Beberkan Alasan Kekalahan dari Inter, Ibrahimovic Jamin AC Milan Akan Segera Bangkit

Gilabola.com – Striker Senior AC Milan, Zlatan Ibrahimovic mengaku timnya membuat banyak kesalahan sehingga mereka harus menderita kekalahan dari Inter Milan, tetapi sang pemain memastikan timnya akan segera bangkit.

AC Milan harus kembali mengerem ambisi mereka untuk mengejar Scudetto musim ini setelah menelan kekalahan 3-0 dari Inter Milan pada laga akhir pekan lalu. Hasil tersebut memang terasa menyakitkan, karena membuat tim asuhan Stefano Pioli bisa dibilang berada dalam situasi yang cukup sulit saat ini.

Kekalahan dari Inter tersebut membuat Milan kini sudah gagal meraih kemenangan pada tiga pertandingan beruntun di semua kompetisi. Selain itu, performa mereka sejak awal tahun sayangnya terlihat mengalami penurunan jika dibandikan dengan tahun lalu, terutama selepas lock down.

Salah satu pemain yang tentunya mendapatkan cukup banyak perhatian dari kekalahan Milan adalah bintang senior mereka, Zlatan Ibrahimovic. Mantan bomber PSG tersebut bahkan kembali harus menerima Tapiro d’Oro, sebuah penghargaan satir yang dilakukan acara TV Italia Striscia la Notizia kepada pemain yang mengalami kekalahan memalukan pada minggu sebelumnya.

Berita Terkini:
Tengah Dilanda Badai Cedera, Madrid Tetap Diwaspadai Atalanta
Manchester United Siap Sodorkan Tawaran pada Striker Eintracht Frankfurt Pengganti Cavani
Beberkan Alasan Kekalahan dari Inter, Ibrahimovic Jamin AC Milan Akan Segera Bangkit
Ramos Berharap Sudah Bisa Kembali Bela Madrid Pada Pertengahan Maret

Ibrahimovic sendiri menerima Tapiro d’Oronya yang ke enam tersebut dengan lapang dada, karena merasa Milan memang tampil mengecewakan saat menghadapi Inter. Dalam acara TV tersebut, Ibrahimovic menyebutkan bahwa penyebab kekalahan dari klubnya adalah karena mereka banyak membuat kesalahan pada pertandingan tersebut.

Meskipun mengaku sangat berat menerima hasil tersebut, tetapi Ibrahimovic menjamin bahwa Milan akan segera bangkit dari kekalahan tersebut. Sang pemain bahkan berencana membawa penghargaan berbentu Tapir yang diterimanya pada laga berikutnya dari timnya agar bisa memberikan keberuntungan.

Skuad Merah Hitam memang tidak boleh terlalu lama bermuram durja karena kompetisi masih panjang dan mereka harus segera bangkit. Kesempatan bagi I Rossoneri akan segera datang di tengah pekan saat berhadapan dengan Red Star Belgrade pada leg kedua Liga Europa, dimana laga pertama hanya berakhir imbang 2-2.

Hal terpenting saat ini bagi Milan adalah kembali ke jalur kemenangan agar bisa membangkitkan lagi motivasi tim. Tentunya Ibrahimovic diharapkan juga bisa menemukan kembali ketajamannya dan membantu klubnya tersebut untuk bangkit secepatnya.

Milan diminta melupakan kekalahan melawan Spezia dan fokus pada dua laga penting

Gilabola.com – Pelatih AC Milan Stefano Pioli meminta timnya melupakan hasil mengecewakan melawan Spezia akhir pekan lalu dan kembali fokus pada dua laga penting pekan ini.

Kekalahan 2-0 dari Spezia pada akhir pekan lalu menjadi kekecewaan besar bagi pengikut AC Milan. Tak hanya harus gagal mencetak tiga poin, tim Stefano Pioli juga sempat kehilangan posisi puncak klasemen sementara.

Namun, para pemain Milan kini diminta pelatihnya, Stefano Pioli untuk segera melupakan hasil buruk itu dan mulai kembali fokus karena akan menghadapi dua laga penting pekan ini. Mengungkapkan pendapatnya dalam jumpa pers yang dilansir Football Italia, menurut sang pelatih, hasil yang terjadi di masa lalu tidak dihitung lagi karena yang terpenting pasti apa yang akan dilakukannya di masa depan.

Untuk itu, Pioli meminta timnya menemukan kembali semangat, kerendahan hati dan kegembiraan bermain mulai pertengahan pekan ini saat menghadapi Red Star Belgrade di Liga Europa. Usai laga melawan wakil dari Serbia, Milan akan menghadapi laga penting di Serie A melawan rival sekota sekaligus pesaing kuat di papan atas, Inter Milan.

Berita terbaru:
Mau Bantu Inter, Pelatih Red Star Berharap Bikin Milan Lelah
Milan diminta melupakan kekalahan melawan Spezia dan fokus pada dua pertandingan penting
Thomas Tuchel Membawa Kabar Buruk Kepada Dua Bintang Chelsea
Juventus Diprediksi Akan Tampil Agresif Saat Menghadapi Porto

Pelatih menilai dua pertandingan tersebut sangat penting bagi klubnya saat ini, karena baru saja mengalami hasil yang buruk. Sangat penting untuk kembali ke jalur kemenangan, karena mulai dari dua pertandingan ini Milan kini memasuki periode penting untuk kompetisi di Serie A dan Liga Europa.

Meski menyadari betapa pentingnya laga melawan Inter di Serie A akhir pekan ini, Pioli tetap berjanji timnya akan tetap fokus melawan Red Star. Ahli taktik telah mempersiapkan para pemainnya dengan baik untuk pertandingan Eropa dengan kemungkinan besar untuk memulai Mario Mandzukic di depan sementara Zlatan Ibrahimovic akan memulai dari bangku cadangan.

Milan kemungkinan besar akan melakukan beberapa rotasi pemain demi bisa menjaga kebugaran para pemainnya untuk laga melawan Inter. Meski begitu, Pioli tetap akan memasukkan pemain penting karena sang pelatih ingin menang.

Pelatih Udinese menyebut gol cepat Roma sebagai kunci kekalahan timnya

Gilabola.com – Pelatih Udinese Luca Gotti mengatakan gol cepat yang dicetak AS Roma menjadi kunci kekalahan dari I Friulani di laga Serie A akhir pekan ini.

Menjadi salah satu tim yang dianggap menyulitkan tim-tim besar Serie A, Udinese harus menelan kekecewaan saat menghadapi AS Roma. Bukan hanya tak mampu mempersulit lawannya, skuad Luca Gotti pun harus menerima kekalahan yang cukup buruk, 3-0 di laga tersebut.

Gotti sendiri mengaku lawannya mampu tampil lebih baik, terutama di babak pertama. Menurut sang pelatih, selain kualitas gawang cepat yang bisa dicetak oleh anak buah Paulo Fonseca, kuncinya juga yang membuat Udinese sangat kesulitan untuk mendapatkan poin.

Kepada DAZN, Gotti menyebut setelah gol cepat Roma dicetak di menit keempat, para pemain Udinese mulai kehilangan keseimbangan dalam bermain. Setiap berusaha menyerang, posisi I Friulani seolah selalu timpang sehingga sangat sulit bagi mereka untuk menghadapi tim dari ibu kota pada babak pertama.

Berita terbaru:
Dalam 90 Menit Aubameyang Melompat Dari 27 ke Peringkat 12 di Top Skor Liga Premier
Hasil Liga Inggris: Menang 4-2, Arsenal Gagal Mencatat Gol ke-10 Musim Ini
Hasil Liga Spanyol Tadi malam: Dua gol pemain lama Real Madrid untuk membalas dendam pada Valencia
Hasil Liga Jerman: Andre Silva, Pencetak 18 Gol Bundesliga Membawa Eintracht Frankfurt ke Peringkat Ketiga

Pada akhirnya gol kedua dari titik penalti memberi Roma keunggulan sementara Udinese lebih kesulitan, meski mereka tampil lebih baik di babak kedua. Skuat Gotti pun harus rela kebobolan satu gol lagi di menit-menit akhir, setelah Pedro mengubah skor menjadi 3-0.

Harus bermain tanpa salah satu gelandang andalan mereka, Roberto Pereyra juga disebut-sebut menjadi salah satu hal yang membuat Udinese begitu kewalahan menghadapi Roma. Namun, Gotti enggan menjadikan absennya Pereyra sebagai alasan karena merasa timnya masih memilih pemain yang bisa menggantikan gelandang asal Argentina tersebut.

Meski mengakui kualitas Pereyra sangat penting bagi Udinese, Gotti menilai situasi dan taktik lebih menjadi penyebab kegagalan timnya mengatasi Roma. Ketidakmampuan keluar dari tekanan usai kebobolan gol cepat oleh Jordan Veretout sepertinya dinilai lebih penting untuk menahan I Friulani meraih poin ketimbang absennya seorang pemain.