Conte Mulai Mempercayakan Christian Eriksen di Inter Milan

Gilabola.com – Antonio Conte memberikan kode jika Christian Eriksen dia akan selalu bermain di Inter Milan. Pasalnya, dia dianggap sebagai pemain hebat.

Setelah didatangkan dari Tottenham Hotspur, sang pemain kesulitan beradaptasi dengan raksasa Liga Italia tersebut. Alhasil, masa depannya terus dikaitkan dan akan meninggalkan Inter Milan.

Beberapa klub top di Eropa juga sempat dikaitkan dengan anak buah Antonio Conte, namun saat melawan AC Milan di ajang Coppa Italia sang pemain menunjukkan permainan terbaiknya dimana masuk sebagai pemain pengganti mampu mencetak gol. Dan yang menarik, gol Christian Eriksen menjadi kemenangan bagi Inter Milan dengan skor akhir 2-1 (26/1).

Setelah itu, di laga lanjutan Liga Italia melawan Benevento, pemain internasional Denmark itu kembali dipercayakan oleh sang pelatih sebagai starter. Pilihan juru taktik bermain sejak menit awal dibayar oleh Christian Eriksen dengan membantu Inter Milan menang 4-0, Minggu (31/1) WIB. Bahkan sang pemain berhasil tampil selama 90 menit penuh.

Berita terbaru:
Thomas Tuchel Memiliki Tugas Berat di Chelsea
Conte Mulai Mempercayakan Christian Eriksen di Inter Milan
Jurgen Klopp memuji bek baru Liverpool Ozan Kabak sebagai kapten masa depan
Arteta Puji Ofisial Arsenal & # 39; Kinerja di Pasar Transfer

Dengan dua pertandingan terakhir tampil mengesankan, Antonio Conte juga mengakui Christian Eriksen adalah pemain hebat dan memberikan kode bahwa dia akan selalu memainkannya.

Berbicara dengan Rai Sport, Mantan pelatih Chelsea itu mengatakan Christian Eriksen adalah pemain yang bagus. Pasalnya, dia selalu berusaha keras dan dia menyebut bekerja sama dengan sang pemain untuk menemukan solusi yang tepat. Dengan begitu, si ahli taktik akan mengandalkannya.

Usai mengatasi Benevento dengan skor meyakinkan, pertandingan selanjutnya tim Antonio Conte akan menghadapi Juventus di semifinal Coppa Italia. Artinya peluang Christian Eriksen untuk memulai kembali terbuka lebar.

Sedangkan pemain yang tidak bisa dimainkan oleh pelatih adalah Romelu Lukaku. Absennya pemain dalam pertandingan melawan Nyonya disebabkan oleh akumulasi kartu, tetapi ahli taktik tidak mempertanyakannya.

Sedangkan Christian Eriksen sendiri sudah mendapat menit bermain oleh Antonio Conte dalam 16 pertandingan di semua kompetisi dengan mengemas 1 gol musim ini.

Membanting perlakuan Inter terhadap Eriksen, bos Denmark: Terlalu bagus duduk di bangku cadangan!

Bola Gila – Datang dengan reputasi hebat sebagai salah satu playmaker terbaik di dunia, Christian Eriksen masuk dalam daftar jual hanya setahun sejak kedatangannya di Inter Milan pada awal Januari 2020 karena kesulitan masuk ke manajer Antonio Conte. rencana.

Pelatih Denmark Kasper Hjulmand kini mengkritik keras perlakuan Inter Milan terhadap Christian Eriksen, dengan mengatakan bahwa orang Italia itu menyia-nyiakan bakat gelandang kreatif itu ketika mereka meninggalkannya di bangku cadangan.

Gelandang berusia 28 tahun itu tiba dari Tottenham Hotspur pada bursa transfer Januari 2020 seharga Rp 469 miliar dengan sisa kontrak setengah tahun, menghabiskan enam setengah tahun bersama di London Utara untuk bergabung dengan Giuseppe Meazza.

Sayangnya, langkah tersebut tidak berhasil bagi mantan bintang Ajax Amsterdam yang kesulitan beradaptasi dengan taktik Antonio Conte di Inter Milan, dengan bos Italia itu mengenakan formasi 3-5-2 formasi yang membutuhkan gelandang yang bekerja daripada pemain kreatif seperti Christian Eriksen.

Setelah hanya mencetak empat gol dan tiga assist untuk 39 penampilan nerazzuri, Gelandang asal Denmark tersebut kini telah masuk dalam daftar jual Inter Milan pada bursa transfer musim dingin Januari ini, seperti yang dikonfirmasi oleh CEO klub Beppe Marotta.

Terlepas dari apakah Christian Erikan akan bertahan di Inter Milan atau pindah, bos tim Dinamit Kasper Hjulmand mempertanyakan bagaimana dia ditangani oleh Antonio Conte, yang pada akhir pekan lalu mengatakan bahwa masa depan pemain ada di tangan klub.

"Christian bermain terlalu sedikit pada 2020," kata ahli taktik berusia 48 tahun itu Ekstra Bladet. “Sungguh mereka menyia-nyiakan banyak kualitas dengan membiarkan Eriksen duduk di bangku cadangan. Dia jauh, terlalu bagus untuk duduk di bangku cadangan. Ketika saya melihat apa yang bisa dia lakukan, saya berharap dan percaya bahwa dia pantas mendapatkan lebih banyak waktu bermain tahun ini. "

Dele Alli sulit dilepas Spurs, Christian Eriksen bisa jadi kunci transfer

Bola Gila – Tottenham Hotspur dikabarkan enggan mengizinkan transfer Dele Alli pada Januari, meski gelandang berusia 24 tahun itu dibuat frustasi dengan minimnya waktu bermain di bawah Jose Mourinho.

Agen Dele Alli saat ini sedang menjajaki kemungkinan menemukan klub baru untuk kliennya, dengan gelandang Inggris tersebut telah dikaitkan dengan kepindahan ke PSG setelah kedatangan Mauricio Pochettino.

Spurs hanya akan rela melepas Alli jika ada kesepakatan permanen dengan harga tinggi, menolak kesepakatan pinjaman karena tidak ingin skuad Mourinho kekurangan pilihan pemain untuk paruh kedua musim ini. .

Manajer asal Portugal itu kehilangan salah satu gelandangnya Giovani Lo Celso karena cedera hamstring, yang membuatnya absen hampir sepanjang Desember dan pemain berusia 57 tahun itu tahu dia membutuhkan banyak pemain karena jadwalnya yang padat, tujuh pertandingan sepanjang Januari.

Berita Sepak Bola Terbaru
Meski tanpa Ibrahimovic, lini serang Milan masih waspada untuk Juventus
Meski bukan pertandingan yang menentukan, Milan tetap mengejar kemenangan melawan Juventus
Performanya kembali tajam, Atalanta masih diminta mewaspadai ancaman Parma
David Beckham harus mengganti nama klubnya menjadi Inter Milan

Jadi harapan Dele Alli untuk transfer bergantung pada kemungkinan Spurs mencari penggantinya. Mereka bisa saja mengambil kembali Christian Eriksen dengan status pinjaman dari Inter, tapi itu sulit terjadi.

Inter kemungkinan besar akan menjual gelandang asal Denmark tersebut secara permanen, sementara ada beberapa klub yang juga berminat pada Eriksen, termasuk Wolves dan mantan klub sang pemain, Ajax Amsterdam.

Di sisi lain, Mourinho mengaku tidak menyangka akan menambah pemain baru karena krisis kesehatan berdampak besar pada kondisi keuangan klub, yang membuat mereka tidak bisa dengan mudah mengeluarkan transfer. Dele Alli terikat kontrak hingga Juni 2024 dan sebagai gantinya dia akan dipaksa untuk tinggal tanpa ditawari kesepakatan permanen.

“Saya tidak berharap, tidak,” ucapnya tentang transfer Januari ini. “Kali ini tidak mudah. Klub berusaha keras sepanjang musim panas untuk membangun skuad yang bagus. Sejujurnya, jika ada transfer maka itu akan menjadi kejutan besar bagi saya. Saya merasa tidak berhak meminta sesuatu. "

Tak Rayakan Kemenangan Inter, Eriksen Tuai Pujian

Bola Gila – Gelandang Inter Milan asal Denmark, Christian Eriksen justru mendapat riset positif dari mantan bek timnas Italia Federico Balzararetti ketika sang pemain tak ikut merayakan kemenangan timnya atas Bologna di lapangan.

Situasi Christian Eriksen di Inter Milan sepertinya tidak mengarah ke arah yang positif jelang dibukanya bursa transfer musim dingin pada Januari mendatang. Masih sulitnya mendapatkan kesempatan bermain sebagai starter, sepertinya sulit melihat gelandang asal Denmark itu terus membela tim asuhan Antonio Conte.

Pemain itu sendiri dalam beberapa pertandingan terakhir hanya dimasukkan sebagai pemain pengganti sekitar lima menit sebelum pertandingan berakhir. Keputusan ini sering disebut sebagai pertanda bahwa seorang pemain tidak lagi dipercaya untuk memulai oleh pelatihnya.

Reaksi Eriksen pun disebut kurang positif, termasuk akhir pekan ini saat timnya menghadapi Bologna pada laga Serie A yang dimenangkan Inter 3-1. Eks pemain Ajax Amsterdam itu tampak enggan ikut merayakan kemenangan klubnya dan memilih langsung masuk ke ruang ganti pemain.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Tak Positif Covid-19, bek Atalanta asal Jerman bisa tampil melawan Ajax
Tak Rayakan Kemenangan Inter, Eriksen Tuai Pujian
Barcelona Kalah Lagi, Ousmane Dembele Lagi Cedera!
Lolos ke babak 16 besar, Juventus masih serius untuk mengalahkan Barcelona

Meski menunjukkan kekesalan dan kekecewaan, bagi eks bek timnas Italia, Federico Balzaretti, aksi Eriksen tetap menunjukkan hal-hal positif. Mantan bek kiri di masa jayanya itu mengatakan kepada DAZN bahwa keputusan gelandang asal Denmark itu mengabaikan kegembiraan timnya merupakan tanda kemarahan yang belum tentu buruk.

Balzaratti menambahkan, kemarahan dari seorang pemain berarti tidak menyerah dalam menunjukkan kualitasnya. Untuk itu, aksi eks bintang Tottenham Hotspur tersebut tak lantas membuat situasi Eriksen semakin mendung dengan klubnya saat ini.

Namun, meski masih berambisi menunjukkan kualitasnya, belum bisa dipastikan sang pemain bakal bertahan Januari ini. Kemungkinan besar Eriksen masih akan mencari klub baru dan menunjukkan kualitasnya.

Saat ini belum ada tanda-tanda Conte akan mengubah penilaiannya terhadap Eriksen. Untuk itu, sangat besar kemungkinan manajemen I Nerazzurri akan melepas gelandang berusia 28 tahun tersebut karena dinilai tidak cocok dengan sistem permainan mereka.

Juventus dinilai salah membeli pemain

Bola Gila – Mantan Bologna, Paolo Stringara menilai kubu Juventus tidak perlu mendatangkan Federico Bernardeschi dari Fiorentina.

Federico Bernardeschi didatangkan oleh raksasa Liga Italia pada 2017 dengan durasi kontrak lima tahun. Klub asal Turin ini tertarik dengan penampilannya yang mengesankan bersama Fiorentina.

Namun, sejak berseragam Juventus, sang pemain gagal menunjukkan permainan terbaiknya. Bahkan Federico Bernardeschi kesulitan bermain reguler di tim utama.

Tak ayal, Si Nyonya Tua dianggap salah membeli pemain. Paolo Stringara juga menyebut dia bukan pemain bagus. Menurutnya, dirinya biasa saja.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Tanpa Salah, Firmino, Mane, Diogo Jota Curi Perhatian Liverpool, Korban Fabinho
Target Transfer Chelsea, Skor Inter 2 Gol Tadi Malam, Sudah 5 Gol dan 3 Assist
Inkarnasi Ronaldo selamatkan Atletico Madrid, tunjukkan kegigihan tim
Borussia Monchengladbach 2-2 Real Madrid, diselamatkan oleh dua gol telat!

Berbicara dengan TMW, Paolo Stringara mengatakan Federico Bernardeschi tidak pernah menunjukkan performa terbaiknya selama berada di Juventus. Menurutnya, winger sepertinya sangat bisa diandalkan di timnya. Namun, ia menilai sang pemain belum pernah menunjukkan dirinya sebagai pemain top.

Bersama Bianconeri, Federico Bernardeschi telah tampil dalam 243 penampilan, mencetak 45 gol. Padahal pada musim 202/21 ini, sang pemain telah diberikan kesempatan untuk bermain dalam 3 pertandingan oleh Andrea Pirlo.

Usai berdiskusi tentang pemain Juventus, Paolo Stringara yang pernah bekerja untuk Inter Milan juga mengomentari rekrutan baru klubnya, Christian Eriksen.

Seperti diketahui, pemain internasional Denmark itu dibeli dari Tottenham Hotspur pada Januari 2020. Namun, hingga saat ini dirinya masih kesulitan beradaptasi dengan Inter Milan. Tak ayal, Christian Eriksen kerap dikritik dan di bursa transfer musim panas lalu dikabarkan ingin dilepas oleh Nerazzurri.

Paolo Stringara juga menyebut ada dua faktor yang membuatnya tidak bisa beradaptasi, yakni pemain yang kurang percaya diri dan tidak mendapat dukungan dari Antonio Conte. Diketahui, eks pelatih Juventus itu jarang memberi kesempatan kepada Christian Eriksen untuk tampil selama 90 menit.

Sumber: Juventus dianggap salah membeli pemain
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola