kata gelandang Pantai Gading itu Sky Sport Italia. "Di babak kedua dia membiarkan saya menendangnya, tapi dia adalah pengambil penalti utama kami."

“Jadi siapa yang akan mengambil penalti tergantung keputusannya karena tendangan penalti lebih penting untuk penyerang. Laga hari ini sangat penting, selalu sulit bermain di kandang lawan, terutama di markas Bologna. Kami menginginkan tiga poin dan pada akhirnya kami mendapatkannya. "

Dengan kemenangan ini AC Milan telah mempertahankan keunggulan dua poin dari rival sekotanya Inter Milan dengan 46 poin dari 20 pertandingan, dan tujuh poin di atas juara bertahan Juventus yang masih memiliki satu pertandingan di tangan. Terakhir kali rossoneri menang Serie A pada tahun 2011.

Milan Masih Belum Menyerah Kejar Bek Kiri Barcelona

Gila Bola – Pimpinan klasemen sementara, AC Milan belum akan menyerah untuk berusaha memboyong bek kiri milik Barcelona, Junior Firpo meskipun sang pemain kabarnya sudah sempat menolak tawaran I Rossoneri.

Sudah mendatangkan tiga pemain pada bursa transfer bulan Januari, AC Milan masih belum selesai untuk menambah kekuatan skuad mereka. Sadar dengan ketatnya persaingan terutama pada paruh kedua musim, tim besutan Stefano Pioli masih ingin menambah satu pemain lagi pada posisi bek kiri.

Skuad Merah Hitam dikabarkan sudah mengincar bek milik Barcelona, Junior Firpo untuk menempatk posisi di sektor kiri pertahanan mereka dan menjadi pelapis bagi Theo Hernandez. Namun, tawaran mereka sebelumnya sempat ditolak oleh sang pemain karena dirinya tidak yakin akan bisa mendapatkan banyak kesempatan bermain serta karena alasan keluarga.

Namun, berdasarkan kabar dari Sportmediaset, Milan ternyata belum menyerah untuk berusaha mendatangkan sang pemain dan kembali berusaha membujuknya untuk bergabung. Kesepaktan dengan Barcelona sudah tidak menjadi masalah karena I Rossoneri disebut telah setuju memboyong Firpo dengan formula pinjaman berbayar serta opsi untuk pembelian sebesar Rp 342 Miliar.

Berita Terkini:
Tuchel Bukan Pilihan Utama, Chelsea Lamar Pelatih Lain Usai Dikalahkan Leicester
Milan Masih Belum Menyerah Kejar Bek Kiri Barcelona
Thomas Tuchel Langsung Bertugas Saat Chelsea Menjamu Wolves
Striker asal Rusia Ungkap Alasannya Gabung Fiorentina

Namun, memang hingga saat ini sang pemain masih perlu dibujuk lebih lanjut dan masih belum memberikan jawaban lagi. Firpo masih diberikan waktu setidaknya hingga dua hari ke depan untuk memberikan keputusan akhir apakah tetap memilih untuk menolak Milan dan bertahan di Barcelona atau sebaliknya.

Hanya menjadi pemain pengganti selama ini, Barcelona memang sama sekali tidak keberatan untuk melepas punggawanya asal Brazil tersebut. Akan tetapi, Firpo sendiri juga ragu apakah dengan pindah ke Milan dia akan bisa mendapatkan kesempatan bermain yang lebih banyak karena tetap disiapkan sebagai pelapis Hernandez.

Selain itu, kelahiran anak keduanya yang belum sebulan umurnya juga disebut menjadi alasan mengapa tawaran awal dari Milan ditolak oleh sang pemain. Tampaknya skuad Merah Hitam sudah merasa tidak memiliki banyak alternatif lain sehingga tetap ngotot ingin membujuk Firpo agar dirinya bersedia bergabung dengan mereka pada jendela transfer musim dingin saat ini.

Pembicaraan Kontrak Baru Bek Muda Inter Milan Masih Berhenti

Bola Gila – Rencana Inter Milan untuk memperpanjang kontrak bek muda Alessandro Bastoni saat ini tidak berlanjut karena masalah keuangan yang melanda klub.

Sejak melakukan debutnya musim lalu, Alessandro Bastoni terus berkembang menjadi pemain yang sangat penting bagi lini belakang Inter Milan. Pemain berusia 21 tahun ini terus mendapat pujian karena tidak hanya memiliki kemampuan bertahan yang baik, tetapi juga memberikan kontribusi yang cukup baik di sektor serangan Inter.

Umpan apiknya kepada Nicolo Barella dalam laga Inter melawan Juventus menunjukkan potensi besar seorang Bastoni. Karena performanya yang semakin meningkat, Inter sebenarnya sudah berniat untuk memperbarui kontrak sang pemain yang sebenarnya akan berakhir pada 2023.

Namun, tampaknya proses terkait kontrak baru harus menunggu karena saat ini pembicaraan kedua pihak masih macet. Menurut pengakuan agen pemain, Tullio Tinti, saat ini semuanya macet akibat masalah ekonomi yang melanda banyak klub, termasuk Inter tentunya.

Berita terbaru:
Hanya bermain 5 menit dalam satu setengah bulan, Odegaard meminta untuk pergi Januari ini
Olivier Giroud absen membela Chelsea melawan Leicester tadi malam, rupanya inilah alasannya
Gaji 90 Miliar Tapi Pekerjaan Cuma Jogging, Bek Chelsea Ini Mendapat Kritik Pedas
Dari 4,3 triliun, menghabiskan 7 pemain, Lampard: Chelsea belum siap bersaing! Lha?

Memahami masalah yang ada, agen tersebut mengatakan kepada Rai Radio 1 Sport bahwa sekarang bukan waktu yang tepat bagi mereka untuk membahas kontrak baru. Dengan durasi kontrak Bastoni yang masih cukup panjang, sang pemain tidak masalah jika harus menunggu untuk membicarakan masa depannya bersama Nerazzurri.

Sang agen sendiri juga terus memberikan jaminan bahwa Bastoni tidak akan mengalami masalah apapun di Inter dan akan menunggu dengan sabar waktu yang tepat. Nerazzurri sendiri tentunya menyadari bahwa mereka memiliki aset masa depan yang berharga di Bastoni karena bek muda tersebut juga menjadi perhatian beberapa klub besar Eropa lainnya.

Untuk itu, sang pemain tidak perlu terlalu mengkhawatirkan masa depannya, karena Inter pasti akan berusaha mencari jalan keluar agar sang pemain bisa bertahan selama mungkin. Bastoni sendiri masih menunjukkan loyalitasnya kepada tim Antonio Conte dan tidak ada keinginan untuk meninggalkan klubnya.

Gennaro Gattuso masih memenuhi syarat untuk melatih Napoli

Bola Gila – Roberto De Zerbi membantah menggantikan Gennaro Gattuso di Napoli. Baginya, dia adalah pelatih yang hebat.

Ahli taktik Sassuolo baru-baru ini dikaitkan dengan kembalinya ke tim teratas Liga Italia untuk menggantikan mantan pelatih AC Milan. Perlu dicatat, Roberto De Zerbi sebelumnya bermain untuk Napoli dari tahun 2006 hingga 2010.

Saat aktif bermain untuk Partenopei, dia memiliki kenangan indah. Tak ayal, Roberto De Zerbi memang pantas menggantikan Gennaro Gattuso. Di sisi lain, ia mampu membawa Sassuolo ke posisi keempat klasemen Liga Italia, di mana ia unggul satu poin dengan Napoli yang berada tepat di urutan kelima.

Meski sempat dikaitkan kembali dengan Napoli, Roberto De Zerbi menilai pelatih saat ini sudah tepat menangani Lorenzo Insigne dan kolega.

Berita Sepak Bola Terbaru
Barcelona Sulit Disindir Setelah Menggambar Melawan Eibar
Memenangkan Wolves, Neville memperingatkan Liverpool: Man Utd sekarang menjadi penantang gelar Liga Premier
Gennaro Gattuso masih memenuhi syarat untuk melatih Napoli
Rashford Ungkap Rahasia Golnya, Manfaatkan Kelemahan Bek Wolves Ini!

Berbicara dengan SportItalia, Roberto De Zerbi mengatakan Napoli adalah tempat yang mengesankan. Dia berkata dia tidak akan bisa melupakannya. Pasalnya, punya kenangan indah saat aktif bermain. Menurutnya, saat ini Napoli dilatih oleh orang yang tepat seperti Gennaro Gattuso.

Ia menjelaskan bahwa dirinya juga memiliki hubungan yang baik dengan pelatih Napoli tersebut. Baginya, dia adalah ahli taktik profesional. De Zerbi menegaskan dia hanya bisa berharap yang terbaik untuk karir kepelatihannya dan untuk mantan klubnya.

Sebagai informasi, Gennaro Gattuso hingga saat ini kursi kepelatihannya masih belum aman. Pasalnya, sebelum masa kerjanya berakhir pada Juni 2021, belum ada tanda-tanda pembicaraan kontrak baru.

Sementara itu, di bawah arahannya, kubu Napoli bisa mengatakan performanya jauh lebih baik dan itu membuktikan mampu menjuarai Coppa Italia 2019/2020.

Bahkan, tim asuhan Gennaro Gattuso musim ini juga tengah diperebutkan sebagai penantang gelar Liga Italia.

Sudah Dipelajari Lawan, Bayern Masih Akan Waspada Lazio

Bola Gila – Meski mempelajari permainan Lazio, Bayern Munchen akan tetap mewaspadai bahaya yang bisa ditimbulkan oleh calon lawan raksasa Bundesliga itu di babak 16 besar Liga Champions.

Dijadwalkan menghadapi Lazio di babak 16 besar Liga Champions, Bayern Munich masih menjadi tim favorit untuk lolos ke babak selanjutnya. Meski demikian, tim besutan Hans-Dieter Flick ini tentunya tidak akan meremehkan calon lawan mereka yang sudah terbukti mampu menyulitkan Borussia Dortmund di fase grup.

Bayern melalui direktur olahraganya Hasan Salihamidzic mengaku sudah mempelajari Lazio sejak penyisihan grup saat menghadapi Dortmund. Meski tentunya sudah siap menghadapi anak asuh Simone Inzaghi, sutradara tetap mengingatkan timnya untuk tidak bingung karena calon lawan tidak mudah dihadapi.

Berbicara kepada Tuttomercatoweb, menurut Salihamidzic, Lazio bisa dibilang tim yang tidak akan senyaman menghadapi hampir semua tim Italia lainnya. Maka FC Hollywood tentunya diminta untuk terus mengawasi tim asal Roma yang bisa mengancam apalagi lewat ketajaman Ciro Immobile.

Performa Bayern masih cukup tajam di Eropa, terbukti dengan suksesnya finis pertama di grupnya dan mengalahkan Atletico Madrid. Namun, penampilan anak asuh Hansi Flick di Bundesliga dalam beberapa pertandingan terakhir menunjukkan tanda-tanda penurunan yang bisa berbahaya jika tidak segera diatasi oleh raksasa Jerman tersebut.

Salah satu kekurangan Bayern saat menghadapi Lazio tentunya menjadi beban sebagai tim yang sangat diunggulkan untuk bisa melaju ke babak selanjutnya. Sementara lawan mereka akan bermain tanpa beban, tentu saja dan hanya berusaha memberikan yang terbaik.

Untungnya, Bayern memiliki pemain berpengalaman yang terbiasa menghadapi tekanan apa pun. Harapan Bayern sendiri tentunya bisa melaju lebih jauh di Liga Champions musim ini atau bahkan bisa memenangkannya lagi, karena itu kendala dari Lazio yang harus bisa mereka hadapi jika ingin meraih sukses lagi.

Belum Pulih, Dua Bintang Milan Masih Absen Saat Menghadapi Genoa

Bola Gila – Belum pulih 100 persen dari cedera, dua bintang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic dan Simon Kjaer dikabarkan masih absen saat tim besutan Stefano Pioli itu menghadapi Genoa.

Jelang laga tengah pekan melawan Genoa di lanjutan Serie A, para pemuncak klasemen, AC Milan masih belum bisa tampil dengan kekuatan penuh. Anak asuh Stefano Pioli masih akan kehilangan dua bintang berpengalamannya, yakni Zlatan Ibrahimovic dan Simon Kjaer.

Kedua pemain ini telah berperan penting dalam kebangkitan skuat Merah dan Hitam sejak kedatangan mereka di awal tahun 2020. Sayangnya keduanya mengalami cedera otot dan hingga saat ini dikabarkan belum pulih sepenuhnya.

Kabar terbaru dari Sepakbola Italia menyebutkan bahwa Ibrahimovic dan Kjaer masih berlatih terpisah dari anggota skuad utama lainnya. Kedua punggawa senior tersebut menjalani pelatihan individu untuk mempercepat proses penyembuhannya agar nantinya bisa segera kembali berlatih bersama rekan satu tim lainnya.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Ronald Koeman senang melihat pemain Barcelona tidak senang karena berada di bangku cadangan
Belum Pulih, Dua Bintang Milan Masih Absen Saat Menghadapi Genoa
Berfokus pada Juventus, Pelatih Atalanta enggan membahas nasib kaptennya
Sulit menembus tim utama Atletico, gelandang asal Uruguay itu bisa kembali ke Arsenal

Ibrahimovic sebenarnya sempat kembali berlatih bersama skuad utama pada Senin (14/12) kemarin, namun ia dikabarkan masih merasakan sakit. Itu sebabnya pemain kini harus kembali menjalani latihan individu agar proses penyembuhan tidak terganggu.

Bomber berusia 39 tahun itu mengalami cedera saat Milan bermain melawan Napoli beberapa waktu lalu di mana penyerang tersebut juga berhasil mencetak dua gol. Meski kondisinya tidak terlalu serius, baik Ibrahimovic maupun skuad Merah Hitam tidak mau memaksakan diri terlalu dini.

Besarnya peran Ibrahimovic tak hanya terlihat dari kontribusi golnya di lapangan, tapi kemampuan sang bomber meningkatkan kepercayaan diri rekan-rekannya yang sebagian besar masih muda. Jika pemain asal Swedia itu menjadi wakil di lini depan, maka Kjaer adalah sosok yang sangat membantu dalam menata sektor pertahanan dari Milan.

Sejak kedatangannya, Kjaer langsung menjadi pilihan utama di lini belakang untuk bermitra dengan kapten tim, Alessio Romagnoli atau bek muda, Matteo Gabbia. Bek Denmark memiliki pengalaman dan kemampuan kepemimpinan yang baik dan sering terlihat memberikan nasihat kepada bek Milan lainnya.

Hanya finis sebagai runner up, Atletico yakin lawannya masih akan ditakuti di Liga Champions

Bola Gila – Meski hanya finis sebagai runner-up grupnya di Liga Champions, Atletico Madrid menurut bek andalannya Mario Hermoso tetap akan menjadi tim yang ditakuti lawan di babak 16 besar.

Tampil meyakinkan di La Liga pada pekan-pekan awal musim, performa Atletico Madrid di Liga Champions tak sebaik di kompetisi lokal. Tim Diego Simeone harus menunggu hingga pertandingan terakhir penyisihan grup sebelum mengamankan tiket ke babak 16 besar setelah menang 2-0 atas RB Salzburg.

Kemenangan yang diraih Atleti akhirnya memastikan mereka menjadi runner-up Grup A, di belakang juara bertahan Bayern Munich. Menjadi salah satu tim peringkat dua, dari segi jadwal, tim asuhan Simeone dipastikan akan menghadapi lawan yang lebih berat di atas kertas dibanding jika mereka finis di puncak klasemen.

Namun, meski bisa menemukan lawan tangguh, bek Atletico asal Spanyol, Mario Hermoso, tidak terlalu khawatir. Dalam wawancaranya dengan Marca, sang pemain tetap optimis dengan kekuatan timnya sendiri dan merasa bahwa Los Rojiblancos akan tetap menjadi salah satu klub yang akan ditakuti oleh beberapa lawan potensial mereka.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Hanya finis sebagai runner up, Atletico yakin lawannya masih akan ditakuti di Liga Champions
Real Sociedad optimistis Napoli bisa mengalahkan Napoli di laga terakhir Liga Europa
Bayern belum menutup pintu bagi bek serba bisa mereka untuk bertahan
Sikap Conte usai kegagalan Inter di Eropa bisa dikecam mantan pelatih legendaris itu.

Hermoso mengatakan Atletico memiliki tim yang kuat dan kedalaman yang baik di mana banyak pemain bisa saling menggantikan dan memainkan peran penting di setiap pertandingan. Selain itu, anak asuh Simeone akan selalu berusaha bermain untuk memenangkan setiap pertandingannya karena itulah mengapa mereka akan selalu menjadi tim yang merepotkan bagi siapapun.

Memang, meski harus sedikit usaha untuk lolos ke 16 besar Liga Champions, potensi Atletico bisa dibilang cukup besar. Melihat performanya di La Liga, anak asuh Simeone nampaknya akan menjadi salah satu klub yang akan mengejutkan banyak tim papan atas lainnya, apalagi jika mereka bersaing dengan sistem knockout nanti.

Kehadiran Luis Suarez di lini depan juga bisa menjadi salah satu senjata Atletico dengan pengalamannya. Kedewasaan permainan Joao Felix tampaknya juga menjadi kunci sukses Los Rojiblancos musim ini.

Meski Memuji, Pirlo Masih Berharap Lebih Dari Juventus & # 39; Bintang baru

Bola Gila – Meski dipuji atas penampilannya yang bagus di Liga Champions, Juventus & # 39; Bintang baru Federico Chiesa masih diharapkan untuk terus berbenah dan menjadi lebih baik lagi oleh pelatihnya, Andrea Pirlo.

Didatangkan dengan status pinjaman namun dengan opsi pembelian yang bisa total hingga Rp1 triliun, memang banyak harapan bagi winger anyar Juventus, Federico Chiesa. Performa sang pemain memang terlihat tidak terlalu konsisten, namun perkembangannya sepertinya mulai terlihat, apalagi dengan performa timnya di laga terakhir Liga Champions melawan Dynamo Kiev.

Pada partai melawan Kiev pada pertengahan pekan lalu, Chiesa berhasil mencetak gol dan juga sebuah assist untuk timnya. Penampilan sang pemain menuai banyak pujian, termasuk dari pelatihnya sendiri, Andrea Pirlo.

Bagi Pirlo, pemain sayap muda timnya sempat mengalami beberapa kesulitan di beberapa pertandingan pertama, namun itu hanya karena sang pemain masih membutuhkan waktu untuk bermain lebih leluasa. Meski demikian, sang pelatih mengaku cukup senang dengan penampilan eks bintang Fiorentina tersebut selama ini.

Meski begitu, kepada UEFA.com, Pirlo tetap mengingatkan Chiesa agar tidak terlena karena ini masih awal perjalanan sang winger. Pelatih merasa bahwa bintang mudanya masih harus bisa terus berkembang dan bermain lebih baik lagi ke depannya.

Tak hanya puas dengan penampilan seorang Chiesa, namun Pirlo sendiri mengaku senang dengan permainan apik yang ditunjukkan timnya melawan Kiev. Bagi pelatih saat ini penting bagi Juve untuk bisa bermain dengan baik, karena itu akan sangat membantu perkembangan tim secara keseluruhan musim ini.

Meski sudah memastikan tiket ke babak selanjutnya di Liga Champions, Pirlo mengaku masih akan serius di laga final grup melawan Barcelona. Menurut sang pelatih, laga melawan raksasa Catalan tersebut masih menjadi laga penting baginya dan harus ditanggapi dengan serius.

Namun, sebelum memikirkan Barca, sang pelatih mengingatkan para pemainnya untuk mengalihkan fokus sejenak ke Serie A. Si Nyonya Tua juga akan mendapat tantangan menarik, karena ia akan berlaga di partai Derby melawan rival sekota mereka, Torino.