Arteta Tak Ingin Dibandingkan dengan Guardiola

Gila Bola – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta menegaskan untuk mencapai keberhasilan seperti Pep Guardiola membutuhkan waktu yang lama.

Juru taktik asal Spanyol itu sebelum menangani Arsenal lebih dulu menjadi asisten pelatih Pep Guardiola di Manchestr City. Bekerja dengan mantan juru taktik Bayern Munchen tersebut ia sukses memberikan trofi Liga Inggris, Piala FA dan Piala Liga untuk The Citizens.

Usai berguru dengan Pep Guardiola, selanjutnya Mikel Arteta dipercayakan untuk melatih Arsenal setelah Unai Emery dianggap gagal menangani The Gunners. Dan menariknya, ia berhasil membantu Meriam London meraih trofi Piala FA 2019/2020 dan sekaligus membawa mereka bermain di Liga Europa.

Sedangkan berikutnya pelatih muda tersebut sukses mempersembahkan gelar juara Community Shield setelah mampu mengalahkan Liverpool lewat adu penalti.

Berita Terkini:
Arteta Tak Ingin Dibandingkan dengan Guardiola
Moise Kean Moncer di PSG, Everton Dipanas-panasin
Ancelotti Dinilai Pelatih Berkelas Setelah Lumat Liverpool
Koeman Belum Puas dengan Pemain Muda Barcelona

Kendati dinilai bisa mengikuti jejak Pep Guardiola, namun Mikel Arteta yang pernah bermain untuk Everton itu tak mau dibandingkan dengan seniornya tersebut dalam mengolah sebuah klub.

Berbicara kepada awak media, sang pelatih mengatakan untuk mencapai keberhasilan dibutuhkan waktu yang lama. Selain itu, Mikel Arteta menilai juga diperlukan banyak investasi. Menurutnya, ada sejumlah pemain yang sudah bisa menjamin untuk klub meraih gelar.

Akan tetapi, ia sebagai pelatih ingin terus berkembang dan ingin terus menemukan cara menangani sebuah tim.

Sebagai informasi, Mikel Arteta telah menangani Arsenal sejak 20 Desember 2019. Tercatat dalam 65 pertandingan dirinya sukses mempersembahkan 34 kemenangan di semua kompetisi.

Sementara Arsenal sekarang ini masih berada di urutan ke 10 klasemen Liga Inggris. Sedangkan dalam lima laga terakhir mereka hanya menangkan dua laga.

Usai bermain imbang 1-1 kontra Benfica di Liga Europa, tim asuhan Mikel Arteta akan bertemu Manchester City dalam lanjutan Liga Inggris pada Minggu (21/2) malam WIB.

Manchester United Butuh Contoh Man City Jika Ingin Menang

Gilabola.com – Richard Dunne mengatakan Manchester United bisa saja tanpa gelar musim ini karena bek tengah sedang buruk.

Tim Ole Gunnar Solskjaer saat ini berada di puncak klasemen Liga Inggris, tetapi mereka baru-baru ini menyia-nyiakan kesempatan untuk kembali ke puncak klasemen. Pasalnya, mereka secara mengejutkan menelan kekalahan 2-1 melawan Sheffield United di Old Trafford (27/1).

Alhasil, Manchester United masih tertahan di peringkat kedua dan memiliki selisih satu poin dengan The Citizens yang kini memimpin klasemen Liga Inggris. Sehingga perburuan gelar liga domestik semakin memanas. Sebab, keduanya sama-sama rival sekota.

Namun, Richard Dunne memiliki pandangan berbeda di mana ia meragukan klub berjuluk Setan Merah itu akan memenangkannya. Pasalnya, ia menilai duet bek tengah mereka masih kurang bagus dan menyarankan Ole Gunnar Solskjaer membeli bek berkualitas baru seperti yang dilakukan Pep Guardiola dengan mendatangkan Ruben Dias pada bursa transfer musim panas 2020.

Berita terbaru:
Prediksi formasi AC Milan vs Bologna, Ibrahimovic siap menebus kegagalan di ajang Coppa Italia
Manchester United Butuh Contoh Man City Jika Ingin Menang
Lucas Digne Berhasil Meyakinkan Pemain Top ke Everton
Prediksi formasi Sampdoria vs Juventus, Morata & Ronaldo memimpin lini depan

Tulis di kolom Sunday WorldRichard Dunne yang berseragam Everton dan Aston Villa mengungkapkan bahwa Manchester United tidak memiliki bek tengah yang mampu merebut trofi Liga Inggris.

Mereka yang berada di posisi tersebut memang memiliki tiga bek berpengalaman, namun semuanya belum mampu memberikan rasa aman bagi pertahanan. Dia mengaku kini tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer sudah mengalami perubahan menjadi lebih baik.

Namun, mereka masih memiliki masalah di lini belakang dan solusinya adalah membeli seorang bek yang bisa diandalkan untuk memenangkan gelar. Dia menyarankan agar Manchester United bisa mendatangkan bek bagus seperti yang dilakukan City dalam mendatangkan Ruben Dias dari Benfica.

Bahkan Richard Dunne menganggap Victor Lindelof dan Harry Maguire adalah bek yang lambat. Sedangkan Eric Bailly memiliki kecepatan, namun penampilannya tidak konsisten. Dengan begitu, jika Anda ingin memenangkan Liga Premier, mereka perlu meningkatkan pertahanan di jantung pertahanan.

Usai kalah dari Sheffield United, rekor tak terkalahkan Manchester United dalam 13 pertandingan liga akhirnya berakhir dan masih harus dilihat apakah mampu bangkit kembali atau tidak saat bertemu Arsenal, Minggu (31/1). ) WIB.

Ingin Lepas Dzeko, Roma Ikut Incar Striker Chelsea asal Prancis

Gilabola.com – Ingin melepas Edin Dzeko bulan Januari ini, AS Roma kini dikabarkan sudah bersiap mencari calon penggantinya dengan mengincar penyerang Chelsea asal Prancis, Olivier Giroud.

Masa depan dari Edin Dzeko yang tidak jelas saat ini di AS Roma, setelah adanya kabar perselisihannya dengan pelatih Paulo Fonseca membuat klub asal ibukota tersebut serius ingin melepasnya. Manajemen dari Roma beberapa hari terakhir dikabarkan sudah berusaha beberapa kali untuk menawarkan Dzeko ke beberapa klub lain untuk dibarter dengan striker lain.

Pergerakan terakhir yang berusaha dilakukan oleh Roma adalah menawarkan Dzeko ke Real Madrid untuk ditukar dengan Mariano Diaz. Namun, Diaz dikabarkan telah menolak proposal dari I Giallorossi, membuat tim asal ibukota Italia itu akan terus berusaha mencari solusi terbaik.

Menurut kabar dari II Corriere delo Sport, salah satu yang kini tengah dipertimbangkan Roma adalah mengincar Olivier Giroud dari Chelsea. Meskipun sang pemain sempat mengatakan ingin menyelesaikan kontraknya dengan The Blues yang akan berakhir pada akhir musim nanti, tetapi dengan pergantian pelatih dari Frank Lampard ke Thomas Tuchel, situasi bisa saja berubah.

Berita Terkini:
Anak Emas Lampard dan Pencetak Hattrick Dicoret Tuchel! Andalkan Bek Jerman dan Bekas Kaptennya
Cristiano Ronaldo Absen Bela Juventus di Coppa Italia
Ingin Lepas Dzeko, Roma Ikut Incar Striker Chelsea asal Prancis
Chelsea Pertahankan Enam Staf Lampard Bantu Thomas Tuchel

Sama seperti proposal sebelumnya, Roma disebut akan menawarkan pertukaran pemain ke Chelsea dengan menukar Dzeko dengan Giroud. Melihat bahwa kedua penyerang senior tersebut tidak terlalu jauh berbeda, barter antara keduanya tampak hal yang cukup masuk akal secara teknis.

Tentu permasalahan ada pada kontrak dari Giroud yang akan berakhir, jika ada pertukaran maka sang penyerang harus bersedia memperpanjang kontraknya terlebih dahulu sebagai syarat. Permasalahan selanjutnya pastinya mengenai apakah The Blues dibawah Tuchel berminat memboyong Dzeko ke Stamford Bridge, atau justru sang pelatih lebih menyukai bombernya asal Prancis untuk bertahan.

Meskipun sebenarnya masih menjadi salah satu andalan di lini depan Roma pada paruh pertama musim, tetapi hubungan yang memburuk dari Dzeko dengan Fonseca tampaknya membuat kepergiannya hanya tinggal menunggu waktu. Dengan posisi klub yang masih berada di posisi empat besar, manajemen klub pastinya tidak akan secara gegabah melakukan pergantian pelatih dan lebih memilih melepas salah satu pemain mereka.

Fonseca ingin Roma bangkit di Coppa Italia

Bola Gila – Pelatih AS Roma Paulo Fonseca berharap timnya bisa segera bangkit dari keterpurukan melawan Lazio dengan meraih kemenangan di laga Coppa Italia tengah pekan lalu.

Mengecewakan di laga terakhir Serie A mereka saat Lazio ditenggelamkan dengan skor 3-0, ada rasa kecewa yang masih dirasakan AS Roma. Hal tersebut diakui oleh pelatih mereka, Paulo Fonseca, yang juga meminta maaf kepada fans klubnya atas penampilan yang sangat mengecewakan pada derby di ibu kota.

Berbicara dalam jumpa persnya yang juga dilansir Football Italia, meski masih merasa kecewa, Fonseca juga berpesan kepada timnya untuk berpikir jauh ke depan. Pelatih mengatakan bahwa mereka tidak dapat mengubah apa yang telah terjadi, jadi itulah cara terbaik untuk memikirkan pertarungan di depan mata mereka.

Itu sebabnya Fonseca berambisi untuk menang di laga tengah pekan Coppa Italia melawan tim Serie A lainnya, Spezia. Kemenangan di laga tersebut tentunya tidak hanya akan memberikan tiket ke babak selanjutnya bagi Roma, tapi juga akan sedikit mengembalikan kepercayaan diri mereka.

Berita terbaru:
Pochettino Tidak Bisa Mendapatkan High Pressure Train PSG
Marcelo Diincar Klub Prancis Teratas
Arsenal Sulit Mendatangkan Pemain Kuncinya Norwich
SEPAKAT! David Alaba setuju dengan Real Madrid, gaji tertinggi keempat

Dengan ambisi menang, Fonseca meminta timnya mewaspadai calon lawannya. Meski posisi Spezia saat ini berada di tengah klasemen, namun punggawa Roma diminta untuk tidak meremehkannya, karena laga masih akan sangat sulit bagi I Giallorossi.

Menurut Fonseca, Spezia khususnya adalah tim yang sangat terorganisir dan selalu memiliki keinginan untuk menampilkan permainan sepakbola yang bagus. Untuk itulah, punggawa Roma tetap diminta memberikan performa terbaiknya dan melupakan pertandingan melawan Lazio.

Dengan jadwal yang semakin padat bulan depan dan persaingan Serie A yang juga ketatnya persaingan, Roma memang dituntut untuk segera bangkit dari hasil mengecewakan melawan Lazio. Jika tim besutan Fonseca tersebut kesulitan untuk bangkit, terutama di liga, maka posisi mereka di puncak klasemen kemungkinan besar akan sangat terancam oleh rival mereka yang lain.

Serge Gnabry ingin Bayern Munich seperti Madrid

Bola Gila – Serge Gnabry mengaku sangat ingin Bayern Munich menyamai prestasi Real Madrid di kompetisi Liga Champions.

Raksasa Liga Jerman menikmati musim yang sukses di 2019/2020 karena mereka memenangkan tiga trofi di antaranya Liga Bundesliga, DFB Pokal, dan Liga Champions. Dan yang menarik, tim Hansi Flick sangat dominan di setiap kompetisi tersebut, terutama di kompetisi benua biru.

Pasalnya, Sergey Gnabry dan kawan-kawan tak terbendung dalam perjalanannya untuk mengangkat trofi yang mengalahkan Barcelona 8-2 dan melumat Chelsea 7-1. Sementara itu, Bayern Munich menjadi tim pertama dalam sejarah yang memenangi ajang tersebut dengan rekor kemenangan 100 persen. Selain itu, mereka juga menjadi tim pertama yang memenangkan 11 pertandingan berturut-turut.

Sebagai catatan, Die Roten mampu mencetak 43 gol yang luar biasa dalam 11 pertandingan. Alhasil, mereka hanya punya selisih dua gol dengan Barcelona, ​​yakni 45 gol. Sementara itu, Bayern Munich masih difavoritkan untuk mempertahankan gelar mereka musim ini di League Campions.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Milan Pastikan Serius Di Coppa Italia
Bakayoko Akan Beri Prioritas Untuk Bertahan di Napoli
Fernandes memang terlihat seperti Cantona, tapi Man Utd terlalu bergantung pada satu pemain
Roma dikatakan lebih siap menghadapi Derby dibanding Lazio

Padahal, Serge Gnabry berharap tidak hanya di musim ini tapi juga di musim depan. Pasalnya, ia ingin klubnya menyamai rekor yang dimiliki Real Madrid dalam meraih trofi bergengsi tersebut sebanyak tiga kali berturut-turut.

Berbicara dengan Surat harian, Mantan pemain Arsenal itu mengatakan timnya saat ini dipenuhi dengan pemain-pemain berbakat. Dia mengungkapkan bahwa Bayern Munich bertujuan untuk memenangkan Liga Champions sebanyak mungkin dan menurutnya timnya sekarang ada di posisi itu.

Sehingga Serge Gnabry berharap klubnya bisa merebut trofi Liga Champions seperti Barcelona atau Real Madrid yang meraihnya secara beruntun. Ia pun berharap kelak saat di penghujung karirnya ia bisa mengetahui bahwa dirinya telah mengukir sejarah di kompetisi benua biru.

Sedangkan sang pemain sudah bermain dalam 5 pertandingan di Liga Champions musim ini dengan 1 assist.

Perlu diketahui, Serge Gnabry dan kawan-kawan di babak 16 besar akan bertemu Lazio dan leg pertama akan dimainkan pada 24 Februari.

Ingin mendatangkan bek baru, Milan akan melepas dua pemainnya

Bola Gila – Berencana mendatangkan bek tengah baru di bursa transfer Januari, AC Milan juga dikabarkan bakal melepas dua pemainnya, Mateo Musacchio dan Leo Duarte.

Masih memimpin klasemen Serie A hingga tahun 2020 tidak membuat AC Milan merasa nyaman atau sekedar puas. Skuad Merah dan Hitam dikabarkan ingin mendatangkan setidaknya bek tengah baru mengingat cedera yang dialami dua bek utama mereka, Simon Kjaer dan Matteo Gabbia.

Beberapa nama seperti Mohamed Simakan dan Ozan Kabak disebut-sebut menjadi dua kandidat terkuat yang akan didatangkan Milan pada bursa transfer Januari nanti. Namun, jika memang mendaratkan salah satu dari dua nama tersebut, skuad Merah dan Hitam rupanya akan melepas dua pemain di timnya, yakni Mateo Musacchio dan Leo Duarte.

Alasan Milan melepas Musacchio dan Duarte karena keduanya jarang mendapat kesempatan bermain bersama skuad Stefano Pioli, apalagi musim ini. Kedua pemain asal Amerika Selatan itu bahkan kalah bersaing dengan bek muda Prancis, Pierre Kalulu, yang semakin dipercaya untuk mengisi posisi bek tengah yang saat ini ditinggalkan oleh Kjaer atau Gabbia.

Berita Sepak Bola Terbaru
Pochettino Semakin Dekat ke PSG, Disebut Eriksen Akan Mengikuti
Jarang dijatuhkan, Manchester United terus memperpanjang kontrak Jesse Lingard
Ingin mendatangkan bek baru, Milan akan melepas dua pemainnya
Terganggu pembicaraan kontrak, Napoli siap melepas gelandang Spanyol tersebut

Bagi Musacchio, skuad Merah Hitam sepertinya memang harus melepas sang pemain karena kontraknya akan berakhir di akhir musim. Tanpa ada rencana untuk memperpanjang kontraknya, sepertinya tim Pioli akan rela menjual sang pemain ke tim mana pun yang berminat.

Adapun Duarte, menurut MilanNews, rencana klub Merah dan Hitam itu adalah meminjamkan sang pemain sehingga dia bisa mendapatkan menit bermain yang diinginkannya. Sejak kedatangannya di Milan, bek asal Brasil ini memang sudah jarang dimainkan karena kesulitan bertanding dan terutama masalah cedera yang cukup sering ia alami.

Dengan melepas dua pemain tersebut, Milan akan memiliki jumlah pemain yang pas untuk menjalani sisa musim. Meski kedalaman tim sangat penting, namun sangat sulit tentunya mengandalkan pemain yang jarang mendapat kesempatan bermain dan tidak masuk dalam rencana klub ke depan.

Sheffield ingin meminjamkan pahlawan pelarian Man Utd ke Liga Champions musim lalu

Bola Gila – Hanya dua poin dari 14 pertandingan awal musim ini di Liga Inggris, Sheffield United terancam terdegradasi. Untuk itu, The Blades berharap bisa meminjam pahlawan Manchester United yang mengantarkan Setan Merah ke Liga Champions musim lalu.

Jesse Lingard, lulusan akademi Manchester United, gagal mencetak satu gol pun hingga memasuki laga terakhir musim 2019/2020. Saat itu pasukan Ole Gunnar Solskjaer butuh kemenangan untuk menyegel empat besar dan lolos ke Liga Champions 2020/2021.

Dan Lingard datang sebagai pahlawan di saat-saat kritis. Turun di menit ke-77 di King Power Stadium, dia mencetak gol ke gawang Kasper Schmeichel, yang mengakhiri laga Leicester City di matchday terakhir, dengan Brendan Rodgers '. sisi tergelincir ke urutan kelima dan hanya bermain di Liga Europa.

Kini Sheffield United yang terdampar di dasar klasemen Liga Inggris dengan hanya dua poin dari 14 pertandingan, termasuk hasil 2-3 dari kubu Solskjaer pada 18 Desember 2020, ingin meminjam Lingard menjadi pahlawan mereka ini. musim.

Berita terbaru:
Milan Menegaskan Kembali Persyaratan Mereka Untuk Mendatangkan Penyerang Baru
Sheffield ingin meminjamkan pahlawan pelarian Man Utd ke Liga Champions musim lalu
Man United cuek saja, pemain cepat ini bisa jadi penyelamat tim degradasi
10 Pemain Premier League Ini Harganya Turun Drastis, Three United, Three Man City

Melaporkan Berita Malam Manchester Disebutkan, bahwa ada kemungkinan Lingard akan pindah pada Januari 2021, dengan satu-satunya penampilan musim ini di Piala Carabao, dan dia sudah tidak bermain di Liga Inggris sejak 1 Januari. Chris Wilder sangat membutuhkan pemain tambahan di Bramall Lane untuk menyelamatkan keberuntungan mereka dari degradasi, setelah mencetak rekor Liga Premier terburuk yang pernah ada.

Sheffield musim lalu tampil impresif sebelum finis kesembilan di klasemen akhir. Musim ini Blades hanya mencetak delapan gol dan kebobolan 25 gol musim ini, minus 17 gol yang merupakan yang terburuk dari 19 tim lainnya. termasuk hasil imbang 1-1 di Brighton, beberapa jam lalu, Minggu malam (20/12).

Jesse yang berusia 28 tahun mencetak 33 gol dan 20 assist dalam 209 penampilan untuk Setan Merah, dikaitkan dengan kepindahan ke Tottenham Hotspur selama musim panas, tetapi akhirnya bertahan di Old Trafford.

Prandelli ingin Fiorentina terus tampil percaya diri saat menghadapi Atalanta

Bola Gila – Pelatih Fiorentina Cesare Prandelli berharap timnya tampil percaya diri dalam laga Serie A melawan Atalanta dan tidak menjadi korban tim asuhan Gian Piero Gasperini.

Masih belum bisa keluar dari papan klasemen sementara Serie A, Fiorentina tidak akan menyerah, tentunya dan akan terus berusaha mencari jalan keluar. Salah satu cara terbaik tim asuhan Cesare Prandelli tentunya adalah meraih kemenangan di pertandingan berikutnya, yaitu melawan Atalanta.

Bertanding melawan tim asuhan Gian Piero Gasperini tentu bukan hal yang mudah, meski performa mereka musim ini juga tidak sebaik tahun-tahun sebelumnya. Namun, setelah mampu lolos ke babak 16 besar Liga Champions, kepercayaan diri punggawa Atalanta bisa jadi tinggi.

Untuk itu, dalam jumpa persnya yang dikutip Football Italia, Prandelli mengingatkan para pemainnya untuk bermain dengan ketajaman dan percaya diri karena pasti akan ada kesempatan bagi Fiorentina untuk mempersulit lawannya. Pelatih juga tak ingin timnya yang turun ke lapangan mengira bakal jadi korban Atalanta di laga tersebut.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Hasil Wolves vs Aston Villa: 0-1 di Menit Terakhir
Prandelli ingin Fiorentina terus tampil percaya diri saat menghadapi Atalanta
Arthur Menunjukkan Kunci Utama untuk Juventus & # 39; sukses melawan Barcelona
Stefano Pioli merasa AC Milan adalah klub yang tepat untuknya

Meski posisi dan performanya selama ini belum maksimal, namun bagi sang pelatih untuk tampil percaya diri sangatlah penting bagi anak-anak asuhnya. Memang Atalanta saat ini bisa disebut sebagai salah satu tim terbaik di Italia, namun bukan berarti mereka tidak memiliki kelemahan yang bisa dimanfaatkan.

Selain itu, Prandelli sendiri sudah mulai melihat perubahan positif dari para pemainnya saat berhasil mencuri satu poin pun di laga terakhir Serie A melawan Genoa. Dalam laga tersebut La Viola berhasil menyamakan kedudukan di detik-detik terakhir menjelang berakhirnya pertandingan yang menunjukkan semangat pantang menyerah tim asal Florence tersebut.

Pelatih pun cukup puas bukan hanya karena antusiasme yang tinggi dari timnya untuk mencoba menyamakan kedudukan tetapi juga performa secara keseluruhan terutama di babak kedua. Baginya, Fiorentina mampu menunjukkan performa yang cukup bagus dan tidak pantas kalah di laga itu.

Man City ingin mendatangkan Lionel Messi pada Januari untuk merebut trofi Liga Champions musim ini!

Bola Gila – Aturan baru mendaftarkan pemain di Liga Champions membuat Manchester City tak mau menunggu lebih lama hingga musim depan untuk bisa mendatangkan Lionel Messi.

Laporan terbaru dari SunSport menyebut Manchester City siap memastikan transfer Lionel Messi ke Etihad Stadium pada Januari 2021, setelah gagal mendatangkannya pada musim panas 2020.

The Citizens secara luas disebut-sebut sebagai favorit untuk mendaratkan superstar Argentina yang ingin memaksa pindah dari Barcelona selama musim panas, tetapi pada akhirnya transfer gagal terwujud karena klausul pelepasan Rp 12 triliun.

Namun dengan hubungan La Pulga dengan manajemen Barcelona masih belum membaik meski Josep Maria Bartomeu sudah hengkang dari jabatannya, Manchester City sedang mempertimbangkan untuk mendatangkan enam pemenang Ballon d'Or pada bursa transfer mendatang. .

Berita Sepak Bola Terbaru:
Barcelona Harus Waspada, Atletico Siapkan Neraka di Lini Tengah
Atletico Madrid berpotensi kehilangan pemain terbaiknya
Pasalnya, Makanan Smalling Bisa Absen Lagi Bela AS Roma di Serie A.
Mulai bersinar, gelandang muda Spezia justru ingin memperkuat Milan lagi

Klub milik Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan ini juga siap memanfaatkan situasi keuangan tim Catalonia yang dikabarkan berhutang 13,8 triliun rupiah, dan penjualan Lionel Messi tak hanya mendatangkan transfer. biaya, tetapi juga mengurangi tagihan gajinya yang selangit.

Manchester City bisa saja menunggu hingga akhir musim untuk bisa mendatangkan striker berusia 33 tahun itu dengan status bebas transfer, namun ada alasan bagus mengapa mereka ingin bisa menyelesaikan transfer lebih cepat.

Laporan menyebutkan bahwa aturan baru UEFA terkait registrasi pemain di paruh kedua Liga Champions, pemain boleh membela klub baru meski pernah bermain di klub lama di musim yang sama, menjadi alasan kuat mengapa City ingin transfer terwujud. lebih cepat.

Dengan mendatangkan Lionel Messi yang telah meraih 4 trofi Liga Champions, harapan pasukan Pep Guardiola untuk akhirnya meraih trofi Eropa pertama dalam sejarah bisa terwujud musim 2020/2021 ini.

Superstar Argentina, yang telah mencetak 640 gol dalam 741 pertandingan untuk Barcelona, ​​sebenarnya telah berjuang untuk menghasilkan performa terbaiknya musim ini di bawah bos baru Ronald Koeman, dengan dia berpuasa untuk gol permainan terbuka sebelum akhirnya mendapatkan yang pertama dalam 5- 2 menang atas Betis. pertandingan terakhir sebelum jeda internasional.

Sumber: Man City Ingin Membawa Lionel Messi Januari Untuk Trofi Liga Champions Musim Ini!
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Bek Chelsea yang diincar Juventus dan Inter mengaku ingin kembali ke Serie A.

Bola Gila – Bek kiri Chelsea Emerson Palmieri akhirnya mengaku sangat ingin kembali bermain di Serie A, situasi yang tentunya membuka peluang bagi Juventus dan Inter Milan untuk mengontraknya.

Sulit mendapatkan posisi inti di skuat Chelsea musim ini, masa depan Emerson Palmieri memang dirasa jauh dari Stamford Bridge. Di bulan Januari bukan tidak mungkin eks AS Roma tersebut akan meninggalkan skuad Frank Lampard dan Serie A kemungkinan besar akan menjadi liga yang akan ia tuju lagi.

Menemukan performa terbaiknya selama bermain di Serie A, Emerson sepertinya masih belum bisa melupakan kesan mendalamnya bermain di kompetisi tersebut. Sang pemain sendiri mengaku dalam jumpa persnya yang juga dikutip Football Italia, bahwa dirinya masih absen berlaga lagi di Italia saat ini.

Meski juga mendapat tawaran dari luar Italia, sepertinya jika ada minat nyata dari klub-klub Serie A, Emerson akan mengutamakannya. Sayangnya, hingga saat ini, bek timnas Italia tersebut masih belum bisa memastikan apakah dirinya pasti akan hengkang dan kembali ke Italia pada Januari atau mungkin dalam lima tahun mendatang.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Sudah 22 Tendangan Tanpa Gol, Ketajaman Anthony Martial Dipertanyakan
Sergio Ramos membuang dua penalti Spanyol, komentar Luis Enrique
Laga melawan Swedia tidak penting, Prancis mempertahankan Kylian Mbappe
Portugal Keluar! Berikut adalah Skenario Inggris, Jerman, Spanyol di UEFA Nations League

Alasannya tentunya karena belum ada tawaran konkret yang datang untuknya saat ini meski media banyak dikaitkan dengan dua raksasa Serie A, Juventus dan Inter Milan. Kedua klub memang membutuhkan bek sayap, dan Emerson dianggap cocok untuk kebutuhan mereka, tetapi tentu saja faktor keuangan akan berbicara pada akhirnya.

Chelsea sendiri cukup sulit ditebak dalam hal negosiasi pemain, baik dari sisi jual beli. The Blues terkadang bisa melepas punggawa mereka dengan cara yang mudah, namun tak jarang hal tersebut kerap menyulitkan tim yang tertarik dengan pemainnya.

Menarik untuk melihat di bulan Januari apakah apa yang dikatakan Emerson tentang kerinduannya di Serie A akan semakin memperkuat minat Juve dan Inter padanya. The Blues sendiri mungkin lebih terbuka menjual sang pemain mengingat kini mereka memiliki Ben Chilwell sebagai andalan di bek kiri.

Sumber: Bek Chelsea yang diincar Juventus dan Inter mengaku ingin kembali ke Serie A.
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola