Ilkay Gundogan Peringati Man City Jelang Jumpa Gladbach

Gilabola.com – Ilkay Gundogan sebut Manchester City perlu waspadai Borussia Monchengladbach di leg pertama 16 besar Liga Champions, Kamis (25/2) dini hari WIB.

Diketahui, ruang ganti Borussia Monchengladbach sekarang ini sedang kurang bagus. Pasalnya, Marco Rose selaku juru taktik akan meninggalkan klub pada akhir musim ini setelah dirinya menyetujui untuk menangani Borussia Dortmund di musim panas.

Namun, Marco Rose harus berurusan dengan tugas-tugasnya yang ada saat ini dengan Borussia Monchengladbach di mana salah satunya adalah menghadapi Ilkay Gundogan dan kolega di 16 besar Liga Champions yang berlangsung di Puskas Arena.

Di sisi lain, Manchester City diperkirakan akan mudah untuk menghentikan langkah Borussia Moncengladbach di Liga Champions. Sebab, Marco Rose dinilai sebagian besar sudah berkonsentrasi untuk tim barunya.

Berita Terkini:
Fans Diperbolehkan Masuk Stadion Lagi di Laga Pamungkas Liga Inggris Musim Ini
Toni Kroos Yakin David Alaba Punya Kualitas, Bisa Jadi Pemain Top di Real Madrid
Ilkay Gundogan Peringati Man City Jelang Jumpa Gladbach
Mourinho Disindir Tak Bisa Manfaatkan Situasi Lingard

Walau demikian, Ilkay Gundogan menegaskan situasi manajerial klub Liga Jerman tersebut tidak akan berdampak pada pertandingan kedua tim pada tengah pekan ini. Bahkan ia menilai mereka akan lebih termotivasi untuk menglahkan tim papan atas Liga Inggris.

Berbicara kepada Kicker, pemain berusia 30 tahun itu mengatakan dengan situasi Borussia Monchengladbach akan ditinggal oleh pelatihnya memang tidak akan baik untuk klub.

Akan tetapi, Ilkay Gundogan menyebutkan mereka akan bermain di Liga Champions dan bertemu Manchester City. Menurutnya, ketika lagu kompetisi bergengsi benua biru dibunyikan semua pemain akan termotivasi dan fokus untuk menangkan laga. Baginya, itu akan berlaku untuk Gladbach.

Sehingga sang pemain menilai laga nanti tidak akan mempengaruhi permainan Borussia Monchengladbach saat bertemu Manchester City di leg pertama nanti.

Tim asuhan Pep Guardiola diunggulkan pada laga ini lantaran Ilkay Gundogan dan kolega belum mterkalahkan dalam 18 pertandingan di semua kompetisi musim ini.

Sedangkan gelandang andalan Manchester City itu telah bermain dalam 5 laga di Liga Champions dan mencetak 2 gol di musim ini.

Sementara pada pertemuan terakhir kedua tim, Ilkay Gundogan dan kolega hanya mampu bermain imbang 1-1 pada tahun 2016 di Borussia Park.

Arteta Tak Ingin Dibandingkan dengan Guardiola

Gila Bola – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta menegaskan untuk mencapai keberhasilan seperti Pep Guardiola membutuhkan waktu yang lama.

Juru taktik asal Spanyol itu sebelum menangani Arsenal lebih dulu menjadi asisten pelatih Pep Guardiola di Manchestr City. Bekerja dengan mantan juru taktik Bayern Munchen tersebut ia sukses memberikan trofi Liga Inggris, Piala FA dan Piala Liga untuk The Citizens.

Usai berguru dengan Pep Guardiola, selanjutnya Mikel Arteta dipercayakan untuk melatih Arsenal setelah Unai Emery dianggap gagal menangani The Gunners. Dan menariknya, ia berhasil membantu Meriam London meraih trofi Piala FA 2019/2020 dan sekaligus membawa mereka bermain di Liga Europa.

Sedangkan berikutnya pelatih muda tersebut sukses mempersembahkan gelar juara Community Shield setelah mampu mengalahkan Liverpool lewat adu penalti.

Berita Terkini:
Arteta Tak Ingin Dibandingkan dengan Guardiola
Moise Kean Moncer di PSG, Everton Dipanas-panasin
Ancelotti Dinilai Pelatih Berkelas Setelah Lumat Liverpool
Koeman Belum Puas dengan Pemain Muda Barcelona

Kendati dinilai bisa mengikuti jejak Pep Guardiola, namun Mikel Arteta yang pernah bermain untuk Everton itu tak mau dibandingkan dengan seniornya tersebut dalam mengolah sebuah klub.

Berbicara kepada awak media, sang pelatih mengatakan untuk mencapai keberhasilan dibutuhkan waktu yang lama. Selain itu, Mikel Arteta menilai juga diperlukan banyak investasi. Menurutnya, ada sejumlah pemain yang sudah bisa menjamin untuk klub meraih gelar.

Akan tetapi, ia sebagai pelatih ingin terus berkembang dan ingin terus menemukan cara menangani sebuah tim.

Sebagai informasi, Mikel Arteta telah menangani Arsenal sejak 20 Desember 2019. Tercatat dalam 65 pertandingan dirinya sukses mempersembahkan 34 kemenangan di semua kompetisi.

Sementara Arsenal sekarang ini masih berada di urutan ke 10 klasemen Liga Inggris. Sedangkan dalam lima laga terakhir mereka hanya menangkan dua laga.

Usai bermain imbang 1-1 kontra Benfica di Liga Europa, tim asuhan Mikel Arteta akan bertemu Manchester City dalam lanjutan Liga Inggris pada Minggu (21/2) malam WIB.

Daftar kejutan 16 besar Liga Champions dalam tiga tahun terakhir, dua melibatkan Real Madrid

Gilabola.com – Berikut daftar 16 kejutan terakhir Liga Champions yang terjadi dalam tiga musim terakhir, sayangnya dua di antaranya melibatkan Real Madrid, juara 13 kali kompetisi elit Eropa. Sisa nasib buruk menimpa Liverpool dan Chelsea.

Pertandingan 16 besar Liga Champions akan dilanjutkan mulai Rabu pagi (17/2) dan ada baiknya kita mencermati tiga musim terakhir guna mempersiapkan kejutan besar yang mungkin terjadi pada musim 2020/21 ini.

Real Madrid tersingkir pada musim 2019/2020

Musim lalu babak 16 besar Liga Champions tidak sepenuhnya mulus. Setelah leg pertama berhasil diselesaikan pada pertengahan dan akhir Februari 2020, serta bagian dari leg kedua pada 10-11 Maret 2020, UEFA kemudian menunda sisa leg kedua karena krisis kesehatan yang melanda seluruh dunia. Sisa leg kedua hanya akan berlangsung 7-8 Agustus 2020.

Kejutan terbesar dari babak 16 besar Liga Champions musim lalu adalah tersingkirnya Real Madrid dari Manchester City, yang mengalahkan juara 13 kali itu dengan skor yang sama persis 1-2 di Santiago Bernabeu dan 2-1 di Etihad. Stadion. Kejutan terbesar kedua adalah skor kekalahan agregat 1-7 yang dialami Chelsea di tangan Bayern Munich (0-3 di London dan 4-1 di Munich).

Berita terbaru:
Daftar Kejutan Babak 16 Besar Liga Champions dalam tiga tahun terakhir, dua melibatkan Real Madrid
Bersinar gemilang, lini belakang Spezia menjadi incaran Napoli dan Atalanta
Bek andalan Milan asal Italia itu bisa tetap absen di Liga Europa
Madrid Bisa Hadapi Atalanta Tanpa Bek Kanan Andalannya

Kejutan lain dari babak pertama babak sistem gugur adalah ketika Atletico Madrid mengalahkan juara bertahan Liverpool dengan agregat 4-2 dan Lyon memaksa Juventus untuk pergi lebih awal dari tahap ini setelah mencetak dua gol di Turin yang terbukti menentukan agresivitas gol tandang.

Hasil lengkap babak 16 besar musim 2019/2020:

  • Borussia Dortmund 2-3 PSG
  • Real Madrid 2-4 Manchester City
  • Atalanta 8-4 Valencia
  • Atletico Madrid 4-2 Liverpool
  • Chelsea 1-7 Bayern Munich
  • Lyon 2-2 Juventus
  • Tottenham Hotspur 0-4 RB Leipzig
  • Napoli 2-4 Barcelona

Kejutan Bayern Munich dan Real Madrid 2018/2019

Bayern Munich dan Real Madrid menjadi dua tim kejutan yang tersingkir di babak 16 besar Liga Champions musim 2018/2019, masing-masing kalah dari Liverpool dan Ajax Amsterdam.

Los Blancos memenangkan leg pertama di Belanda 1-2 namun tersingkir di Santiago Bernabeu dengan skor 4-1 yang membawa tim yunior De Joden lolos ke babak perempat final dan sekali lagi mengejutkan seluruh dunia. dengan menyingkirkan Juventus, sebelum dihentikan oleh Tottenham Hotspur di semifinal. Sedangkan Die Roten kalah agregat 3-1 oleh Liverpool dengan The Reds kemudian melaju ke babak semifinal setelah mengalahkan FC Porto dengan skor agregat 6-1 di babak perempat final. Anak buah Juergen Klopp kemudian menjadi juara Eropa setelah menang 0-2 di final.

Hasil lengkap babak 16 besar musim 2018/2019

  • Schalke 2-10 Manchester City
  • Atletico 2-3 Juventus
  • Man United 3-3 PSG
  • Tottenham 4-0 Dortmund
  • Lyon 1-5 Barcelona
  • Roma 3-4 Porto
  • Ajax 5-3 Real Madrid
  • Liverpool 3-1 Bayern Munich

Tidak ada kejutan untuk musim 2017/2018

Tidak ada kejutan yang signifikan di babak 16 besar 2017/2018 dengan semua raksasa berjalan sesuai prediksi, kecuali mungkin Manchester United yang kalah agregat 2-1 dari tim La Liga Sevilla. Lebih:

  • Juventus 4-3 Tottenham
  • Basel 2-5 Manchester City
  • Porto 0-5 Liverpool
  • Sevilla 2-1 Manchester United
  • Real Madrid 5-2 PSG
  • Shakhtar Donetsk 2-2 Roma
  • Chelsea 1-4 Barcelona
  • Bayern Munchen 8-1 Besiktas

Manchester City Siap Pagar Pemain Kunci

Gilabola.com – Manchester City dikabarkan bakal memberikan kontrak baru untuk salah satu pemain penting mereka dalam waktu dekat.

Pemain yang akan mendapatkan perpanjangan masa jabatan adalah John Stones. Perlu dicatat, pemain Inggris pada bursa transfer musim panas 2020 ini terus dikaitkan dengan hengkang dari klub papan atas Liga Inggris.

Bek tengah Manchester City itu sudah dikaitkan dengan sejumlah klub seperti Arsenal hingga West Ham United. Sedangkan saat diberi kesempatan dimainkan oleh Pep Guardiola pada musim 2020/21 ia bermain luar biasa di lini belakang.

John Stones yang berpasangan dengan Ruben Dias membuat pertahanan kuat. Alhasil, rival abadi Manchester United itu kini berhasil memuncaki klasemen Liga Inggris dan terus diperebutkan untuk merebut gelar liga musim ini.

Berita terbaru:
Bennacer siap memperkuat Milan lagi, tapi dua pemain lainnya masih bisa absen
Gelandang Fiorentina ini mengaku mengalami kesulitan berlaga tanpa penonton
Tak hanya sang pelatih, nasib direktur Napoli tersebut juga terancam
Tak hanya membahas kontrak baru, Roma ingin menghapus klausul bintang mudanya

Berdasarkan Waktu, Pep Guardiola selaku ahli taktik Manchester City meminta petinggi klub untuk segera memberikan kontrak baru kepada John Stones. Pasalnya, masa jabatan pemain bersama The Citizens akan berakhir pada Juni 2022.

Karena itu, Pep Guardiola berharap klubnya dan John Stones bisa bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan yang baru akan dimulai musim panas ini.

Di sisi lain, sang pemain tampak menikmati karirnya di bawah arahan pelatih asal Spanyol tersebut dan terbukti terus membantu Manchester City meraih hasil positif dalam laga kandang dan tandang di Liga Inggris. Menarik untuk melihat apakah John Stones mendapat kontrak jangka panjang baru atau tidak.

Hasil Liverpool vs Manchester City 1-4, Alisson Blunder Dua Kali, Mo Salah Diving Sempurna!

Gilabola.com – Liverpool kalah 1-4 dari Manchester City dalam laga Liga Inggris tadi malam, hadiah penalti hasil diving Mohamed Salah tak mampu bantu The Reds!

Liverpool menjamu Manchester City di Stadion Anfield pada laga lanjutan Liga Inggris pekan ke-23 pada hari Minggu 7 Februari 2021 tadi malam. The Reds akhirnya harus menyerah kalah di kandang sendiri oleh dua gol Ilkay Gundogan dan satu gol dari Raheem Sterling, sementara Mohamed Salah cetak gol melalui titik penalti untuk kubu tuan rumah.

Babak pertama berjalan tanpa satu pun gol meski banyak peluang tercipta bagi kedua kubu, bahkan seharusnya Manchester City bisa unggul anda Ilkay gundogan tak memuang peluang emas dari titik penalti usai pelanggaran Fabinho terhadap Raheem Sterling. Tendangan Gundogan melambung di atas mistar gawang.

Barulah di babak kedua Man City berhasil unggul atas Liverpool, Ilkay Gundogan membayar kesalahannya dengan gol di menit ke-49. Raheem Sterling mengirimkan bola kepada Foden yang dengan mudah melewati Alexander-Arnold, namun tembakannya ditepis oleh kiper Alisson, ada Gundogan di mulut gawang yang langsung melesakkan bola ke dalam gawang, ia menebus kesalahan kegagalan penalti. Liverpool 0-1 City!

Liverpool berhasil menyamakan kedudukan melalui titik penalti di menit ke-63 yang dieskekusi dengan sempurna oleh Mohamed Salah. Meski berbau diving saat Mo Salah dianggap dilanggar oleh Dias, namun netizen menyebut diving Salah tersebut adalah diving yang terbaik yang pernah dilakukan oleh Mo Salah.

Ilkay Gundogan sekali lagi mencatatkan namanya di papan skor dan merubah kedudukan menjadi 1-2 untuk keunggulan The Citizen sepuluh menit kemudian. Gol ini juga akibat kesalahan dari kiper Alisson! Setelah gawangnya lolos dari serangan satu detik sebelumnya, sang kiper mencoba untuk mengirimkan umpan dari belakang namun dicegat oleh Phil Foden, yang kemudian dengan hebatnya melewati sekelompok pemain bertahan The Reds. Tembakan dilepaskan Gundogan dan gol! Kini The Cetizen kembali unggul!

Raheem Sterling mengunci keunggulan Manchester City di menit ke-76, hanya tiga menit dari blunder yang berkibat gol Gundogan, kini Alisson melakukan blunder keduanya malam ini! Kiper Liverpool ini kembali mencoba memainkan bola di daerahnya sendiri dan sekali lagi dicuri oleh Bernardo Silva, yang kemudian memasuki area penalti dan kemudian umpan silang yang akurat ke arah tiang jauh di mana Sterling menyambut bola dengan sundulan keras  menjebol gawang yang kosong, skor 1-3.

Tak cukup sampai di situ, skuad asuhan Pep Guardiola mencatatkan gol keempat mereka yang dilesakkan oleh Phil Foden memanfaatkan umpan kiriman Gabriel Jesus. Jesus memotong masuk dari kanan, melewati penjagaan dan melepaskan tembakan roket menjebol gawang Alisson. Skor 4-1 untuk keunggulan Man City bertahan hingga pertandingan usai.

Susunan Pemain

LIVERPOOL (4-3-3): Alisson; Trent Alexander-Arnold, Jordan Henderson, Fabinho, Andrew Robertson; Georginio Wijnaldum, Thiago Alcantara, Curtis Jones; Mohamed Salah, Roberto Firmino, Sadio Mane. Cadangan: James Milner, Adrian, Alex Oxlade-Chamberlain, Ozan Kabak, Konstantinos Tsimikas, Xherdan Shaqiri, Divock Origi, Nathaniel Phillips, Neco Williams.

MANCHESTER CITY (4-3-3): Ederson; Joao Cancelo, John Stones, Ruben Dias, Oleksandr Zinchenko; Bernardo Silva, Rodri, Ilkay Gundogan; Riyad Mahrez, Raheem Sterling, Phil Foden. Cadangan: Gabriel Jesus, Zack Steffen, Aymeric Laporte, Ferran Torres, Benjamin Mendy, Fernandinho, Eric Garcia, Tommy Doyle, Adrian Bernabe.

Liverpool hati-hati, Man City unggul di lini belakang pemain ini

Gilabola.com – Liverpool harus berhati-hati saat menjamu Manchester City, Minggu (7/2) malam. Kini, The Citizens lebih unggul di lini belakangnya karena pemain ini.

Ruben Dias telah membuat perbedaan besar di kedua ujung lapangan, sejak ia tiba dari Benfica musim panas lalu – seperti halnya Van Dijk.

Akhir pekan ini tentunya menjadi momen besar bagi The Reds, ketika City dengan kekuatan penuh dalam menyerang, dan berhasil mencetak gol terbang dari berbagai sudut.

Ada enam tim di Liga Premier yang telah mencetak setidaknya 90 gol liga dalam dekade terakhir, dengan City bertanggung jawab atas lima di antaranya – dan Brendan Rodgers & # 39; skuad untuk The Reds pada 2013/14 menjadi tim keenam.

Berita terbaru:
Prediksi Formasi Juventus Vs AS Roma, Dybala Absen, Ronaldo Cari Gol Hadiah Ulang Tahun!
Liverpool hati-hati, Man City unggul di lini belakang pemain ini
Prediksi Formasi Real Madrid vs Huesca, Bahaya Berlangganan BPJS, Vinicius Starter!
Prediksi Formasi Arsenal vs Aston Villa, Suspensi Leno & Luiz, Runarsson Starter!

Namun, kesuksesan mereka sejauh musim 2020/21 ini lebih karena penampilan defensif mereka yang mengesankan. Setelah berhasil melewati setengah musim ini, City hanya kekurangan empat dari total clean sheet mereka musim lalu, sementara hanya menang satu pertandingan kurang dengan satu gol.

Sebagian besar dari kemajuan mereka di lini belakang adalah akuisisi Dias dari Benfica, yang bernilai £ 62 juta, dan nilai itu telah membuat City memesan transfer Liga Premier termahal kedua City pada musim panas tahun lalu.

Tapi apa yang terjadi di lapangan jauh lebih penting, karena City akan memiliki setidaknya satu keunggulan akhir pekan ini. Yakni, memainkan pemain andalan mereka di lini belakang saat Liverpool kehilangan banyak pemain di posisi yang sama.

Pertahanan hebat skuad Pep Guardiola diyakini akan menimbulkan masalah serius bagi The Reds dalam mencetak gol, dan hal itu tak perlu diragukan lagi. Inilah yang kemungkinan besar akan ditunjukkan Dias, dan The Reds perlu diwaspadai.

Pemain nomor tiga City tiga dipuji karena penguasaan bola, dan bisa melepaskannya dengan sangat baik dari dalam. Jelang laga akhir pekan ini, menurut data FBRef yang diluncurkan LiverpoolECHO, Ruben Dias telah menyelesaikan 263 umpan panjang, dan itu adalah koleksi terbesar di Liga Premier.

Meskipun ia mencoba mengungguli sebagian besar pemain, tingkat keberhasilannya bisa mencapai 85,9 persen dan juga menjadi yang terbaik keenam dalam kompetisi sepak bola papan atas Inggris.

Tim Liga Inggris Terbaik Minggu Ini, Ada Lima Pemain Manchester City

Bola Gila – Kemenangan Manchester City, meski dinilai cukup kontroversial, atas Aston Villa dengan skor 2-0 di Etihad Stadium membuat para pemainnya mendominasi daftar tim terbaik Liga Inggris pekan ini.

City menang secara kontroversial karena Rodrigo dianggap offside sebelum memberikan assist untuk gol pembuka Bernardo Silva, meski pada akhirnya itu adalah keputusan yang tepat dari wasit dan VAR karena peraturan, sementara bos Villa Dean Smith harus dikartu merah. protes kerasnya atas pembuka Masyarakat.

Leicester City, sebelum Manchester City, membutuhkan beberapa saat untuk mengambil posisi teratas klasemen setelah meraih kemenangan 2-0 atas Chelsea di Stadion King Power, tetapi pada akhirnya Manchester United merebut kembali puncak klasemen berkat hasil yang tipis. Kemenangan 2-1 atas Fulham di Craven Cottage.

Sementara itu, Burnley akhirnya menjadi tim pertama yang sukses menodai Anfield sejak April 2017 usai mengalahkan tuan rumah Liverpool 1-0, mengakhiri rangkaian 68 laga kandang tak terkalahkan. Orang Komunis di Liga Premier.

Berikut adalah tim-tim terbaik di Liga Inggris minggu ini menurut penilaian dari whoscored :

  • Nick Pope (GK / Burnley) – 8,3 – menyelesaikan enam penyelamatan untuk menjaga Burnley tetap bersih dan menjaga Liverpool menjalani empat pertandingan tanpa mencetak gol, sambil menderita kekalahan kandang pertama mereka sejak April 2017.
  • Joao Cancelo (LB / Manchester City) – 8.1 – Cancelo selalu menjadi andalan Guardiola belakangan ini karena ia menawarkan kekuatan ofensif yang luar biasa bahkan nyaris mencetak gol pada menit ke-54 ke gawang Villa, namun sepakannya membentur mistar gawang.
  • Ruben Dias (CB / Manchester City) – 7,9 – melanjutkan performa impresif di jantung pertahanan City, lugas dan solid, memenangkan 3 duel udara, 3 sapuan dan 3 intersepsi, menyelesaikan 90 persen operan.
  • James Tarkowski (CB / Burnley) – 8.0 – tangguh dalam menjaga pertahanan Burnley, memenangi enam duel udara, sembilan sapuan, dan lima intersepsi.
  • Vladimir Coufal (RB / West Ham) – 7,4 – assist untuk gol pembuka West Ham Bowen mencetak gol dalam kemenangan 2-1 atas West Brom. Coufal juga mencatatkan dua umpan kunci, dua dribel sukses, dan dua tekel.
  • Phil Foden (LM / Manchester City) – 8.1 – bermain di sisi kiri serangan, Foden sangat lincah dan berbahaya terutama di babak pertama. Dia sering masuk ke kotak penalti dan membuat total lima tembakan selain enam umpan kunci. Sayangnya sebagian besar usahanya berhasil diblok oleh pertahanan Villa.
  • Paul Pogba (CM / Manchester United) – 8,3 – Ketika Fernandes menolak, Pogba keluar menjadi pahlawan United, mencetak gol melalui tembakan dari luar kotak yang gagal diblok Areola. Ini kali kedua gelandang asal Prancis itu mencetak gol kemenangan untuk timnya dalam tiga pertandingan terakhir.
  • Rodri (CM / Manchester City) – 9.3 – Unggul dalam menjaga lini tengah, memenangkan 9 bola udara dari taktik long ball Villa, menang 4 kali sapuan, dan berperan besar dalam gol pembuka Silva dari bola yang diraihnya sebelum memberikan assist untuk bintang Portugal itu.
  • Marc Albrighton (RM / Leicester) – 8,2 – tampil luar biasa di sisi kanan kemenangan Leicester 2-0 atas Chelsea, mengirimkan tiga umpan kunci dan satu assist untuk gol kedua Maddison.
  • Bernardo Silva (ST / Manchester City) – 8,6 – City membuka kebuntuan lewat tembakan terukur dari tepi kotak penalti ke sudut atas gawang Martinez.
  • Ashley Barnes (ST / Burnley) – 8.0 – mencatat tiga tembakan, semuanya tepat sasaran, termasuk penalti kemenangan melawan Alisson setelah dilanggar oleh kiper Brasil di kotak terlarang.

Manchester City Mainkan Kiper Cadangan di Chelsea Home

Bola Gila – Manchester City diragukan diperkuat oleh kiper andalan mereka, Ederson Moraes, saat bertandang ke Chelsea, Minggu (3/1).

Kiper asal Brasil itu kemungkinan besar akan absen di laga akbar melawan The Blues, setelah mengaku harus menjalani isolasi independen. Namun, belum jelas sudah berapa lama dia menjalani karantina di rumahnya.

Tim asuhan Pep Guardiola terpukul setelah setidaknya lima pemain jatuh sakit menjelang Natal, setelah mereka tetap sakit setelah menjalani tes lebih lanjut. Kyle Walker dan Gabriel Jesus menjadi dua pemain pertama yang dinyatakan positif, hingga akhirnya pertandingan antara City dan Everton harus ditunda.

Apalagi setelah itu, beberapa pemain dan anggota staf lainnya juga ikut terekspos, sehingga Manchester City harus menutup tempat latihannya.

Berita Sepak Bola Terbaru
Real Madrid meminta Dani Ceballos meninggalkan Arsenal
Chelsea Mulai Hubungi Agen Donnarumma, Milan Tak Khawatir
Striker Madrid yang terpinggirkan tersebut disebut-sebut lebih memilih kembali ke Bundesliga
Pembaruan Transfer 1 Januari 2021: Kapten Real Madrid dan Barcelona dapat dinegosiasikan bebas transfer ke klub lain, juga kiper muda AC Milan

Sementara klub membuat pernyataan yang lebih optimis – termasuk membuka kembali kamp pelatihan mereka, City akan tetap tanpa beberapa pemain kunci mereka bulan ini.

Skuat Guardiola akan bertandang ke Chelsea di Premier League, Minggu (3/1), sebelum bertemu rival sekota, Manchester United, di Old Trafford, di babak semifinal Piala Liga tengah pekan depan.

Ederson termasuk di antara pemain yang berisiko absen di Stamford Bridge akhir pekan ini, setelah dia mengaku harus mengisolasi diri. Penjaga gawang berusia 27 tahun itu mengungkap kondisinya dalam postingan malam tahun baru di akun Instagram miliknya, seperti dilansir Matahari.

“Di rumah yang sama, tapi di tempat berbeda, jauh dari anak-anak saya. Selamat Tahun Baru, Alhamdulillah 2021,” kata Ederson yang didatangkan Manchester City dari Benfica pada 2017 lalu.

Mainkan Again Goalkeeper dari Amerika Serikat

Tanpa Ederson yang selama ini menjadi andalan The Citizens, Pep Guardiola juga mempersiapkan kiper asal Amerika Serikat, Zack Steffen, untuk menggantikan kiper asal Brasil di Stamford Bridge akhir pekan ini.

Steffen, 25, telah bermain empat kali untuk City musim ini, tiga di antaranya adalah Steffen di Piala Liga dan satu lagi di Liga Champions, di mana City menang 3-0 atas Marseille.

Meski hanya sebagai penjaga gawang cadangan, Steffen cukup bisa diandalkan saat dimainkan oleh Guardiola. Pemain internasional AS itu hanya kebobolan dua gol dalam empat pertandingan yang ia mainkan, termasuk satu gol Arsenal saat City menang 4-1 bulan lalu.

Steffen juga bermain di kompetisi internasional bersama timnas AS, dan berhasil menjaga clean sheet 0-0 saat bertemu Wales, dan juga bermain saat AS menang 6-2 atas Panama.

Persentase kemenangan Manchester United terbaik pada tahun 2020, hanya kalah dari Liverpool

Bola Gila – Ole Gunnar Solskjaer kerap dikritik karena kurangnya konsistensi Manchester United dan dianggap bukan orang yang tepat untuk mengembalikan kejayaan klub seperti era Sir Alex Ferguson, namun statistik membuktikan semua keraguannya salah.

Statistik membuktikan bahwa sepanjang tahun 2020 hanya manajer Liverpool Juergen Klopp yang memiliki statistik dan persentase kemenangan lebih baik dari Solskjaer. Klopp mencatat persentase kemenangan terbaik di Liga Inggris untuk tahun kalender 2020, memenangkan 25 dari 35 pertandingan, dengan persentase kemenangan 71 persen dan rata-rata 2,31 poin per pertandingan.

Musim lalu, eks manajer Borussia Dortmund itu mengantar Liverpool mengakhiri penantian 30 tahun klub tersebut untuk merebut gelar liga dengan menjuarai Liga Inggris 2019/2020, sedangkan musim ini The Reds masih memuncaki klasemen liga.

Statistik Buktikan Solskjaer adalah Manajer Terbaik 2020, Hanya Kalah dari Klopp!Solskjaer memenangkan 20 dari 33 pertandingan dengan persentase kemenangan 61 persen dan 2,03 poin per game, imbang tujuh dan kalah enam. Kedatangan Bruno Fernandes di bulan Januari harus diakui memiliki peran besar dalam kemajuan tim.

Berita Sepak Bola Terbaru
Peringkat 6 di Liga Italia, 10 poin di belakang Milan, akhir dari Juventus & # 39; Kemuliaan?
Puji Jan Oblak, Lionel Messi: Dia Kiper Terbaik Dunia
Persentase kemenangan Manchester United terbaik pada tahun 2020, hanya kalah dari Liverpool
Memperkenalkan Pedri, Asisten Raja Pewaris Tahta Lionel Messi di Barcelona

Setelah kekalahan 0-2 di kandang Burnley pada 22 Januari, Setan Merah tidak pernah kalah selama sisa musim lalu, memungkinkan mereka yang awalnya tersandung di papan tengah untuk finis di urutan ketiga di final dengan kemenangan 0-2 atas Leicester Kota di Raja. Kekuasaan. Musim ini Setan Merah juga cukup impresif, finis ketiga klasemen liga.

Tempat ketiga ditempati Pep Guardiola, yang juga memenangkan 20 pertandingan dari 33 pertandingan, tetapi bermain imbang enam kali dan kalah tujuh kali yang membuat pelatih Catalonia itu hanya meraih 2,00 poin per pertandingan, dengan persentase kemenangan 61 persen, sama dengan Solskjaer.

Frank Lampard memenangkan 50 persen dari 34 pertandingan Liga Premier, memimpin Chelsea imbang delapan dan kalah sembilan. Manajer Southampton Ralph Hasenhuettl, yang duduk di urutan ketujuh, juga mencatatkan 50 persen kemenangan mengejutkan, diikuti oleh Jose Mourinho pada 16 dari 34 pertandingan untuk Spurs.

Manchester City tidak senang bertemu Gladbach

Bola Gila – Max Eberl yakin Manchester City tidak akan terlalu senang bertemu Borussia Monchengladbach di babak 16 besar Liga Champions.

Kepastian kedua tim akan bertemu usai pengundian dilakukan di markas UEFA di Nyon, Swiss, Senin (14/12) malam WIB. Sementara itu, keduanya akan kembali berlaga di Liga Champions pada Februari tahun depan melalui dua leg.

Manchester City sendiri sebenarnya sudah empat kali menghadapi Borussia Monchengladbach di babak penyisihan grup, asalkan mampu menang tiga kali. Sedangkan satu pertandingan lainnya berakhir imbang.

Namun, saat bermain di kandang menjamu tim papan atas Premier League pada pertemuan sebelumnya, kubu Borussia Monchengladbach juga mampu memberikan perlawanan. Tercatat mereka kalah tipis 2-1 pada 2015 dan bermain imbang 1-1 pada penyisihan grup pada 2016.

Dan Max Eberl, direktur olahraga klub Borussia Monchengladbach, menilai Manchester City tidak senang dengan hasil undian babak 16 besar Liga Champions. Sementara itu, dia juga puas karena klubnya berhasil membuat tim asuhan Pep Guardiola bermain imbang.

Berbicara dengan Rheinische Post, Max Eberl menyebut timnya sudah dua kali bertemu di fase grup Liga Champions bersama The Citizens. Namun, ia puas timnya mampu menahan imbang tersebut.

Ia bahkan yakin kubu Manchester City tidak akan senang dengan hasil imbang tersebut. Pasalnya, mereka tahu itu tidak akan mudah melawan Borussia Monchengladbach. Ia pun menjelaskan, kekalahan dalam dua laga dengan kebobolan empat gol di Stadion Etihad sebelumnya tidak terlalu besar. Menurutnya, kekalahan 4-2 menunjukkan timnya mampu melawan balik.

Sebagai informasi, Borussia Moncengladbach akan bertindak sebagai tuan rumah pertama pada 25 Februari mendatang.

Sementara itu, klub Jerman itu akan bertandang ke Manchester City pada 17 Maret 2021.