Beberkan Alasan Kekalahan dari Inter, Ibrahimovic Jamin AC Milan Akan Segera Bangkit

Gilabola.com – Striker Senior AC Milan, Zlatan Ibrahimovic mengaku timnya membuat banyak kesalahan sehingga mereka harus menderita kekalahan dari Inter Milan, tetapi sang pemain memastikan timnya akan segera bangkit.

AC Milan harus kembali mengerem ambisi mereka untuk mengejar Scudetto musim ini setelah menelan kekalahan 3-0 dari Inter Milan pada laga akhir pekan lalu. Hasil tersebut memang terasa menyakitkan, karena membuat tim asuhan Stefano Pioli bisa dibilang berada dalam situasi yang cukup sulit saat ini.

Kekalahan dari Inter tersebut membuat Milan kini sudah gagal meraih kemenangan pada tiga pertandingan beruntun di semua kompetisi. Selain itu, performa mereka sejak awal tahun sayangnya terlihat mengalami penurunan jika dibandikan dengan tahun lalu, terutama selepas lock down.

Salah satu pemain yang tentunya mendapatkan cukup banyak perhatian dari kekalahan Milan adalah bintang senior mereka, Zlatan Ibrahimovic. Mantan bomber PSG tersebut bahkan kembali harus menerima Tapiro d’Oro, sebuah penghargaan satir yang dilakukan acara TV Italia Striscia la Notizia kepada pemain yang mengalami kekalahan memalukan pada minggu sebelumnya.

Berita Terkini:
Tengah Dilanda Badai Cedera, Madrid Tetap Diwaspadai Atalanta
Manchester United Siap Sodorkan Tawaran pada Striker Eintracht Frankfurt Pengganti Cavani
Beberkan Alasan Kekalahan dari Inter, Ibrahimovic Jamin AC Milan Akan Segera Bangkit
Ramos Berharap Sudah Bisa Kembali Bela Madrid Pada Pertengahan Maret

Ibrahimovic sendiri menerima Tapiro d’Oronya yang ke enam tersebut dengan lapang dada, karena merasa Milan memang tampil mengecewakan saat menghadapi Inter. Dalam acara TV tersebut, Ibrahimovic menyebutkan bahwa penyebab kekalahan dari klubnya adalah karena mereka banyak membuat kesalahan pada pertandingan tersebut.

Meskipun mengaku sangat berat menerima hasil tersebut, tetapi Ibrahimovic menjamin bahwa Milan akan segera bangkit dari kekalahan tersebut. Sang pemain bahkan berencana membawa penghargaan berbentu Tapir yang diterimanya pada laga berikutnya dari timnya agar bisa memberikan keberuntungan.

Skuad Merah Hitam memang tidak boleh terlalu lama bermuram durja karena kompetisi masih panjang dan mereka harus segera bangkit. Kesempatan bagi I Rossoneri akan segera datang di tengah pekan saat berhadapan dengan Red Star Belgrade pada leg kedua Liga Europa, dimana laga pertama hanya berakhir imbang 2-2.

Hal terpenting saat ini bagi Milan adalah kembali ke jalur kemenangan agar bisa membangkitkan lagi motivasi tim. Tentunya Ibrahimovic diharapkan juga bisa menemukan kembali ketajamannya dan membantu klubnya tersebut untuk bangkit secepatnya.

Ilkay Gundogan Peringati Man City Jelang Jumpa Gladbach

Gilabola.com – Ilkay Gundogan sebut Manchester City perlu waspadai Borussia Monchengladbach di leg pertama 16 besar Liga Champions, Kamis (25/2) dini hari WIB.

Diketahui, ruang ganti Borussia Monchengladbach sekarang ini sedang kurang bagus. Pasalnya, Marco Rose selaku juru taktik akan meninggalkan klub pada akhir musim ini setelah dirinya menyetujui untuk menangani Borussia Dortmund di musim panas.

Namun, Marco Rose harus berurusan dengan tugas-tugasnya yang ada saat ini dengan Borussia Monchengladbach di mana salah satunya adalah menghadapi Ilkay Gundogan dan kolega di 16 besar Liga Champions yang berlangsung di Puskas Arena.

Di sisi lain, Manchester City diperkirakan akan mudah untuk menghentikan langkah Borussia Moncengladbach di Liga Champions. Sebab, Marco Rose dinilai sebagian besar sudah berkonsentrasi untuk tim barunya.

Berita Terkini:
Fans Diperbolehkan Masuk Stadion Lagi di Laga Pamungkas Liga Inggris Musim Ini
Toni Kroos Yakin David Alaba Punya Kualitas, Bisa Jadi Pemain Top di Real Madrid
Ilkay Gundogan Peringati Man City Jelang Jumpa Gladbach
Mourinho Disindir Tak Bisa Manfaatkan Situasi Lingard

Walau demikian, Ilkay Gundogan menegaskan situasi manajerial klub Liga Jerman tersebut tidak akan berdampak pada pertandingan kedua tim pada tengah pekan ini. Bahkan ia menilai mereka akan lebih termotivasi untuk menglahkan tim papan atas Liga Inggris.

Berbicara kepada Kicker, pemain berusia 30 tahun itu mengatakan dengan situasi Borussia Monchengladbach akan ditinggal oleh pelatihnya memang tidak akan baik untuk klub.

Akan tetapi, Ilkay Gundogan menyebutkan mereka akan bermain di Liga Champions dan bertemu Manchester City. Menurutnya, ketika lagu kompetisi bergengsi benua biru dibunyikan semua pemain akan termotivasi dan fokus untuk menangkan laga. Baginya, itu akan berlaku untuk Gladbach.

Sehingga sang pemain menilai laga nanti tidak akan mempengaruhi permainan Borussia Monchengladbach saat bertemu Manchester City di leg pertama nanti.

Tim asuhan Pep Guardiola diunggulkan pada laga ini lantaran Ilkay Gundogan dan kolega belum mterkalahkan dalam 18 pertandingan di semua kompetisi musim ini.

Sedangkan gelandang andalan Manchester City itu telah bermain dalam 5 laga di Liga Champions dan mencetak 2 gol di musim ini.

Sementara pada pertemuan terakhir kedua tim, Ilkay Gundogan dan kolega hanya mampu bermain imbang 1-1 pada tahun 2016 di Borussia Park.

Tinggal 30 menit lagi, Thomas Tuchel menuntut ini pada Callum Hudson-Odoi

Bola Gila – Thomas Tuchel telah melakukan pembicaraan positif dengan Callum Hudson-Odoi mengenai keputusannya hanya memainkan pemain tersebut selama 30 menit di Southampton akhir pekan lalu.

Saat itu, Tuchel memutuskan memainkan Hudson-Odoi pada menit ke-46, dan menariknya 30 menit kemudian. Keputusan itu tentu cukup mengejutkan. Laga yang digelar di St Mary's sendiri berakhir imbang 1-1.

Chelsea menghindari kekalahan setelah Mason Mount mencetak gol penyeimbang dari titik penalti. Meski hasilnya tak bisa melanjutkan The Blues & # 39; Kemenangan beruntun, keputusan Tuchel atas Hudson-Odoi menjadi perbincangan usai laga.

Usai pertandingan Thomas Tuchel mempertanyakan "energi dan sikap" para pemainnya di depan kamera televisi. Dia juga menjelaskan keputusannya di lapangan saat itu ke saluran resmi klub.

Berita terbaru:
Barcelona United memulihkan pemain ini dari depresi setelah kalah dari PSG
Sulit bangkit dari zona degradasi, Cagliari memecat eks pelatih Roma itu
Tertarik dengan Borussia Dortmund, Fiorentina siap menggaet kiper andalannya
Lutut bermasalah, Mason Mount masih percaya diri membela Chelsea melawan Atletico

“Itu sama sekali bukan masalah besar bagi saya. Saya telah berbicara dengan Callum, dan saya telah berbicara dengan seluruh tim. Terkadang, hal seperti ini terjadi dalam sepakbola dan itu keputusan saya, ”ucap Tuchel kepada situs resmi Chelsea, seperti diberitakan. Standar Malam.

"Mungkin saya kejam padanya, karena dia ada di sisi saya di lapangan dan saya berdiri di dekatnya, tapi saya merasa dia tidak benar-benar terlibat dalam pertandingan itu," tambah pelatih Jerman itu.

“Saya rasa dia tidak benar-benar tajam, dan itulah mengapa saya mengambil keputusan sulit untuknya. Tapi keputusannya hanya untuk saat itu, dan hanya untuk hari itu saja, "kata Thomas Tuchel.

"Bagi saya, itu bukan masalah besar, dan hanya menjadi sesuatu ketika orang membicarakannya," kata mantan pelatih PSG itu.

Tuchel pun kembali menegaskan bahwa Hudson-Odoi akan terus bersaing untuk mengawali pertandingan melawan Atletico Madrid, saat The Blues & # 39; Perjuangan di kompetisi bergengsi klub-klub top Eropa kembali berlanjut pekan ini.

Namun, Thomas Tuchel juga mengingatkan sang pemain, ia harus belajar dari kejadian yang tidak menyenangkan tersebut, dan berusaha untuk terus maju daripada memikirkan aib yang dialaminya saat menjadi pemain pengganti. Sejauh ini, Callum tetap menjadi pemain yang luar biasa bagi saya, dan dia harus menunjukkan kepada saya di setiap pertandingan dan dalam latihan, katanya.

Gasperini Lega Atalanta Berhasil Kalahkan Napoli

Bola Gila – Gian Piero Gasperini puas karena Atalanta berhasil mengalahkan Napoli 4-2, Senin (22/2) dini hari WIB.

Laga lanjutan Liga Italia yang dihadirkan di Gewiss Stadium, kedua tim bermain imbang tanpa gol di babak pertama. Namun, di paruh kedua pertandingan terjadi hujan gol.

Tim Gian Piero Gasperini membuka keunggulan lebih dulu melalui Duvan Zapata pada menit ke-52. Sayangnya, enam menit kemudian Napoli berhasil menyamakan kedudukan melalui Piotr Zielinski. Namun, Atalanta langsung memberikan tanggapannya dari Robin Gosens dan Luis Muriel.

Atalanta yang menang 3-1 tak membuat Napoli menyerah. Alhasil, Robin Gosens bahkan berhasil menjebol gawangnya sendiri pada menit ke-72. Namun kepastian La Dea meraih tiga poin di kandang sendiri setelah Cristian Romero berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-79.

Berita terbaru:
Prediksi Lazio Vs Bayern Munchen, Optimis Le Aquile, Juara bertahan Goyah!
Prediksi Atletico Madrid Vs Chelsea, Saat Tuan Rumah Mundur, The Blues!
Selamat tinggal Manchester United, Jesse Lingard tanda tangani kontrak di West Ham
Siapa yang Ingin Membeli Harry Kane 3 Triliun Saat Klub Dalam Krisis Uang & Erling Haaland Jauh Lebih Murah

Kemenangan 4-2 Atalanta atas Napoli membuat tim asuhan Gian Piero Gasperini kini menempati urutan keempat dengan 43 poin. Sementara itu, kekalahan yang diderita kubu Partenopei menempatkan mereka di peringkat ketujuh Liga Italia.

Usai pertandingan, sang pelatih mengaku timnya bisa gagal meraih kemenangan saat bertemu Napoli. Pasalnya, mereka bermain bagus.

Kepada awak media, Gian Piero Gasperini mengatakan tekanan yang diberikan Napoli membuat timnya serasa ditabrak kereta api. Menurutnya, timnya berisiko kehilangan tiga poin.

Ia mengira timnya menang 4-2, tapi ia merasa jika melihat permainan Napoli hasil pertandingan bisa sangat berbeda. Di sisi lain, ia juga menyindir wasit yang dinilai tidak bekerja dengan baik.

Sementara itu, kemenangan atas Napoli tentu saja menjadi aset bagus tim Gasperini untuk menghadapi leg pertama Liga Champions melawan Real Madrid pada 25 Februari mendatang.

Jelang Atalanta vs Real Madrid: Zidane Tak Mau Ambil Risiko Cedera Benzema

Bola Gila – Karim Benzema tidak mengikuti latihan pada hari Jumat di Valdebebas dan akhirnya tidak bermain dalam kemenangan 1-0 Real Madrid atas Real Valladolid di Jose Zorrilla pada Minggu (21/2) dini hari WIB, atau Sabtu waktu setempat .

Penyerang Prancis itu mengalami cedera dalam kemenangan 2-0 sebelumnya melawan Valencia, dan Real Madrid sekarang kemungkinan besar akan tanpa Karim Benzema saat mereka bertandang untuk menghadapi Atalanta di leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Atleti Azzurri d & # 39. ; Stadion Italia pada Kamis (25/2) dini hari WIB.

Mantan striker Lyon, bersama dengan delapan pemain skuat utama lainnya, absen saat Real Madrid menang 1-0 atas Valladolid dalam lanjutan La Liga, ketika satu-satunya gol Casemiro dibawanya. Los Blancos memangkas jarak menjadi tiga poin dari pemuncak klasemen Atletico Madrid.

Menjelang pertandingan penting berikutnya melawan Atalanta di Bergamo, Zinedine Zidane menegaskan bahwa dia tidak akan mengambil risiko pada Karim Benzema, dengan pemain berusia 33 tahun itu yang akan menjalani tes lebih lanjut untuk menjelaskan parahnya masalah tersebut.

"Kami tidak akan mengambil risiko dengan Benzema karena musim ini panjang," kata bos Prancis itu setelah menang atas Valladolid. "Jika dia baik-baik saja, dia akan bersama kita. Jika tidak, dia tidak akan bepergian dengan kita."

"Kami tidak akan mengambil risiko. Kami tidak pernah mengambil risiko. Jika ini final Liga Champions, itu berbeda dan kami dapat mengambil risiko. Jika ini pertandingan terakhir musim liga, mungkin. Tapi mungkin. Tapi masih banyak pertandingan yang harus dimainkan, jadi kami tidak akan mengambil risiko. Dia akan menjalani pemindaian besok dan kami akan lihat bagaimana kelanjutannya. "

Arteta Tak Ingin Dibandingkan dengan Guardiola

Gila Bola – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta menegaskan untuk mencapai keberhasilan seperti Pep Guardiola membutuhkan waktu yang lama.

Juru taktik asal Spanyol itu sebelum menangani Arsenal lebih dulu menjadi asisten pelatih Pep Guardiola di Manchestr City. Bekerja dengan mantan juru taktik Bayern Munchen tersebut ia sukses memberikan trofi Liga Inggris, Piala FA dan Piala Liga untuk The Citizens.

Usai berguru dengan Pep Guardiola, selanjutnya Mikel Arteta dipercayakan untuk melatih Arsenal setelah Unai Emery dianggap gagal menangani The Gunners. Dan menariknya, ia berhasil membantu Meriam London meraih trofi Piala FA 2019/2020 dan sekaligus membawa mereka bermain di Liga Europa.

Sedangkan berikutnya pelatih muda tersebut sukses mempersembahkan gelar juara Community Shield setelah mampu mengalahkan Liverpool lewat adu penalti.

Berita Terkini:
Arteta Tak Ingin Dibandingkan dengan Guardiola
Moise Kean Moncer di PSG, Everton Dipanas-panasin
Ancelotti Dinilai Pelatih Berkelas Setelah Lumat Liverpool
Koeman Belum Puas dengan Pemain Muda Barcelona

Kendati dinilai bisa mengikuti jejak Pep Guardiola, namun Mikel Arteta yang pernah bermain untuk Everton itu tak mau dibandingkan dengan seniornya tersebut dalam mengolah sebuah klub.

Berbicara kepada awak media, sang pelatih mengatakan untuk mencapai keberhasilan dibutuhkan waktu yang lama. Selain itu, Mikel Arteta menilai juga diperlukan banyak investasi. Menurutnya, ada sejumlah pemain yang sudah bisa menjamin untuk klub meraih gelar.

Akan tetapi, ia sebagai pelatih ingin terus berkembang dan ingin terus menemukan cara menangani sebuah tim.

Sebagai informasi, Mikel Arteta telah menangani Arsenal sejak 20 Desember 2019. Tercatat dalam 65 pertandingan dirinya sukses mempersembahkan 34 kemenangan di semua kompetisi.

Sementara Arsenal sekarang ini masih berada di urutan ke 10 klasemen Liga Inggris. Sedangkan dalam lima laga terakhir mereka hanya menangkan dua laga.

Usai bermain imbang 1-1 kontra Benfica di Liga Europa, tim asuhan Mikel Arteta akan bertemu Manchester City dalam lanjutan Liga Inggris pada Minggu (21/2) malam WIB.

Hasil Liga Italia: Satu Gol Lazio Sukses Menggusur Juventus, Napoli, Atalanta

Gila Bola – Hanya satu gol saja dari Luis Alberto saat Lazio menghabisi Sampdoria pada Sabtu malam (20/2) tapi satu gol itu sudah cukup untuk menggusur Juventus, Napoli dan Atalanta masing-masing turun satu peringkat pada papan klasemen Liga Italia.

Tiga poin yang diraih oleh pasukan Simone Inzaghi pada Sabtu malam membawa mereka naik ke posisi keempat klasemen Liga Italia dengan perolehan 43 poin, sama banyaknya dengan AS Roma di atasnya tapi masih kalah selisih gol. Berturut-turut pada ranking kelima sampai ketujuh adalah Juventus (42), Napoli dan Atalanta (keduanya 40 poin).

Sebelum pertandingan dimulai skuad berjuluk Biancocelesti itu berada pada posisi ketujuh, namun gol oleh pemain Spanyol Luis Alberto dengan bantuan assist dari Sergej Milinkovic-Savic membawa mereka naik tiga peringkat sekaligus. Gol tersebut terjadi pada menit 23 saat sebuah serangan cepat terjadi dari sisi tengah lapangan dengan empat pemain tim biru langit melawan lima pemain La Samp yang terbirit-birit pulang ke posisinya. Setelah memasuki kotak, umpan pendek dikirimkan oleh Milinkovic-Savic ke mantan pemain Liverpool itu dan ia menembak ke sudut gawang Emil Audero Mulyadi.

Pertandingan berjalan kurang berimbang dengan dominasi bola 60 persen berada di tangan tuan rumah, turun sampai menjadi sekitar 57 persen pada menit-menit akhir pertandingan, saat Sampdoria mencari gol penyama kedudukan. Lazio memiliki 11 peluang gol dengan delapan shots on target, dua lainnya meleset. La Samp beruntung memiliki penjaga gawang Emil Audero karena ia melakukan tujuh penyelamatan sekaligus selama 90 menit, menyebabkan hanya satu gol kebobolan diderita tim asuhan Claudio Ranieri tersebut.

Berita Terkini:
Hasil Liga Inggris: Everton Catatkan Kemenangan Pertama Atas Liverpool Dalam 11 Tahun
Blak-Blakan, Bos Chelsea Kritik Keras Permainan Malas Abraham & Hudson-Odoi
Hudson-Odoi Baru Masuk Sudah Diganti Lagi, Keputusan Tuchel Dikritik Legenda Chelsea
Liverpool Tertinggal Cepat Menit Ketiga, Gara-Gara Bek Fans Chelsea Ngaku Fans The Reds Ini

Tidak ada gol lagi. Hasil Liga Italia di Stadio Olimpico Roma ini memberi Le Aquile tiga poin penting dalam usaha mereka mengulangi prestasi musim 2020/21, berhasil meloloskan diri ke kompetisi Eropa.

Matilah Awak! 3 Detik Sebelum Gol Mo Salah, Pemain Leipzig Ini Sudah Tahu

Gila Bola – Ini adalah adegan yang luput dibahas dari kemenangan Liverpool atas RB Leipzig pada laga Liga Champions terakhir. Tiga detik sebelum Mohamed Salah merobek jala gawangnya, pemain Leipzig ini sudah tahu. Pasti gol deh, katanya, sembari memegangi kepalanya.

Saking hebatnya reputasi Mohamed Salah di depan gawang lawan, pemain RB Leipzig Marcel Sabitzer sudah tahu tiga detik sebelumnya bahwa jika si bundar bisa sampai ke sang striker Mesir, habis sudah gawangnya. Dan adegan menit 53 itu menjadi kenyataan dengan Salah mencetak gol keempatnya di ajang Champions League, gol nomor 21 bagi The Reds musim 2020/21 secara keseluruhan.

Liverpool menang dua gol tanpa balas atas tim urutan kedua klasemen Bundesliga itu dalam perjumpaan mereka pada leg pertama 16 besar Liga Champions di Puskas Arena Budapest, Hungaria, Rabu (17/2) lalu. Gol pertama oleh Salah dan gol kedua, hanya selisih lima menit kemudian, dilesakkan oleh Sadio Mane.

Faktanya, Marcel Sabitzer adalah pemain yang berbuat kesalahan. Setelah satu cegatan yang mematahkan serangan Liverpool di bagian tengah lapangan, bola muntah jatuh ke Sabitzer dan pemain Austria itu merasa sedikit gugup dengan tekanan para pemain The Reds, membuang bola ke belakang ke arah pemain No 16 Lukas Klostermann. Pemain Jerman itu sudah salah langkah, kalah posisi, terkaing-kaing mencoba mengejar kecepatan lari sang striker Mesir. Kolstermann dari bahasa tubuhnya mencoba menyalahkan Sabitzer sang pemberi backpass. Anda bisa menghitung sendiri apakah itu tiga detik atau lebih sebelum gol Liverpool terjadi ke gawang Peter Gulacsi.

Berita Terkini:
Bos Chelsea Belum Putuskan Masa Depan Juara Piala Dunia Tanpa Shoot On Target
Jelang Derby Merseyside, Klopp Tegaskan Liverpool Tak Balas Dendam Soal Van Dijk
Prediksi AC Milan vs Inter Milan, Derby Della Madonnina Terpanas Demi Capolista!
Prediksi Barcelona vs Cadiz, Bangkit, Buktikan Blaugrana Bukan Tim Kaleng-Kaleng!

Itu merupakan gol ke-21 Mo Salah musim 2020/21 dengan 17 terjadi di ajang Liga Inggris dan empat sisanya di Champions League. Koleksi gol itu sudah mendekati 23 gol Salah musim lalu, saat ia melesakkan 19 gol pada kompetisi Premier League dan empat sisanya di Eropa.

Skuad asuhan Juergen Klopp akan berbalik menjamu pasukan Julian Nagelsmann pada 11 Maret 2021 mendatang di Anfield. Keunggulan dua gol akan menjadikan The Reds favorit meski pun di ajang Liga Champions ini tak ada yang pasti sampai 90 menit berakhir.

Jadwal Liga Inggris Malam Ini Musim 2020-2021

Jadwal Liga Inggris malam ini – Berikut jadwal Premier League yang digelar malam ini, semua pertandingan dalam WIB atau waktu Indonesia bagian barat.

Jadwal Pertandingan Liga Inggris

17/01/2021
Aston Villa 07:00 Everton
20/02/2021
Wolverhampton Wanderers 03:00 Leeds United
Southampton 19:30 Chelsea
Burnley 22:00 West Bromwich Albion
21/02/2021
Liverpool 00:30 Everton
Fulham 03:00 Sheffield United
West Ham United 19:00 Tottenham Hotspur
Aston Villa 21:05 Leicester City
Arsenal 23:30 Manchester City
22/02/2021
Manchester United 02:00 Newcastle United
23/02/2021
Brighton & Hov… 03:00 Crystal Palace
24/02/2021
Leeds United 01:00 Southampton
27/02/2021
Manchester City 19:30 West Ham United
West Bromwich Albion 22:00 Brighton & Hov…
28/02/2021
Leeds United 00:30 Aston Villa
Newcastle United 03:00 Wolverhampton Wanderers

Klik di sini untuk jadwal siaran langsung pertandingan sepakbola hari ini.

 

Sukses Jalani Operasi, Bek Lazio asal Rumania Diharapkan Bisa Segera Kembali

Gilabola.com – Bek veteran milik Lazio asal Rumania, Stefan Radu telah sukses menjalani operasi hernia dan kini sang pemain akan segera menjalani rehabilitasi karena klubnya berharap punggawanya itu bisa segera merumput lagi.

Berita positif menghinggapi kubu Lazio setelah bek senior mereka, Stefan Radu dilaporkan telah sukses menjalani operasi hernianya. Kepastian dari suksesnya operasi yang dijalani bek asal Rumania tersebut dikabarkan langsung oleh I Biancocelesti yang juga menambahkan bahwa sang pemain akan segera menjalani rehabilitasi untuk memulihkan kondisinya.

Dengan kesuksesan dari operasi yang dijalaninya, Radu memang sangat diharapkan akan bisa segera kembali memperkuat lini belakang Lazio secepatnya. Saat ini bek berusia 34-tahun itu masing harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk bisa menentukan lamanya proses penyembuhan yang harus dia jalani.

Memang efek dari operasi hernia tidak akan selama cedera-cedera parah seperti pada ligamen lutut atau engkel, tetapi tentunya Radu tetap harus menjalani waktu pemulihan yang tepat. Dengan permasalahan kondisi fisik pemain yang sering mendera kubu Lazio, tentu sangat penting bahwa tim medis dari klub tersebut tidak terlalu terburu-buru dalam merawat bek tengah asal Rumania itu.

Berita Terkini:
Dean Henderson Mulai Tebar Ancaman Untuk De Gea
Prediksi Southampton vs Chelsea, The Blues Bidik Kemenangan Keenam Beruntun!
Arteta Disentil Eks Spurs Gegara Soal Striker
Hugo Lloris Kariernya Bakal Segera Berakhir di Spurs

Sementara bagi Radu sendiri, dirinya disebut sangat mengharapkan akan bisa tampil lagi setidaknya pada leg kedua dari laga Liga Champions menghadapi Bayern Munich pada sekitar Kamis, (18/03) dini hari. Memang jangka waktu yang masih cukup lama bagi sang pemain untuk bisa memulihkan dirinya kembali pasca operasi yang baru saja dijalaninya.

Kehadiran Radu sendiri bisa jadi cukup penting nantinya bagi Lazio mengingat mereka juga masih kehilangan Luiz Felipe yang masih menjalani pemulihan dari cederanya. Meskipun musim ini baru sekali tampil di Liga Champions, tetapi jika dia mampu fit nantinya, bukan tidak mungkiin Simone Inzaghi akan memberikan pemain belakang senior tersebut kesempatan bermain.

Masalah cedera sendiri memang seperti menjadi sebuah problem tersendiri bagi Lazio, terutama sejak musim lalu. Anak asuh Simone Inzaghi tersebut cukup sering kehilangan beberapa pemainnya karena permasalahan dalam kondisi fisik mereka yang kadang membuat penampilan tim asal ibukota itu kurang maksimal.