Hasil Liga Inggris: Bawa Brighton Menang, Neal Maupay Setara dengan Man United dan Penyerang Arsenal & # 39; Tujuan

Bola Gila – Satu serangan dari Neal Maupay terbukti sangat penting bagi Brighton dalam upayanya lolos dari jebakan degradasi, menang 0-1 atas Leeds United pada Sabtu malam (16/1). Striker Prancis itu naik ke 10 besar klasemen Liga Inggris, menyamai gol yang dicetak oleh striker Manchester United dan Arsenal.

Dilihat dari posisinya di klasemen Liga Inggris, tim Marcelo Bielsa diharapkan bisa menang pada laga di Elland Roas. Tapi yang terjadi kemudian adalah penolakan keras dari anak-anak Graham Potter. Meskipun The Seagulls mencatat dominasi bola yang jauh lebih sedikit (66:34) mereka berhasil melakukan tembakan tepat sasaran (2) dan mencoba menyerang (7) sebanyak tuan rumah.

Yang lebih penting dari Brighton yang pindah dua tingkat dan lima poin di atas zona degradasi adalah kenaikannya Neal Maupay masuk dalam 10 besar skor Liga Premier, memiliki gol sebanyak Marcus Rashford dari Manchester United dan Alexandre Lacazette dari Arsenal, serta Danny Ings dari Southampton. Keempatnya sudah mengoleksi tujuh gol, unggul satu gol dari Sadio Mane (Liverpool) dan Tammy Abraham (Chelsea).

Hasil ini membawa Brighton melewati masa lalu Burnley, yang kalah dari Michail Antonio pada waktu yang sama Sabtu malam di West Ham United. Upaya mereka untuk menjauh dari zona degradasi berpeluang bagus saat menjamu Fulham pada 28 Januari 2021, usai menghadapi Blackpool di Piala FA (23/1), sebelum menjamu lawan tangguh Tottenham Hotspur pada akhir Januari 2021.

Berita terbaru:
Hasil Liga Inggris: Bawa Brighton Menang, Neal Maupay Setara dengan Man United dan Penyerang Arsenal & # 39; Tujuan
Hasil Liga Inggris: Mantan Target Transfer Chelsea Menang West Ham, Menekan The Blues
Hasil Borussia Dortmund vs Mainz, hanya bisa imbang melawan tim degradasi
Hasil Liga Jerman Malam Terakhir: Leipzig Gagal Melewati Bayern Munich, Seri 2-2 di Wolfsburg

Mauricio Pochettino Fokus Bawa PSG Menang atas Barcelona

Bola Gila – Mauricio Pochettino, pelatih baru PSG, fokus mengejar kemenangan atas Barcelona di babak 16 besar Liga Champions bulan depan.

Pelatih Argentina itu diperkenalkan sebagai pelatih juara Ligue 1 awal pekan ini, tapi pikirannya langsung melonjak ke bulan depan, saat timnya akan pertama kali pergi ke Camp Nou.

Mantan pelatih Tottenham Hotspur itu berharap para pemainnya yang cedera segera pulih, dan PSG bisa menghadapi Barca dengan kekuatan penuh.

“Sepertinya masih jauh, tapi pertandingan akan digelar bulan depan. Yang terpenting adalah membangun dan datang ke Barcelona dengan kondisi terbaik kami, ”ucap Pochettino dalam jumpa pers pertamanya di PSG, seperti dilansir pers. Berita Nasional.

Berita Sepak Bola Terbaru
Solskjaer menuntut MU ketagihan merebut trofi setelah kalah tiga kali di semifinal musim lalu
Mauricio Pochettino Fokus Bawa PSG Menang atas Barcelona
CONMEBOL Beri Dukungan Solidaritas, Kritik Sanksi FA untuk Edinson Cavani
Ditanya tentang transfer Eriksen, Pochettino: PSG melihat semua kemungkinan!

“Dari saat semua pemain tersedia, akan ada persaingan besar-besaran di antara mereka (untuk mendapatkan tempat) di tim. Saya pikir, pasti kami akan datang dalam kondisi terbaik untuk menang, dan bisa melangkah lebih jauh, ”tambah Mauricio Pochettino yang juga pemain PSG dari 2001 hingga 2003.

"Melangkah lebih jauh" saja terbukti tidak cukup untuk pelatih sebelumnya, Thomas Tuchel, yang dipecat oleh klub hanya empat bulan setelah pemain Jerman itu berhasil memimpin timnya ke final Liga Champions – yang pertama untuk klub tersebut, pada Agustus tahun lalu. Namun, trofi pertama mereka gagal diraih di kompetisi klub papan atas Eropa yang bergengsi ini, karena PSG kalah dari Bayern Munich.

Kini, Poch langsung memprioritaskan membawa klub Ligue 1 kembali ke puncak klasemen – yang biasanya mereka dominasi, karena kini sang juara bertahan hanya bertengger di posisi ketiga setelah mengalami empat kekalahan.

Laga pertama yang akan dipandu Mauricio Pochettino adalah saat PSG bertandang ke St Etienne, Kamis (7/1) WIB. Skuat pelatih berusia 48 tahun itu telah kehilangan setidaknya delapan pemain karena cedera, dengan Neymar di antara mereka.

Sementara itu, Thomas Tuchel sebelumnya sempat tertekan setelah Les Parisiens mengalami dua kekalahan dalam tiga pertandingan penyisihan grup Liga Champions musim ini.