Aaron Ramsey dinilai masih layak bermain di Juventus

Gilabola.com – Mantan pemain Arsenal Robert Pires menyatakan Aaron Ramsey adalah pelatih ideal untuk Andrea Pirlo di Juventus.

Setelah bermain untuk Arsenal dari tahun 2008, pemain asal Wales itu akhirnya memutuskan hengkang dari London Utara pada tahun 2019 dan melanjutkan karirnya ke Liga Italia bersama Juventus. Si Nyonya Tua sendiri membawa pemain itu secara gratis.

Di musim pertamanya bersama Bianconeri, Aaron Ramsey bermain dalam 24 pertandingan di Serie A. Selain itu, ia juga berhasil mempersembahkan trofi Liga Italia untuk klub barunya. Di musim keduanya, rival pemain di sektor tengah semakin banyak. Pasalnya, Andrea Pirlo sebagai ahli taktik menambah amunisi dengan mendatangkan pemain seperti Weston McKennie dan Arthur Melo.

Meski persaingan ketat, Robert Pires menilai eks pemain Cardiff City itu masih layak bermain di bawah arahan Andrea Pirlo.

Berita terbaru:
Guardiola Ungkap Target Jika City Gagal di Empat Besar
Shkodran Mustafi Mengirim Pesan Menyentuh untuk Fans Arsenal
David Moyes membuka suara setelah Lingard melakukan debut yang manis
Maaf Liverpool, Kylian Mbappe akan bergabung dengan Madrid karena idola Cristiano Ronaldo

Berbicara dengan TMW, Robert Pires mengatakan Aaron Ramsey selama waktunya di Juventus tampil bagus. Diakuinya persaingan di Juventus sangat ketat karena di setiap posisi semua pemain bagus, namun ketika dipercaya bermain mampu membuktikannya seperti yang dilakukan melawan Sampdoria dengan mencetak gol.

Menurutnya, pemain selama di Juventus bisa membuat perbedaan dan hal-hal seperti ini mirip dengan yang dia lakukan saat masih berseragam Arsenal. Karena itu, ia berharap Andrea Pirlo selaku pelatih bisa mempercayakan sang pemain. Sebab, Aaron adalah pemain sepak bola yang bagus.

Bersama Juventus musim ini, Aaron Ramsey telah bermain dalam 14 pertandingan di Liga Italia dengan mengemas 2 gol dan menyumbang 3 assist. 9 di antaranya dia mainkan sebagai starter.

Sedangkan dalam kemenangan 2-0 atas Sampdoria akhir pekan lalu, ia mencetak satu gol. Di pertandingan itu dia masuk sebagai pemain pengganti.

Kini, melalui kontribusi Aaron Ramsey Juventus berada di urutan keempat klasemen dan memiliki selisih satu poin dengan AS Roma.

Juventus dinilai salah membeli pemain

Bola Gila – Mantan Bologna, Paolo Stringara menilai kubu Juventus tidak perlu mendatangkan Federico Bernardeschi dari Fiorentina.

Federico Bernardeschi didatangkan oleh raksasa Liga Italia pada 2017 dengan durasi kontrak lima tahun. Klub asal Turin ini tertarik dengan penampilannya yang mengesankan bersama Fiorentina.

Namun, sejak berseragam Juventus, sang pemain gagal menunjukkan permainan terbaiknya. Bahkan Federico Bernardeschi kesulitan bermain reguler di tim utama.

Tak ayal, Si Nyonya Tua dianggap salah membeli pemain. Paolo Stringara juga menyebut dia bukan pemain bagus. Menurutnya, dirinya biasa saja.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Tanpa Salah, Firmino, Mane, Diogo Jota Curi Perhatian Liverpool, Korban Fabinho
Target Transfer Chelsea, Skor Inter 2 Gol Tadi Malam, Sudah 5 Gol dan 3 Assist
Inkarnasi Ronaldo selamatkan Atletico Madrid, tunjukkan kegigihan tim
Borussia Monchengladbach 2-2 Real Madrid, diselamatkan oleh dua gol telat!

Berbicara dengan TMW, Paolo Stringara mengatakan Federico Bernardeschi tidak pernah menunjukkan performa terbaiknya selama berada di Juventus. Menurutnya, winger sepertinya sangat bisa diandalkan di timnya. Namun, ia menilai sang pemain belum pernah menunjukkan dirinya sebagai pemain top.

Bersama Bianconeri, Federico Bernardeschi telah tampil dalam 243 penampilan, mencetak 45 gol. Padahal pada musim 202/21 ini, sang pemain telah diberikan kesempatan untuk bermain dalam 3 pertandingan oleh Andrea Pirlo.

Usai berdiskusi tentang pemain Juventus, Paolo Stringara yang pernah bekerja untuk Inter Milan juga mengomentari rekrutan baru klubnya, Christian Eriksen.

Seperti diketahui, pemain internasional Denmark itu dibeli dari Tottenham Hotspur pada Januari 2020. Namun, hingga saat ini dirinya masih kesulitan beradaptasi dengan Inter Milan. Tak ayal, Christian Eriksen kerap dikritik dan di bursa transfer musim panas lalu dikabarkan ingin dilepas oleh Nerazzurri.

Paolo Stringara juga menyebut ada dua faktor yang membuatnya tidak bisa beradaptasi, yakni pemain yang kurang percaya diri dan tidak mendapat dukungan dari Antonio Conte. Diketahui, eks pelatih Juventus itu jarang memberi kesempatan kepada Christian Eriksen untuk tampil selama 90 menit.

Sumber: Juventus dianggap salah membeli pemain
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola