Balas Manis Arsenal untuk Atletico, Bayar Thomas 6 Jam Sebelum Tenggat

Bola Gila – Tahukah Anda mengapa Arsenal membayar klausul pembebasan Thomas Partey 6 jam sebelum batas waktu jendela transfer ditutup? Karena itulah satu-satunya jalan bagi The Gunners untuk membalas dendam manis kepada Atletico Madrid. Begini ceritanya.

Maka pada Senin malam waktu Spanyol, tepat enam jam sebelum batas waktu bursa transfer musim panas ditutup pada Senin (5/10) tengah malam atau Selasa pukul 6 pagi waktu Indonesia Barat, tiba-tiba direksi Atletico mendapat kabar bahwa Arsenal bersedia melakukannya. membayar klausul rilis gelandang bertahan mereka. dari Ghana, Thomas Partey.

Klausul pelepasan yang ditetapkan Atletico untuk gelandang berusia 27 tahun itu adalah 50 juta Euro atau setara dengan 868 miliar rupiah. Mengapa klausul pelepasan hanya dibayar oleh Arsenal 6 jam sebelum batas waktu? Baru mendapat uang? Cemen banget. Nggak masuk akal kan.

Alasan paling masuk akal adalah Arsenal ingin Atletico Madrid mendapat kerepotan. Memang benar staf Mikel Arteta juga harus buru-buru beli jet pribadi untuk mengantar Thomas Partey ke London secepat mungkin dan menyiapkan tes kesehatan untuknya sebelum batas 6 jam berlalu, tapi sebenarnya lebih dari itu. yang merepotkan adalah Diego Simeone.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Arsenal Sudah Membuat Klub Prancis Ini Kecewa
Thomas Partey Memiliki Potensi Besar Dibanding De Gea
Chelsea Bisa Sebagai Penantang Gelar Liga Inggris
Napoli Menjadi Klub Ketiga Pemain Gagal Chelsea

Gelandang asal Ghana yang memiliki tinggi 185 sentimeter ini merupakan pemain penting bagi skuad Los Rojiblancos. Seperti yang Anda lihat dari tweet di bawah ini, ia memiliki kemampuan luar biasa di berbagai bidang seperti mempertahankan wilayahnya, intersepsi dan pemulihan, serta duel udara. Itu baru tiga aspek, masih lebih, yakni kemampuan mengancam gawang lawan dengan sepakannya, selain kemampuan menggiring bola dan membawa bola ke depan dan mempertahankan jalannya babak dari intersep lawan. .

Namun yang lebih buruk adalah, dengan membayar klausul rilis 6 jam sebelum tenggat waktu, Diego Simeone hanya memiliki waktu 30 jam untuk mencari padanan sebagai gantinya. Itu karena line up kompetisi Liga Champions harus sudah masuk paling lambat Rabu 7 Oktober jam 6 pagi.

Lagipula, bukankah jendela transfer ditutup? Internasional, ya. Tapi domestik masih buka. Atletico masih bisa mencari gelandang dengan kemampuan serupa di LaLiga dan liga-liga yang lebih rendah di liga Spanyol. Ada? Ya mungkin ada. Seperti terlihat dari grafik di atas, sulit untuk menemukan gelandang sekuat dan sebagus Thomas Partey.

50 juta Euro atau setara 868 miliar rupiah pasti sudah terkumpul beberapa pekan sebelumnya. Mengapa Anda hanya dibayar 6 jam sebelum batas waktu? Untuk balas dendam kepada direksi Atletico yang pelit, selama berbulan-bulan bernegosiasi tak mau menjatuhkan satu rupiah pun. Kini mereka dimarahi oleh Diego Simeone yang stres harus mencari pengganti Thomas hanya dalam waktu 30 jam, dan mustahil menemukannya dari liga lain karena jendela transfer internasional sudah ditutup. Manis bukankah itu untuk Arsenal?

Atletico Madrid masuk dalam Grup A Liga Champions untuk musim baru 2020/2021, satu grup dengan Bayern Munich, sang juara bertahan Eropa. Dua tim lainnya di grup ini adalah RB Salzburg dan Lokomotiv Moscow, dua tim yang dikenal tangguh di kandang sendiri di Austria dan Rusia.

Sumber: Balas Dendam Manis Arsenal ke Atletico, Bayar Thomas 6 Jam Sebelum Tenggat
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Barcelona Bayar Liverpool Karena Coutinho Menang Liga Champions, Benarkah?

Gilabola.com – Belakangan ini banyak dipercaya oleh berbagai kalangan bahkan dirilis di berbagai media dalam negeri bahwa Barcelona diharuskan membayar lima juta euro, sekitar 87 miliar rupiah, kepada Liverpool setelah Bayern Munich menjuarai Liga Champions.

Pembayaran tersebut diklaim terkait dengan klausul penjualan Philippe Coutinho yang menyebutkan bahwa The Reds akan mendapat bayaran ekstra dari Barcelona jika playmaker asal Brasil itu memenangkan kompetisi Eropa. Apakah itu benar? Apa faktanya?

Hal ini sudah dibahas oleh Waktu sejak beberapa hari lalu dan Liverpool Gema Sekali lagi mengulangi laporan yang sama tentang klausul gelandang berusia 28 tahun itu setelah raksasa Bavaria itu mengamankan gelar Liga Champions berkat kemenangan 1-0 atas Paris Saint-Germain.

Menurut laporan Waktu, Barçelona tidak perlu membayar ekstra untuk Liverpool setelah Philippe Coutinho menjadi juara Eropa karena klausul spesifik tentang Barcelona memenangkan kompetisi, tidak hanya Brasil yang memenangkan cup telinga besar.

Laporan sementara dari Liverpool Gema menyebutkan, pembayaran sisa bonus lima juta euro, sekitar 87 miliar rupiah, hanya akan dibayarkan oleh La Liga jika playmaker asal Brasil itu mencapai jumlah penampilan tertentu untuk Blaugrana.

Detail Bonus Barca untuk Liverpool

Sebelumnya diketahui Liverpool menjual Philippe Coutinho ke Barcelona pada Januari 2018 seharga dua triliun rupiah sebagai biaya awal dengan bonus tambahan hingga 695 miliar rupiah.

Detail bonusnya cukup rumit. Merseyside akan dibayar 5 juta euro (87 miliar) untuk setiap 15 penampilan untuk Barca, yang berarti The Reds sejauh ini mengumpulkan Rp 435 miliar untuk 75 pertandingan yang dimainkan Coutinho di Camp Nou.

Untuk setiap kali Barcelona lolos ke perempat final Liga Champions, Liverpool akan mendapat bayaran tambahan sebesar 87 miliar rupiah, yang berarti mereka telah menghasilkan sekitar 174 miliar selama dua musim terakhir.

Kini jumlah akhir bonus, yakni 87 miliar terakhir, hanya akan dibayarkan jika playmaker berusia 28 tahun itu mencapai 90 pertandingan untuk Blaugrana., jumlah penampilan yang tidak terpenuhi saat ia dipinjamkan ke juara Jerman musim ini.

Artinya Liverpool tidak akan mendapatkan bonus 87 miliar rupiah dari Barcelona setelah Philippe Coutinho menjadi juara Liga Champions bersama Bayern Munich musim 2019/2020 ini. Jadi sekarang sudah jelas.

Sumber: Barcelona Membayar Liverpool Karena Coutinho Menang Liga Champions, Benarkah?
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola