Gasperini Lega Atalanta Berhasil Kalahkan Napoli

Bola Gila – Gian Piero Gasperini puas karena Atalanta berhasil mengalahkan Napoli 4-2, Senin (22/2) dini hari WIB.

Laga lanjutan Liga Italia yang dihadirkan di Gewiss Stadium, kedua tim bermain imbang tanpa gol di babak pertama. Namun, di paruh kedua pertandingan terjadi hujan gol.

Tim Gian Piero Gasperini membuka keunggulan lebih dulu melalui Duvan Zapata pada menit ke-52. Sayangnya, enam menit kemudian Napoli berhasil menyamakan kedudukan melalui Piotr Zielinski. Namun, Atalanta langsung memberikan tanggapannya dari Robin Gosens dan Luis Muriel.

Atalanta yang menang 3-1 tak membuat Napoli menyerah. Alhasil, Robin Gosens bahkan berhasil menjebol gawangnya sendiri pada menit ke-72. Namun kepastian La Dea meraih tiga poin di kandang sendiri setelah Cristian Romero berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-79.

Berita terbaru:
Prediksi Lazio Vs Bayern Munchen, Optimis Le Aquile, Juara bertahan Goyah!
Prediksi Atletico Madrid Vs Chelsea, Saat Tuan Rumah Mundur, The Blues!
Selamat tinggal Manchester United, Jesse Lingard tanda tangani kontrak di West Ham
Siapa yang Ingin Membeli Harry Kane 3 Triliun Saat Klub Dalam Krisis Uang & Erling Haaland Jauh Lebih Murah

Kemenangan 4-2 Atalanta atas Napoli membuat tim asuhan Gian Piero Gasperini kini menempati urutan keempat dengan 43 poin. Sementara itu, kekalahan yang diderita kubu Partenopei menempatkan mereka di peringkat ketujuh Liga Italia.

Usai pertandingan, sang pelatih mengaku timnya bisa gagal meraih kemenangan saat bertemu Napoli. Pasalnya, mereka bermain bagus.

Kepada awak media, Gian Piero Gasperini mengatakan tekanan yang diberikan Napoli membuat timnya serasa ditabrak kereta api. Menurutnya, timnya berisiko kehilangan tiga poin.

Ia mengira timnya menang 4-2, tapi ia merasa jika melihat permainan Napoli hasil pertandingan bisa sangat berbeda. Di sisi lain, ia juga menyindir wasit yang dinilai tidak bekerja dengan baik.

Sementara itu, kemenangan atas Napoli tentu saja menjadi aset bagus tim Gasperini untuk menghadapi leg pertama Liga Champions melawan Real Madrid pada 25 Februari mendatang.

Berhasil Balas Dendam untuk Inter Milan, Andrea Pirlo: Inilah Juventus Sejati!

Gilabola.com – Andrea Pirlo menegaskan ini adalah Juventus yang sebenarnya setelah menang di leg pertama semifinal Coppa Italia, dan bukan kekalahan dari Inter Milan 16 hari lalu di Serie A, bersikeras bahwa timnya mengetahui kekuatan mereka.

Saat Lautaro Martinez membuka keunggulan di menit kesembilan usai menyambut umpan silang Nicolo Barella, dikhawatirkan bakal mengulangi umpan Juventus. Kekalahan 2-0 dari Inter Milan di Giuseppe Meazza di Serie A, Senin (18/1) dini hari WIB.

Namun, penalti atas penarikan kaos Ashley Young pada Juan Cuadrado dan Cristiano Ronaldo, yang memanfaatkan kesalahan kontrol bola Alessandro Bastoni, membuat raksasa Turin itu bangkit dan mengamankan skor 2- 1 kemenangan jelang leg kedua hari Rabu di Allianz Stadium.

Usai kemenangan, Andrea Pirlo mengatakan bahwa kekalahan 2-0 mereka di Serie A oleh pasukan Antonio Conte adalah sebuah kesalahan dan mereka kini telah mengonfirmasi identitas mereka yang sebenarnya dengan kemenangan ini di leg pertama Coppa Italia.

"Kami bukan diri kami sendiri melawan Inter Milan di liga, itu adalah kesalahan, tapi itu juga pelajaran berharga dan kami mengoreksi kesalahan yang kami buat di pertandingan itu," kata manajer berusia 41 tahun itu. RAI Sport.

“Ini baru leg pertama, jadi kami belum mencapai apa-apa dan kami belum bisa puas. Namun kemenangan ini membuktikan bahwa jika kita berkonsentrasi penuh, maka akan sulit bagi siapapun untuk melawan kita. Kami tahu kekuatan kami. Tak mudah mempertahankan intensitas ini saat bermain di jadwal padat setiap hari. Saya melihat reaksi yang luar biasa setelah kami tertinggal lebih dulu. "

Fonseca Girang Roma Berhasil Mengalahkan Spezia di Serie A.

Bola Gila – Paulo Fonseca senang AS Roma bisa mengalahkan Spezia dan sebagai bukti dia tetap kompak dengan para pemainnya.

Klub berjuluk Giallorossi saat bertemu Spezia di ajang Coppa Italia itu harus mengalami kekalahan yang membuat posisi sang pelatih tidak aman, namun AS Roma bangkit saat bertemu di Liga Italia dengan kemenangan 4-3 pada Sabtu (23). / 1).

Bermain di Stadio Olimpico, empat gol kemenangan lewat dua gol Borja Mayoral, Rick Karsdorp dan Lorenzo Pellegrini. Sedangkan gol untuk Spezia masing-masing diciptakan oleh Roberto Piccoli, Diego Farias, dan Daniele Verde. Dengan raihan tiga poin yang diraih Roma, tim asuhan Paulo Fonseca menempati posisi ketiga klasemen dengan torehan 37 poin.

Sementara Spezia masih tertahan di peringkat 15 klasemen Liga Italia dan usai pertandingan, sang pelatih mengatakan timnya pantas mendapat kemenangan atas tamunya.

Berita terbaru:
Liverpool Prioritaskan Kontrak Baru Virgil van Dijk Atas Skor Tertinggi
Arsenal Disebut Terlalu Meremehkan Southampton
Solskjaer meminta Man Utd mengalahkan Liverpool untuk memenangkan 726 miliar bek dalam umpan ini
Milner diperkirakan akan tampil melawan Manchester United di Piala FA

Berbicara dengan Sky Sport Italia, Paulo Fonseca mengatakan kemenangan atas Spezia adalah momen yang emosional. Menurutnya, AS Roma memang pantas menang dan membuktikan bahwa dirinya dan skuadnya kompak.

Sementara itu, pelatih dari berbagai pemberitaan dikabarkan berselisih dengan Edin Dzeko dan pada akhirnya sang pemain tidak masuk dalam lineup melawan Spezia.

Namun, Paulo Fonseca membantah sanksi internal tersebut. Ia menegaskan tak ingin membicarakan Edin Dzeko, tapi yang terpenting, ia kini bahagia karena AS Roma bisa menang melawan Spezia di Serie A.

Sebagai informasi, dalam 19 pertandingan di Liga Italia mereka hanya meraih 11 kemenangan.

Sementara pertandingan Paulo Fonseca berikutnya akan menghadapi Hellas Verona dan imbang, sang pelatih punya banyak waktu untuk mempersiapkan timnya. Pasalnya, baru akan bermain pada 1 Februari mendatang. Menarik ditunggu apakah Roma bisa menang lagi atau tidak.