Pelatih Roma masih menyebut Juventus dan Inter sebagai favorit kuat untuk merebut Scudetto

Bola Gila – Pelatih AS Roma, Paulo Fonseca, masih enggan menyebut timnya sebagai salah satu kandidat kuat gelar Scudetto musim ini dan masih menganggap Juventus dan Inter Milan adalah dua kandidat terkuat.

Mampu menunjukkan peningkatan performa dan hasil dalam beberapa pertandingan terakhirnya, AS Roma mulai dipandang sebagai salah satu tim yang mampu bersaing memperebutkan gelar Scudetto musim ini. Meski baru di awal musim, memang benar akhir-akhir ini permainan anak buah Paulo Fonseca sudah menunjukkan kemajuan yang signifikan meski sudah dibangun di awal pertandingan.

Namun, meski performa skuadnya sedang naik daun dan juga didukung hasil yang positif, Fonseca masih enggan melihat mereka sebagai calon peraih gelar Liga Italia. Menurut sang pelatih saat ini masih terlalu dini untuk menilai apakah Roma akan memiliki kemampuan untuk bersaing memperebutkan Scudetto, karena menurutnya masih ada tim yang jauh lebih siap.

Bagi Fonseca, dua tim yang menurutnya masih menjadi favorit kuat untuk merebut gelar musim ini masih Juventus dan Inter Milan, dilihat dari materi pemain yang mereka miliki. Namun, tentunya sang ahli taktik tidak memungkiri bahwa akan ada klub lain yang akan mampu bersaing dengan keduanya hingga akhir musim, namun masih terlalu dini untuk melihat saat ini.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Pelatih Roma masih menyebut Juventus dan Inter sebagai favorit kuat untuk merebut Scudetto
Barcelona Pilih Presiden yang Bisa Berjuang untuk Lionel Messi dan Xavi
Liverpool pada saat yang sama tidak beruntung dan beruntung di babak pertama di Brighton
Milan Serius Incar Striker Muda Italia Calon Gantikan Ibrahimovic

Satu hal yang pasti, sang pelatih senang dengan performa timnya saat ini karena terbukti juga mampu tampil bagus melawan tim-tim kuat. Meski gagal menang melawan klub tangguh seperti Juve dan AC Milan, Roma tetap mampu menjaga dua rival sekota itu. imbang dan juga bermain cukup baik.

Di penghujung pekan ini, tantangan berat lainnya harus dihadapi anak buah Fonseca karena akan menghadapi Napoli. Pelatih mengaku akan kembali menghadapi tantangan berat karena tim Gennaro Gattuso adalah lawan yang tangguh dan mumpuni.

Namun, Fonseca tampaknya tetap percaya dengan peluang timnya meraih hasil bagus karena perkembangan positif yang ditunjukkan Roma hingga saat ini. Tentunya jika mampu kembali mendapatkan hasil yang positif, kepercayaan diri I Giallorossi akan semakin kuat menghadapi musim baru ini.

Dapatkan Grup termudah di Liga Champions, Dortmund dan Zenit Favorit

Bola Gila – Borussia Dortmund akan tersenyum lebar saat menyaksikan diri mereka menjadi grup paling ringan di Liga Champions 2020/2021. Tim yang paling menakutkan adalah unggulan dari Pot 1 saat pengundian dua hari lalu, Zenit Saint Petersburg.

Sebagai juara Liga Rusia musim lalu, Zenit masuk Pot 1 atau daftar unggulan sebelum undian Liga Champions dan menjadi favorit dari Grup F untuk lolos ke 16 besar. Dortmund dengan pemain muda seperti Jadon Sancho dan Erling Haaland akan favorit kedua yang lolos ke babak sistem gugur.

Lazio sebagai tim ketiga sebenarnya menghitung, tapi mereka kurang konsisten. Setelah mengawali musim baru Liga Italia 2019/2020 dengan cara yang bagus, mereka gagal menjaga konsistensi sebelum melorot dan beruntung masih mampu finis keempat di Serie A.

Pertandingan yang melibatkan Borussia Dortmund akan menarik untuk disaksikan karena cepat dan mudah untuk disaksikan. Sedangkan Zenit St Petersburg adalah tim yang menakutkan karena memiliki duet striker Artem Dzyuba dan pemain internasional Iran Sardar Azmoun.

Lazio tampaknya telah kehilangan hari-hari terbaiknya dengan anak asuh Simone Inzaghi diselesaikan 1-4 oleh Atalanta, hanya dua hari yang lalu di ajang Liga Italia. Di hari-hari terbaiknya, Ciro Immobile dan kawan-kawan seharusnya bereaksi lebih baik daripada menderita kekalahan dengan skor yang begitu mencolok.

Jangan remehkan klub keempat di Grup F, Club Brugge asal Belgia. Ingatlah bahwa Brugge berhasil menahan imbang Real Madrid 2-2 musim lalu, selain dari dua hasil imbang 0-0 dan 1-1 lainnya melawan klub Turki Galatasaray.

Dortmund menderita dua kekalahan dan satu hasil imbang di babak penyisihan grup musim lalu, sebelum dikalahkan oleh Neymar dan kawan-kawan dengan skor agregat 2-3 di babak 16 besar.

Sumber: Grup termudah di Liga Champions, Dortmund dan Favorit Zenit
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola