Lihat Neymar Berusaha Curi Gol Juan Bernat, Dikiranya Gak Kelihatan

Gila Bola – Sudah gagal mencetak gol sejak 24 Juli, Neymar yang terlihat frustrasi berusaha mencuri gol Juan Bernat pada kesempatan gol ketiga PSG ke gawang RB Leipzig tadi malam pada semi final Liga Champions.

PSG menang 3-0 atas RB Leipzig pada semi final pertama Liga Champions, Rabu (19/8) dinihari. Tapi fokus bahasan para pengamat bola terarah pada upaya Neymar mencuri gol ketiga Paris Saint-Germain dari pemain Spanyol Juan Bernat.

PSG sudah unggul dua gol dari babak pertama, saat pertandingan semi final Champions League ini memasuki 11 menit usai kick-off babak kedua. Sebuah perebutan bola terjadi di sisi kanan kotak penalti klub Bundesliga itu dan Angel Di Maria mengirim sebuah umpan silang ke depan gawang, dengan Juan Bernat menyundul bola tipis ke arah tiang jauh.

Sepesekian detik sebelum bola melintasi garis gawang Neymar datang dengan kecepatan tinggi dan berusaha menyepak bola. Ia berhasil tapi bola sudah dalam kondisi melewati garis gawang dan gol tadi sah menjadi milik sang pemain Spanyol. Lihat adegan Neymar berusaha mencuri gol mantan pemain Bayern Munchen tersebut dan dari bahasa tubuhnya terlihat sang striker Brasil merasa itu adalah golnya.

Aksi Neymar tersebut tidak luput dari komentar para pengamat amatir sepak bola yang menggunakan media sosial untuk menumpahkan perasaannya. Pesan yang terkirim hampir sama nadanya, seolah-olah sang pemain Brasil bisa mencuri gol dan seluruh dunia tidak tahu aksinya itu.

Rasa frustrasi Neymar sangat bisa dipahami. Dia belum bikin gol lagi sejak laga-laga Liga Champions dimulai kembalil Agustus ini. Gol terakhirnya terjadi ke gawang Saint-Etienne pada final Coupe de France tanggal 24 Juli, momen ketika Kylian Mbappe terkena cedera pergelangan kaki akibat disandung lawan. Neymar waktu itu mencetak gol pada menit 90 yang memastikan kemenangan PSG.

Pada laga semi final lawan RB Leipzig tadi malam Neymar memiliki dua peluang emas saat berhadapan satu-lawan-satu dengan kiper Peter Gulacsi. Setelah itu, satu kali ia menghantam sisi gawang. Dewi Fortuna sama sekali tidak memihak mantan pemain Barcelona itu, yang kini bisa melihat dirinya merebut trofi Liga Champions pada partai final 23 Agustus nanti.

Sumber: Lihat Neymar Berusaha Curi Gol Juan Bernat, Dikiranya Gak Kelihatan
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Pemain Ini Menangis Diam-diam Lihat PSG Lolos ke Final Liga Champions

Gila Bola – PSG lolos ke final Liga Champions mungkin akan menyebabkan pemain ini menangis diam-diam. Dua tahun lalu ia pernah transfer ke PSG demi mencari trofi Eropa pertamanya dan gagal dan kini sudah kembali ke klub semula. Anda tahu siapa? Usianya sudah 42 tahun saat ini.

Kiper kedua Juventus saat ini, Gianluigi Buffon, akan menangisi pilihannya yang salah. Pada musim 2018/2019 ia pernah bergabung ke PSG untuk mencari kejayaan Eropa tapi pada waktu itu klub Liga Prancis ini tersingkir pada babak 16 besar. Ia kemudian pulang ke Juventus setelah melihat Cristiano Ronaldo bergabung dengan harapan bisa ikut mencicipi trofi Liga Champions.

Tapi ternyata Juventus tersingkir pula pada babak 16 besar kompetisi Eropa itu di tangan Lyon, musim ini. Sementara PSG yang ditinggalkannya ternyata malah melaju ke partai puncak kompetisi yang dirindukannya itu setelah menang 3-0 atas RB Leipzig pada partai semi final tadi malam.

Pemain Ini Menangis Diam-diam Lihat PSG Lolos ke Final Liga Champions

Gianluigi Buffon bergabung ke PSG pada 6 Juli 2018 dengan kontrak satu tahun, plus opsi perpanjangan pada tahun kedua. Tapi ia pergi setelah hanya satu musim saja. Salah satu sebabnya adalah kesalahan yang dilakukan sang kiper Italia itu pada laga leg kedua pertandingan 16 besar Champions League melawan Manchester United, di mana ia gagal mengamankan satu serangan Marcus Rashford, berakibat bola liar bisa disambar oleh Romelu Lukaku.

Skor leg kedua usai 3-1 bagi kemenangan Setan Merah, agregat 3-3 karena PSG unggul 2-0 dari leg pertama. Tapi Manchester United lolos ke perempat final dengan agresifitas gol tandang.

Gianluigi Buffon kemudian kembali ke Allianz Stadium pada 4 Juli 2019 setelah satu musim di PSG yang gagal total. Ia ditawari ban kapten oleh Giorgio Chiellini serta jersey No 1 oleh kiper Wojciech Szczesny, tapi keduanya ditolak oleh Buffon. Ia kembali mengenakan jersey No 77 seperti saat terakhir kali dipakainya di Parma sebelum transfer ke Juventus. Buffon mungkin akan menjadi sedikit figur di sepak bola yang merebut sebegitu banyak trofi domestik tapi gagal mendapatkan impiannya, Liga Champions.

Sumber: Pemain Ini Menangis Diam-diam Lihat PSG Lolos ke Final Liga Champions
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola