Valencia dan Betis bersaing dengan Lyon untuk mendapatkan gelandang Brasil dari Milan

Bola Gila – Gelandang AC Milan asal Brazil, Lucas Paqueta yang sedang dikejar klub Prancis, Lyon dikabarkan juga menarik perhatian dua tim La Liga, Valencia dan Real Betis.

Dianggap kurang performanya bersama AC Milan selama ini, gelandang muda Brasil Lucas Paqueta dikabarkan bakal dilepas pada jendela transfer musim ini. Dibeli dengan harga Rp. 674 miliar, skuad Merah Hitam tak mau kalah lebih jika terus mempertahankan pemain yang terlihat sulit beradaptasi di San Siro itu.

Niat Milan melepas pemain tersebut mendapat sambutan dari klub Prancis, Lyon yang disebut-sebut sangat tertarik mendatangkan eks pemain Flamengo tersebut. Namun, hingga saat ini kabarnya tawaran yang dilontarkan tim asuhan Rudi Garcia tersebut masih jauh dari angka yang diminta Milan untuk gelandang berusia 23 tahun tersebut.

Milan sendiri tidak meminta harga yang sama seperti saat membelinya, karena mereka menyadari performa sang pemain memang sedang menurun. Untuk itulah, skuad Stefano Pioli sebenarnya rela melepas Paqueta dengan kisaran harga Rp. 408 miliar, namun nyatanya Lyon belum mampu membayar angka tersebut saat ini.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Gol dari 6 pemain muda Chelsea ini membuat The Blues ragu untuk membeli pemain baru
Hasil DFB Pokal: Borussia Dortmund menghancurkan Duisburg 5-0, pencetak gol termuda Jude Bellingham!
Hasil Liga Inggris: Setelah 4 Triliun, Tiga Gol Chelsea untuk Kiper Brighton Semua Pemain Lama
Sheffield United Kalah 0-2 Melawan Wolves, Tiga Menit Dua Gol!

Situasi ini kabarnya membuat beberapa klub La Liga mencoba memanfaatkannya dan melakukan pendekatan kepada skuad Merah Hitam untuk bisa mendatangkan sang pemain. Menurut berita dari Corriere dello SportSetidaknya ada dua klub Spanyol yang sangat diminati Paqueta, yakni Valencia dan Real Betis.

Kedua tim saat ini sedang mengamati situasi dan mungkin mencoba mengajukan penawaran pada waktu yang tepat. Namun, yang jadi masalah, baik Valencia maupun Betis juga ragu bisa memenuhi harga transfer yang diminta Milan bagi siapa pun yang tertarik pada Paqueta.

Kubu Lyon sendiri dikabarkan masih menunggu peluang untuk menjual sebagian punggawa mereka, terutama striker Memphis Depay yang kabarnya sedang diminati oleh Barcelona. Harapan klub Prancis, tentunya dengan dana hasil penjualan sang pemain, mereka bisa menggunakannya untuk membiayai pembelian Paqueta dari Milan sebelum bursa transfer tutup musim panas ini.

Sumber: Valencia dan Betis Bersaing dengan Lyon untuk mendapatkan gelandang Milan dari Brasil
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Arsenal kesulitan menarik bintang Lyon, inilah alasannya

Bola Gila – Arsenal kesulitan mendatangkan Houssem Aouar karena Lyon mematok harga jual yang sangat tinggi untuk pemain kuncinya.

Pemain berusia 22 tahun ini telah membuktikan dirinya sebagai salah satu gelandang muda terbaik di Eropa saat ini. Alhasil, ia mampu menarik minat dari beberapa klub besar di benua biru.

Tim-tim ini termasuk Manchester City, Juventus, dan Real Madrid. Namun di sisi lain, Houssem Aouar diam-diam ternyata jadi incaran utama Arsenal. Salah satu kontestan Liga Inggris dikabarkan menargetkan untuk bisa menjemputnya sebelum bursa transfer ditutup.

Sementara itu, kubu Lyon belum lama ini menolak proposal yang diajukan The Gunners. Dari berbagai pemberitaan, London Red mengusulkan pertukaran pemain yang melibatkan Matteo Guendouzi musim panas ini. Mereka menganggap pemain Prancis itu cocok untuk dimasukkan ke dalam kesepakatan guna mendapatkan tanda tangan Houssem Aouar.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Luis Suarez membantah pindah ke Juventus melalui pesan ini
Arsenal kesulitan menarik bintang Lyon, inilah alasannya
Rashford Menyebar Ancaman Menjelang Bergulirnya Liga Premier
Pembaruan Transfer 10 September 2020: Sancho, Man Utd, Barcelona, ​​Liverpool, Real Madrid, Arsenal

Menurut laporan Fabrizio Romano, Lyon tidak akan menerima tawaran pertukaran apapun dengan Arsenal. Wartawan ternama Italia tersebut juga mengungkapkan bahwa kubu Les Gones hanya akan menjual Aouar dengan cara membeli tunai. Laporan tersebut menyebutkan mereka mematok harga jual pemain pada 60 juta euro atau sekitar 1 triliun. Jika ada pembeli yang memenuhi harga tersebut, klub binaan Rudi Garcia hanya akan melepasnya.

Di sisi lain, Romano juga mengklaim bahwa Houssem Aouar sendiri sebenarnya tertarik berkarir di Liga Inggris. Namun, belum ada tawaran hak dari London Cannon ke Lyon, sehingga enggan melepasnya.

Sekedar informasi, Arsenal tertarik mengontraknya karena penampilannya yang impresif di Liga Champions 2019/2020. Penampilannya yang bagus di lini tengah membantu Lyon mengalahkan tim-tim papan atas seperti Juventus dan Manchester City.

Sumber: Arsenal kesulitan mendatangkan bintang Lyon, inilah alasannya
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

5 Alasan Bayern Munchen Terlalu Tangguh untuk Lyon, Anda Bisa Pesta Gol Lagi!

Gilabola.com – Bayern Munich sekarang hanya memiliki dua pertandingan tersisa untuk memenangkan treble kedua dalam sejarah, dimulai dengan Olympique Lyon di semifinal Liga Champions sebelumnya, jika lolos, menghadapi PSG di final.

Di atas kertas, tentu saja raksasa Bavaria itu menjadi unggulan teratas wakil Ligue 1 di empat besar dan berikut 5 alasan mengapa mereka bahkan bisa menang besar lagi di semifinal ini.

1. Rekor 100 Persen di Liga Champions

Perjalanan Bayern Munich ke semifinal benar-benar luar biasa, memenangkan semua dari sembilan pertandingan mereka sebelumnya sejak babak sistem gugur, mencetak total 39 gol dan hanya kebobolan 8 gol. Fantastis!

Sedangkan secara keseluruhan, mereka telah menjalani 24 pertandingan kompetisi sepanjang tahun 2020 tanpa kalah. Atau jika dihitung dari akhir 2019, sudah 28 pertandingan tak terkalahkan, menang 27 kali, 12 clean sheet, dan hanya gagal mencetak satu gol pun dalam hasil imbang tanpa gol melawan RB Leipzig.

Berita Sepak Bola Terbaru:
David de Gea kembali tertekan, Manchester United menawarkan hal tersebut kepada kiper mudanya
Juventus, Roma Bertemu di London, Bahas Pertukaran 7 Pemain
Napoli menunggu lamaran Manchester United untuk bek 1,6 triliun
Kaget, Man Utd Ingin Beli Empat Pemain Barcelona

2. Robert Lewangoalski

Satu gol tambahannya ke gawang Barcelona semakin mengukuhkan Robert Lewandowski sebagai pencetak gol terbanyak Liga Champions musim ini dengan 14 gol, dan total 54 gol hanya dalam 45 pertandingan!

Tak hanya itu, kontribusinya satu gol ke gawang raksasa Catalonia juga membuatnya menjadi pemain yang mencetak 50 gol untuk satu klub di Liga Champions untuk satu klub, membukukannya hanya dalam 60 pertandingan. Hanya Cristiano Ronaldo yang lebih cepat dengan 50 gol dalam 50 pertandingan.

3. Pasukan Kelas Dunia

Hampir sulit menemukan celah kelemahan skuat Bayern Munich saat ini. Selain Robert Lewandowski di lini depan, lini tengah penyerang luar biasa produktif, dengan Thomas Mueller dan Serge Gnabry sama-sama mencetak dua digit gol dan assist, masing-masing 14 gol 26 assist dan 21 gol 14 assist di berbagai kompetisi.

Di lini belakang, Alphonso Davies semakin menegaskan dirinya sebagai bek kiri terbaik dunia ketika mengalahkan Nelson Semedo di perempat final, melengkapi bek kanan terbaik dunia Joshua Kimmich yang telah mencetak 7 gol dan 14 assist musim ini. Jangan lupakan juga kemitraan lini tengah Thiago Alcantara dan Leon Goretzka yang menjadikan mereka tim dengan penguasaan bola terbaik di dunia.

4. Sejarah Memihak Bayern Munchen

Lyon pernah menguasai Liga Prancis dan memenangkan tujuh gelar liga berturut-turut antara 2002 dan 2008. Selama dekade itulah mereka mengalami beberapa pertemuan sengit melawan Bayern di Liga Champions.

Sebagai hasil dari enam pertemuan, juara Jerman itu hanya kalah sekali, seri dua kali dan menang tiga kali, dengan ketiga kemenangan beruntun datang dalam tiga pertemuan terakhir mereka. Sementara kini Bayern sedang dalam performa terbaiknya dan Lyon tersandung di Ligue 1, tentu sulit berharap banyak anak buah Rudi Garcia bisa melanjutkan kejutannya di sini.

5. Sentuhan Hansi Flick

Harus diakui, di balik performa luar biasa Bayern Munich saat ini, manajer mereka Hansi Flick memiliki peran yang sangat besar, memenangkan 31 dari 34 pertandingan kompetitif, mencetak 112 gol dan hanya kebobolan 26 gol! Tingkat kemenangan manajer bernama lengkap Hans-Dieter Flick di liga sebesar 88 persen ini juga yang terbaik dari semua pelatih Bayern dalam sejarah Bundesliga (rata-rata 2,76 poin per pertandingan), mengungguli peraih treble tim Jupp Heynckes 2012/2013. (rata-rata 2,65 poin per pertandingan).

Sisi Bayern juga mencetak lebih banyak gol per pertandingan (3,3 gol) rata-rata dari skuad pemenang treble sebelumnya (2.80), sementara mereka juga memiliki peluang untuk memenangkan treble winners musim ini.

Hans-Dieter Flick, yang berusia 55 tahun, berhasil menampilkan yang terbaik dari setiap pemain dan menyatukan mereka menjadi satu tim yang solid. Salah satunya adalah bagaimana ia mengembalikan Thomas Mueller yang terpinggirkan menjadi playmaker terbaik dunia saat ini yang membuatnya memecahkan rekor 21 assist di Bundesliga.

Sumber: 5 alasan Bayern Munich terlalu tangguh untuk Lyon, bisa pesta lagi gol!
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola