PSG ke Final Liga Champions, Angel Di Maria Terlibat Tiga Gol ke Gawang Leipzig,

Gila Bola – Mantan pemain Manchester United yang disia-siakan, Angel Di Maria, terlibat dalam tiga gol PSG ke gawang RB Leipzig pada partai semi final Liga Champions yang usai pada Rabu (19/8) dinihari. PSG akan menanti pemenang Lyon vs Bayern Munchen.

Gol pertama terjadi menit 13 melalui pemain Brasil Marquinhos. Ini merupakan sebuah tendangan bebas dengan Neymar sepertinya memberi kode pada rekan senegaranya itu untuk aktif menjemput bola sebelum Angel Di Maria melepaskan sebuah tendangan bebas dari luar kotak penalti, menukik ke tiang jauh gawang dan Marquinhos ada di saat yang tepat untuk menyambar bola ke gawang. 1-0!

Pada akhir babak pertama, salah umpan kiper terjadi saat Peter Gulacsi membersihkan bola sembarangan, yang jatuh pada satu pemain PSG agak jauh di luar kotak penalti. Dalam kesempatan pertama ia mengirim balik bola ke dalam kotak penalti, sampai ke Neymar dan ia melakuan congkelan untuk sampai ke Angel Di Maria dan pemain Argentina itu melesakkan tembakan dengan cepat. 2-0!

Gol ketiga PSG yang segera mengamankan kemenangan dan memastikan mereka ke final Liga Champions pada hari Minggu 23 Agustus nanti, terjadi pada menit 56. Dalam sebuah perebutan bola, sang gelandang Argentina yang disia-siakan oleh Manchester United beberapa tahun silam itu, mengambil bola di sisi kanan kotak penalti sebelum mengirimkan umpan silang ke arah Juan Bernat yang kemudian menyundulnya secara tipis ke sudut lain gawang.

Skor berubah 3-0 untuk kemenangan Paris Saint-Germain. Kini Neymar dan kawan-kawan akan menantikan siapa lawan mereka di final dari pertandingan semi final kedua, Lyon vs Bayern Munchen besok dinihari.

Sumber: PSG ke Final Liga Champions, Angel Di Maria Terlibat Tiga Gol ke Gawang Leipzig,
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Final Liga Champions Pertama PSG Usai Tiga Kali Tersingkir di 16 Besar

Gila Bola – Memastikan lolos ke partai puncak Liga Champions yang dipastikan PSG pada hari Rabu (19/8) adalah final pertama mereka setelah tiga musim sebelum ini klub asal kota Paris itu tersingkir di babak 16 besar.

PSG lolos ke final turnamen paling elit Eropa itu usai menang 3-0 atas RB Leipzig dengan ketiga gol dilesakkan berturut-turut oleh Marquinhos, Angel Di Maria dan kemudian Juan Bernat. Leipzig bukan tidak berusaha membalas tapi setiap kali klub Bundesliga itu menyerang, enam pemain segera mundur ke dalam kotak penalti. Anda bisa menyaksikan ringkasan pertandingan itu berikut ini:

Investasi besar-besaran dari Qatar Sports Investments yang dimulai sejak tahun 2011 berhasil membuat Paris Saint-Germain menjadi penguasa liga domestik Ligue 1, tapi mereka masih gagal menjadi penguasa Eropa, setidaknya sampai hari ini saat memastikan kelolosan ke final Champions League dengan kemenangan 3-0 atas Leipzig.

Sebelum tiga kali beruntun terdepak pada babak 16 besar, PSG sebenarnya sudah lebih melaju sebenarnya dengan empat kesempatan tersingkir pada babak perempat final, sesuatu yang menyebabkan pelatih sebelum ini, Unai Emery dan Laurent Blanc kehilangan pekerjaannya.

Thomas Tuchel asal Jerman sepertinya berhasil menemukan resep untuk menembus final kompetisi pertama Eropa mereka, sejak Cup Winners’ Cup tahun 1997. Kali ini ia mengetahui rahasia taktik anak didiknya Julian Nagelsmann yang menjadi manajer RB Leipzig.

Kemenangan PSG juga banyak dibantu oleh trio mematikan mereka di lini depan: Neymar, Kylian Mbappe dan Angel Di Maria. Nama yang disebut terakhir itu ikut terlibat dalam tiga gol klub Liga Prancis tersebut malam tadi. Pemberi assist untuk gol pertama dan ketiga serta mencatatkan namanya untuk gol kedua. Kini PSG akan menantikan siapa calon lawan mereka di final saat Lyon berhadapan dengan Bayern Munchen pada partai kedua semifinal, Kamis dinihari.

Sumber: Final Liga Champions Pertama PSG Usai Tiga Kali Tersingkir di 16 Besar
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Pemain Ini Menangis Diam-diam Lihat PSG Lolos ke Final Liga Champions

Gila Bola – PSG lolos ke final Liga Champions mungkin akan menyebabkan pemain ini menangis diam-diam. Dua tahun lalu ia pernah transfer ke PSG demi mencari trofi Eropa pertamanya dan gagal dan kini sudah kembali ke klub semula. Anda tahu siapa? Usianya sudah 42 tahun saat ini.

Kiper kedua Juventus saat ini, Gianluigi Buffon, akan menangisi pilihannya yang salah. Pada musim 2018/2019 ia pernah bergabung ke PSG untuk mencari kejayaan Eropa tapi pada waktu itu klub Liga Prancis ini tersingkir pada babak 16 besar. Ia kemudian pulang ke Juventus setelah melihat Cristiano Ronaldo bergabung dengan harapan bisa ikut mencicipi trofi Liga Champions.

Tapi ternyata Juventus tersingkir pula pada babak 16 besar kompetisi Eropa itu di tangan Lyon, musim ini. Sementara PSG yang ditinggalkannya ternyata malah melaju ke partai puncak kompetisi yang dirindukannya itu setelah menang 3-0 atas RB Leipzig pada partai semi final tadi malam.

Pemain Ini Menangis Diam-diam Lihat PSG Lolos ke Final Liga Champions

Gianluigi Buffon bergabung ke PSG pada 6 Juli 2018 dengan kontrak satu tahun, plus opsi perpanjangan pada tahun kedua. Tapi ia pergi setelah hanya satu musim saja. Salah satu sebabnya adalah kesalahan yang dilakukan sang kiper Italia itu pada laga leg kedua pertandingan 16 besar Champions League melawan Manchester United, di mana ia gagal mengamankan satu serangan Marcus Rashford, berakibat bola liar bisa disambar oleh Romelu Lukaku.

Skor leg kedua usai 3-1 bagi kemenangan Setan Merah, agregat 3-3 karena PSG unggul 2-0 dari leg pertama. Tapi Manchester United lolos ke perempat final dengan agresifitas gol tandang.

Gianluigi Buffon kemudian kembali ke Allianz Stadium pada 4 Juli 2019 setelah satu musim di PSG yang gagal total. Ia ditawari ban kapten oleh Giorgio Chiellini serta jersey No 1 oleh kiper Wojciech Szczesny, tapi keduanya ditolak oleh Buffon. Ia kembali mengenakan jersey No 77 seperti saat terakhir kali dipakainya di Parma sebelum transfer ke Juventus. Buffon mungkin akan menjadi sedikit figur di sepak bola yang merebut sebegitu banyak trofi domestik tapi gagal mendapatkan impiannya, Liga Champions.

Sumber: Pemain Ini Menangis Diam-diam Lihat PSG Lolos ke Final Liga Champions
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Adegan Ini Bisa Bikin Neymar Dilarang Tampil di Final Liga Champions

Gila Bola – Adegan yang tertangkap kamera usai pertandingan semi final Liga Champions PSG vs RB Leipzig ini bisa menyebabkan bintang Brasil Neymar dilarang ikut serta pada final kompetisi itu, Minggu 23 Agustus nanti. Adegan telanjang dada?

Bukan. Bukan telanjang dada itu sendiri yang jadi masalah tapi adegan tukar menukar jersey dengan pemain lawan pada pertandingan semi final PSG vs RB Leipzig yang akan menyebabkan Neymar dijatuhi sanksi UEFA karena melanggar aturan kesehatan yang digariskan otoritas sepak bola itu sebelum dimulainya kembali Liga Champions.

Usai pertandingan semi final yang berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan PSG pada Rabu dinihari, Neymar terlihat bertukar jersey dengan pemain Leipzig, Marcel Halstenberg. Meski ini terlihat seperti adegan biasa usai sebuah pertandingan sepak bola tapi dalam masa krisis penuh sakit penyakit ini, hal itu dilarang oleh UEFA.

Entah apakah Neymar sadar bahwa ada larangan bertukar jersey atau tidak, atau sang bintang Brasil sekedar tidak peduli? Sama seperti saat ia berusaha mencuri gol Juan Bernat pada pertandingan semi final Champions League tadi malam.

Larangan tidak boleh ada tukar menukar kaos itu disebutkan dalam aturan UEFA bertajuk “Protokol kembali ke permainan” dengan “Para pemain didorong untuk tidak saling menukar jersey mereka.” Sikap ketidakpatuhan terhadap hal itu “dapat mengarah pada aksi disipliner sesuai Aturan Disiplin UEFA.”

Menurut laporan sebelum kompetisi dimulai kembali usai lockdown, bertukar kaos selama babak sistem gugur di Lisbon Portugal ini akan menghasilkan periode isolasi mandiri selama 12 hari. PSG sekarang menantikan laga semi final lainnya, Lyon vs Bayern Munchen yang akan bertarung pada Kamis dinihari besok, guna memastikan siapa lawan mereka pada final hari Minggu. Atau selisih lima hari saja daripada hari ini.

Oleh karena itu, jika tindakan disipliner akhirnya diterapkan oleh UEFA, ada kemungkinan besar bahwa sang pemain Brasil yang sudah frustrasi gagal mencetak gol sejak 24 Juli 2020 itu, dalam risiko besar tidak bisa mengikuti final Liga Champions. Itu akan merupakan sebuah kekecewaan besar bagi Neymar.

Sumber: Adegan Ini Bisa Bikin Neymar Dilarang Tampil di Final Liga Champions
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola