Kegagalan penalti Lorenzo Insigne membuat Napoli kalah, ujar Gennaro Gattuso

Kegagalan penalti Lorenzo Insigne membuat Napoli kalah, ujar Gennaro Gattuso

Kegagalan penalti Lorenzo Insigne membuat Napoli kalah, ujar Gennaro Gattuso

Bola Gila – Napoli mendapat peluang emas untuk menyamakan skor di menit ke-80 saat Dries Mertens berhasil mendapatkan hadiah penalti usai ditendang Weston McKennie di dalam kotak, sayang tembakan Lorenzo Insigne melebar dan Juventus akhirnya menang 2-0.

Meski begitu, manajer Gennaro Gattuso menegaskan bahwa Lorenzo Insigne tidak boleh merasa kekalahan Napoli karena penalti meleset, sekaligus menyayangkan peluang Hirving Lozano yang gagal Wojciech Szczesny di menit-menit akhir pertandingan.

Malam yang menyayat hati di Stadion Mapei, Kamis (21/1), karena Lorenzo Insigne berkesempatan menyamakan kedudukan usai gol Cristiano Ronaldo, namun sang kapten melepaskan tendangan penalti melebar dari target.

Wojciech Szczesny juga melakukan penyelamatan sensasional dari sundulan awal Hirving Lozano dan tembakan pemain depan Meksiko itu di akhir babak kedua memungkinkan Alvaro Morata melakukan serangan balik untuk menjadikannya 2-0 di menit akhir.

"Saya harus berterima kasih kepada para pemain saya, karena mereka melakukan apa yang kami butuhkan. Mereka sedikit malu, terutama di babak pertama, tetapi bereaksi terhadap gol," kata Gennaro Gattuso. RAI Sport. "Hal-hal ini dapat terjadi, saya mengucapkan selamat kepada mereka atas upaya mereka. Kami dapat melakukan sesuatu yang lebih baik, tetapi kami tahu situasi ini sulit."

Kapten Lorenzo Insigne menangis setelah gagal mengeksekusi penalti, tetapi Gennaro Gattuso tidak ingin pemain berusia 29 tahun itu merasa bersalah atas kekalahan Napoli dari Juventus di Piala Super Italia.

Baca:  Sempat Hilang Ingatan, Striker Napoli asal Nigeria Baru Bisa Kembali Awal Maret

"Dalam pertandingan penting seperti itu Anda bisa mendapat sedikit nasib buruk dan itu termasuk penalti yang gagal, tetapi penyelamatan (Szczesny) melawan Lozano di menit ke-94 luar biasa," kata bos berusia 43 tahun itu. "Kami menang dan kalah dengan semua orang di tim, Lorenzo tidak boleh berpikir kami kalah karena dia, karena itu tidak benar."